Ustadz Nasir yang memimpin kegiatan menjelaskan bahwa materi yang diberikan memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter dan penguatan keimanan para siswa.
“Selain itu, mereka diajarkan untuk berbuat baik kepada orang tua dan guru, serta memahami pentingnya menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik,” ujarnya.
Menurut dia, suasana kegiatan juga dibuat agar para peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan nyaman. Dengan pendekatan tersebut, pesan-pesan keagamaan diharapkan lebih mudah diterima oleh siswa.
Tasming Hamid juga mengingatkan para guru untuk memberikan dukungan sekaligus membantu menertibkan peserta selama kegiatan berlangsung. Dukungan guru dinilai penting agar seluruh rangkaian Safari Dakwah dapat berjalan secara tertib dan sesuai tujuan.
Kehadiran guru tidak hanya berfungsi untuk memastikan kedisiplinan peserta. Mereka juga memiliki peran dalam memberikan pendampingan kepada siswa selama mengikuti berbagai materi keagamaan.
Sementara itu, Ustadz Nasir berupaya menciptakan suasana yang membuat peserta merasa nyaman selama kegiatan. Ia menggambarkan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk belajar, beribadah, beristirahat, dan membangun kebiasaan positif.
Safari Dakwah Parepare dan Pembentukan Karakter Generasi Muda
Ustadz Nasir menekankan bahwa kegiatan tersebut pada dasarnya diarahkan untuk membangun karakter sekaligus memperkuat keimanan siswa. Ia mengibaratkan suasana kegiatan sebagai ruang yang membawa ketenangan dan keberkahan.
Menurutnya, rangkaian kegiatan berfokus pada hal-hal yang memiliki manfaat bagi peserta. Belajar, makan, tidur, dan beribadah menjadi bagian dari aktivitas yang diatur untuk mendukung proses pembentukan karakter.
Pendekatan tersebut membuat Safari Dakwah tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembiasaan. Para siswa diarahkan untuk memahami bahwa nilai agama dapat hadir dalam berbagai aktivitas sederhana.
Kebiasaan menjaga adab ketika makan, tidur, beribadah, serta menghormati orang tua dan guru merupakan contoh konkret yang dapat dibawa peserta setelah kegiatan berakhir.
Pelaksanaan Safari Dakwah bagi siswa kelas IX diharapkan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter generasi muda. Pemerintah Kota Parepare mendorong agar nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik dan karakter. Penguatan keimanan diharapkan berjalan seiring dengan pembentukan sikap disiplin, sopan santun, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan pesantren religi, siswa juga mendapatkan ruang untuk mempererat persaudaraan dengan teman sebaya. Interaksi selama kegiatan dapat menjadi pengalaman sosial sekaligus pembelajaran mengenai pentingnya saling menghargai.
Bagi siswa kelas IX, pembentukan karakter juga menjadi bagian penting menjelang mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Bekal pengetahuan agama dan kebiasaan positif diharapkan dapat membantu mereka menghadapi lingkungan yang lebih luas.
Kegiatan Safari Dakwah menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Parepare terhadap pendidikan keagamaan bagi generasi muda. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kecintaan siswa terhadap agama sekaligus membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Konsep kota religius juga diharapkan tidak hanya tercermin melalui kegiatan seremonial. Nilai religius perlu diwujudkan melalui perilaku masyarakat, termasuk generasi muda yang memiliki akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menjaga diri dari berbagai perilaku yang tidak baik.
Karena itu, keberlanjutan kegiatan semacam ini memiliki kaitan dengan proses pembentukan karakter siswa. Safari Dakwah diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat iman, memperluas pemahaman agama, dan menumbuhkan akhlak positif.
Dengan pelaksanaan yang melibatkan pemerintah, sekolah, guru, pendamping, dan pemateri keagamaan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi para siswa.
Pada akhirnya, Safari Dakwah bukan hanya tentang mengikuti rangkaian kegiatan dalam waktu tertentu. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi siswa untuk membangun kebiasaan baik yang dapat terus diterapkan setelah kembali ke sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Melalui semangat membangun kota yang religius, Pemerintah Kota Parepare terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki pengetahuan, karakter, akhlak, serta keimanan sebagai bekal menghadapi masa depan.
(MS Journal)

















