Olahraga

Jelang Final Piala Gubernur Sulsel 2026, Polres Parepare Siapkan Pengamanan

Parepare — Pengamanan final Piala Gubernur Sulsel 2026 di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, diperketat menjelang duel Bone Beramal FC melawan Sidrap United. Ratusan personel gabungan disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan suporter dan menjaga pertandingan tetap kondusif.

Final Piala Gubernur Sulsel 2026 Volume 2 tersebut mempertemukan dua tim asal Sulawesi Selatan. Antusiasme pendukung dari Kabupaten Bone dan Sidrap diperkirakan membuat kawasan stadion ramai, sehingga pengamanan difokuskan pada jalur kedatangan, area sekitar stadion, pintu masuk, hingga tribun penonton.

Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan pemain, official, dan penonton dapat mengikuti pertandingan dengan aman.

“Pertandingan Final Piala Gubernur Sulsel 2026 Vol. 2 antara Kabupaten Bone dan Kabupaten Sidrap ini merupakan partai puncak yang sangat bergengsi. Kami mengerahkan ratusan personel gabungan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Phunky.

Ia mengatakan polisi mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, tetapi tetap tegas terhadap potensi gangguan keamanan. Personel juga tidak membawa senjata api maupun gas air mata ke area pertandingan.

“Pengamanan ini mengedepankan pola yang preventif, humanis, namun tetap tegas,” katanya.

Kepolisian juga mengingatkan suporter agar tidak membawa benda berbahaya ke dalam stadion.

“Dilarang keras membawa barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, kembang api, flare, petasan, serta minuman keras ke area stadion. Mari bersama-sama kita jaga kondusifitas Kota Parepare demi suksesnya laga final ini,” imbau Phunky.

Selain Polres Parepare, pengamanan melibatkan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kodim 1405/Parepare, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga medis, dan Pemadam Kebakaran.

Phunky mengajak pendukung kedua tim menjaga sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, rivalitas di lapangan tidak semestinya berubah menjadi persoalan antarsuporter.

“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Sulsel adalah pecinta sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan,” ujarnya.

Final Piala Gubernur Sulsel 2026 di GBH pun bukan hanya menjadi panggung perebutan gelar juara, tetapi juga ujian bagi suporter untuk menunjukkan bahwa dukungan fanatik tetap bisa berjalan bersama ketertiban dan keselamatan.

(MS)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait