Interaksinews.id, Parepare — digitalisasi perparkiran Parepare mulai dijajaki melalui pertemuan antara MyParkir Area Ajatappareng dan Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Perhubungan (Dishub). Penjajakan ini membahas peluang kerja sama dalam pengembangan tata kelola serta pemanfaatan teknologi digital pada layanan perparkiran.
Pertemuan berlangsung di Kantor Dishub Kota Parepare dan mempertemukan Representative MyParkir Area Ajatappareng, Wirabuana, dengan Kepala Dishub Kota Parepare, Fitriani. Dalam kesempatan tersebut, MyParkir memperkenalkan konsep dan inovasi sistem perparkiran digital yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan parkir.
Wirabuana menjelaskan, sistem yang diperkenalkan memiliki sejumlah fitur yang dapat menunjang proses pengelolaan parkir. Fitur tersebut antara lain layanan berlangganan, pembayaran parkir secara digital, serta pemantauan transaksi parkir.
Menurutnya, pemanfaatan sistem digital diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan perparkiran. Teknologi juga dapat membantu proses pemantauan transaksi sehingga pengelolaan parkir dapat berlangsung lebih terukur.
Pemaparan awal MyParkir mendapat respons positif dari Kepala Dishub Kota Parepare Fitriani. Ia meminta agar komunikasi antara kedua pihak dilanjutkan melalui pertemuan bersama tim MyParkir.
Pertemuan lanjutan tersebut akan digunakan untuk memberikan penjelasan yang lebih detail mengenai sistem yang ditawarkan. Selain itu, Pemerintah Kota Parepare juga dapat menyampaikan kebutuhan serta kebijakan daerah yang berkaitan dengan pengelolaan perparkiran.
“Alhamdulillah, komunikasi awal mendapat respons yang baik. Ibu Kadis meminta agar segera dibuat jadwal pertemuan dengan tim MyParkir untuk pemaparan lebih lanjut,” kata Wirabuana usai pertemuan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari proses awal sebelum membahas kemungkinan penerapan sistem secara lebih luas. Dengan adanya pertemuan lanjutan, konsep yang ditawarkan dapat dibahas berdasarkan kondisi dan kebutuhan perparkiran di Kota Parepare.
Sistem Parkir Digital Disiapkan untuk Kebutuhan Daerah
Wirabuana mengatakan, MyParkir akan memanfaatkan pertemuan berikutnya untuk memaparkan sistem secara lebih komprehensif. Pada saat yang sama, pihaknya akan mendengarkan kebutuhan Pemerintah Kota Parepare terkait tata kelola perparkiran.
Menurut dia, penerapan teknologi tidak dapat dilepaskan dari kebijakan dan karakteristik daerah. Karena itu, sistem yang ditawarkan akan dibahas lebih lanjut agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah.
“MyParkir siap berkolaborasi dan menyesuaikan sistem dengan kebutuhan serta kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena pengelolaan parkir tidak hanya berkaitan dengan metode pembayaran. Sistem perparkiran juga mencakup pencatatan transaksi, pemantauan aktivitas, pelayanan kepada masyarakat, serta tata kelola yang sesuai dengan ketentuan pemerintah daerah.
Penjajakan digitalisasi perparkiran Parepare juga diarahkan untuk melihat bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat bagi pemerintah maupun masyarakat. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah transparansi dalam transaksi parkir.
Melalui sistem digital, proses transaksi dapat tercatat secara elektronik sehingga data dapat digunakan sebagai bagian dari pemantauan pengelolaan parkir. Namun, bentuk dan mekanisme penerapannya masih akan dibahas dalam pertemuan lanjutan bersama Pemerintah Kota Parepare.
Wirabuana berharap teknologi dapat mendukung terciptanya tata kelola parkir yang lebih tertib sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menggunakan layanan perparkiran.
“Kami berharap teknologi dapat mendukung tata kelola parkir yang semakin tertib, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pemanfaatan pembayaran digital juga berpotensi memberikan alternatif bagi masyarakat dalam melakukan transaksi parkir. Sementara bagi pengelola, ketersediaan data transaksi dapat menjadi salah satu komponen dalam melakukan pemantauan dan evaluasi layanan.
Meski demikian, tahapan pembahasan masih berada pada fase penjajakan. Belum ada keterangan mengenai keputusan penerapan sistem secara resmi di Kota Parepare, karena diperlukan pembahasan lebih lanjut antara pihak terkait.
Parepare menjadi salah satu daerah yang masuk dalam sasaran sosialisasi MyParkir di kawasan Ajatappareng. Kehadiran MyParkir di wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan konsep perparkiran berbasis teknologi kepada pemerintah daerah.
Pertemuan dengan Dishub Parepare menjadi langkah awal untuk membahas peluang penerapan sistem perparkiran digital. Pembahasan selanjutnya akan menentukan bagaimana sistem tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kebijakan Pemerintah Kota Parepare.
Selain aspek teknologi, pembahasan lanjutan juga penting untuk melihat kesiapan sistem, mekanisme operasional, kebutuhan pengguna, serta ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan parkir daerah.
Dengan demikian, penjajakan ini belum menjadi keputusan akhir mengenai penerapan MyParkir di Kota Parepare. Peluang kerja sama masih akan dibahas melalui komunikasi dan pertemuan lanjutan antara MyParkir dengan Pemerintah Kota Parepare melalui Dishub.
Jika pembahasan berlanjut, sistem yang ditawarkan dapat dikaji lebih mendalam berdasarkan kebutuhan pengelolaan perparkiran di daerah. Hal itu mencakup aspek transaksi, pemantauan, pelayanan masyarakat, hingga penyesuaian dengan kebijakan pemerintah daerah.
Penjajakan ini sekaligus menunjukkan adanya pembahasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan layanan publik di Kota Parepare. Tahap selanjutnya akan menjadi ruang bagi kedua pihak untuk melihat lebih jauh kemungkinan kolaborasi dan bentuk penerapan sistem perparkiran digital yang sesuai.
(MS Journal)

















