Interaksinews.id, Parepare — Pemerintah Kota Parepare kembali menggelar Safari Dakwah Parepare bagi siswa kelas IX sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai keagamaan sekaligus membentuk karakter generasi muda. Untuk peserta putri, pembukaan sesi pertama berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Jumat, 11 September 2026, dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Parepare Tasming Hamid.
Meski baru tiba dari agenda dinas luar daerah, Tasming Hamid tetap menyempatkan diri membuka kegiatan tersebut secara resmi. Dalam kesempatan itu, ia didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Adriani Idrus, sementara rangkaian kegiatan dipandu oleh Ustadz Nasir.
Kegiatan Safari Dakwah ini telah berjalan selama dua tahun di bawah kepemimpinan TSM Hermanto. Pelaksanaannya diarahkan untuk memberikan ruang kepada para siswa dalam memperdalam pemahaman agama sekaligus menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Pemerintah Kota Parepare, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pembentukan karakter, akhlak, kedisiplinan, dan penguatan keimanan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan generasi muda.
Karena itu, kegiatan pesantren religi tersebut dirancang dengan materi yang dekat dengan kehidupan para peserta. Siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai ibadah, tetapi juga diajak memahami kebiasaan baik dan tata krama yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tasming Hamid dalam sambutannya meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ia menilai kesempatan tersebut penting untuk memperkuat keimanan dan memperdalam pengetahuan agama.
“Ini adalah waktu yang sangat penting untuk memperkuat keimanan dan belajar agama. Semua peserta harus mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan fokus. Jika tidak mengikuti, bisa dipertimbangkan dalam penilaian kelulusan nanti,” pesan Tasming Hamid.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan agar siswa tidak menganggap Safari Dakwah sekadar kegiatan tambahan. Para peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian dengan disiplin sehingga materi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi keagamaan yang sederhana dan mudah dipahami. Materi tersebut mencakup kebiasaan baik, tata cara tidur, pentingnya melaksanakan salat, membaca Al-Qur’an, serta menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai sopan santun dan adab dalam berbagai aktivitas. Mulai dari adab ketika tidur, makan, beribadah, hingga bagaimana menjaga hubungan yang baik dengan orang-orang di lingkungan sekitar.
Nilai agama dalam kegiatan ini diarahkan agar tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diterapkan melalui kebiasaan sehari-hari.
Peserta juga diajak memahami pentingnya menghormati orang tua dan guru. Sikap tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diharapkan tumbuh melalui kegiatan Safari Dakwah.
















