Interaksinews.id, Parepare — Kejurnas Drag Bike Parepare menjadi salah satu agenda otomotif yang menyedot perhatian masyarakat di Kota Parepare. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike Region 5 dan 6 Sulawesi Putaran ke-5 Tahun 2026 tersebut berlangsung di kawasan Pantai Mattirotasi, Jalan Mattirotasi Baru, Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat.
Ajang tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT Pelopor Korps Brimob Polri. Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan turut menghadiri sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah tokoh otomotif.
Kehadiran pejabat daerah dan unsur kepolisian menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi otomotif secara resmi. Selain menjadi ruang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pembalap untuk mengembangkan kemampuan di lintasan yang terorganisasi.
Kejurnas Drag Bike Parepare Digelar di Pantai Mattirotasi
Kejurnas Drag Bike Parepare mempertemukan peserta dan tim dari berbagai daerah di Sulawesi. Kawasan Pantai Mattirotasi dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan yang sekaligus menjadi pusat aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Pj Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, Ketua DPRD Kota Parepare Ir. Kaharuddin Kadir, Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Dr. Ramli, Ketua IMI Sulsel H. Najamuddin, serta tokoh pemerhati otomotif Firdaus Deppu.
Pemerintah Kota Parepare menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kompetisi tersebut. Dukungan itu diarahkan agar kegiatan otomotif dapat berlangsung secara tertib sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga otomotif.
Pj Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan dan panitia yang telah memilih Parepare sebagai tuan rumah.
“Pemerintah Daerah Kota Parepare sangat mendukung penuh dan telah menyiapkan lokasi khusus untuk pengembangan bakat otomotif. Kami berharap ajang ini dapat berlangsung secara tertib dan aman,” ujar Tasming Hamid.
Ia juga mengajak seluruh pembalap dan kru menjaga sportivitas selama kompetisi berlangsung. Menurut dia, penyelenggaraan event nasional secara tertib dapat membuka peluang bagi Parepare kembali menjadi lokasi kegiatan otomotif berskala lebih luas.


Kapolres Parepare Dukung Balap Resmi dan Aman
Dukungan terhadap Kejurnas Drag Bike Parepare juga datang dari jajaran kepolisian. Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan menilai kompetisi resmi dapat menjadi ruang penyaluran minat masyarakat terhadap olahraga otomotif.
Menurut dia, kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada para pecinta otomotif dan generasi muda untuk menyalurkan hobi serta kemampuan mereka melalui jalur yang legal.
“Ajang resmi seperti ini merupakan wadah yang sangat positif dan tepat bagi para pecinta otomotif serta generasi muda untuk menyalurkan hobi, bakat, dan memacu adrenalin secara legal, terarah, dan aman.” kata Phunky Mahendra Borniawan.
Ia berharap penyelenggaraan kompetisi resmi dapat ikut mengurangi aktivitas balap liar di jalan umum. Balap liar, menurutnya, berisiko terhadap keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Karena itu, aspek keamanan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kompetisi. Pembalap tidak hanya dituntut mengejar catatan waktu, tetapi juga wajib memperhatikan keselamatan selama berada di lintasan.
Kejurnas Drag Bike Parepare Tekankan Keselamatan
Ketua IMI Sulsel H. Najamuddin juga menekankan pentingnya keselamatan dalam Kejurnas Drag Bike Region 5 dan 6 Sulawesi Putaran ke-5 tersebut.
Saat membuka kejuaraan, Najamuddin memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, termasuk jajaran Danyon B Pelopor yang dinilai telah mempersiapkan kegiatan dengan memperhatikan standar keselamatan.
“Utamakan keselamatan di atas lintasan. Hadiah adalah nomor dua, yang utama adalah keselamatan dan kebersamaan. Dengan ini, Kejurnas Drag Bike Seri 5 dan 6 Sulawesi resmi kami buka,” ujar Najamuddin.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kompetisi otomotif tidak hanya berkaitan dengan kecepatan. Pengelolaan lintasan, kesiapan peserta, kepatuhan terhadap aturan, serta aspek keselamatan menjadi bagian penting dalam sebuah kejuaraan resmi.
Penyelenggaraan kompetisi di lokasi yang telah disiapkan juga memberikan alternatif bagi masyarakat yang memiliki minat terhadap olahraga balap motor. Dengan begitu, aktivitas otomotif dapat diarahkan ke ruang yang lebih teratur dan terukur.
Drag Bike Parepare Beri Dampak bagi Ekonomi Lokal
Selain aspek olahraga, Kejurnas Drag Bike Parepare juga berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kedatangan pembalap, kru, dan penonton dari berbagai daerah membuat pergerakan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan meningkat.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang dapat merasakan aktivitas ekonomi selama event berlangsung. Demikian pula sektor kuliner, penginapan, transportasi, dan usaha pendukung lainnya.
Kehadiran peserta dari luar daerah membuat kebutuhan akomodasi dan konsumsi meningkat. Kondisi tersebut menciptakan aktivitas ekonomi tambahan di sekitar kawasan penyelenggaraan.
Efek tersebut sering menjadi salah satu manfaat penyelenggaraan event olahraga. Peserta dan penonton tidak hanya beraktivitas di lokasi pertandingan, tetapi juga membutuhkan berbagai layanan selama berada di daerah tujuan.
Bagi Kota Parepare, kegiatan otomotif seperti ini juga dapat menjadi bagian dari agenda yang mempertemukan olahraga, komunitas, hiburan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pada sisi lain, penyelenggaraan event nasional membutuhkan koordinasi berbagai pihak. Pemerintah daerah, kepolisian, panitia, organisasi otomotif, peserta, dan masyarakat perlu menjaga agar kegiatan berjalan tertib.
Dukungan tersebut menjadi penting karena sebuah event otomotif tidak hanya diukur dari kemeriahan pertandingan. Keselamatan peserta, keamanan penonton, ketertiban lalu lintas, dan kenyamanan masyarakat sekitar juga menjadi bagian dari keberhasilan penyelenggaraan.
Kejurnas Drag Bike Region 5 dan 6 Sulawesi Putaran ke-5 di Pantai Mattirotasi akhirnya membawa beberapa kepentingan dalam satu kegiatan. Ajang tersebut menjadi ruang kompetisi bagi pembalap, wadah penyaluran minat otomotif, sekaligus kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Bagi generasi muda yang memiliki minat terhadap dunia balap, kompetisi resmi memberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan dengan mengikuti aturan yang berlaku. Sementara bagi daerah, event berskala nasional dapat menjadi bagian dari aktivitas yang menggerakkan berbagai sektor pendukung.
Kejurnas Drag Bike Parepare dengan demikian tidak hanya menghadirkan persaingan di lintasan. Kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana olahraga otomotif dapat diarahkan menjadi aktivitas yang lebih resmi, aman, dan memberikan ruang bagi potensi generasi muda.
Bagi Kota Parepare, keberadaan event tersebut sekaligus memperkuat peran berbagai pihak dalam menciptakan ruang kegiatan otomotif yang tertib dan terorganisasi.
(MS Journal)

















