Interaksinews.id, Parepare — Pengamanan PSM vs Persebaya di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kota Parepare, diperketat menjelang pertandingan lanjutan BRI Super League musim 2026–2027. Sebanyak 680 personel gabungan disiagakan untuk menjaga keamanan, ketertiban penonton, serta kelancaran lalu lintas di sekitar stadion.
Kesiapan pengamanan dimatangkan melalui pengecekan personel di Markas Polres Parepare. Kegiatan tersebut melibatkan unsur Polri, TNI, Pemerintah Kota Parepare, dan Batalyon B Pelopor.
Selain ratusan personel gabungan, panitia juga menyiapkan 120 personel steward untuk membantu pengawasan dan pengaturan penonton di dalam stadion. Langkah ini diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pertandingan yang aman dan tertib.
Kapolres Parepare, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh personel memahami kesiapan dan tanggung jawab masing-masing menjelang pertandingan.
“Bersama TNI, Pemkot Parepare, dan Batalyon B Pelopor, kami telah melakukan pengecekan kesiapan menjelang pertandingan besok,” ujar Phunky.
Sebanyak 680 personel gabungan berasal dari sejumlah instansi, yakni Polri, TNI, Brimob, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan.
Pengerahan personel lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan, baik di lingkungan stadion maupun di kawasan sekitarnya.
Koordinasi antarpersonel juga diperlukan agar setiap unsur dapat menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing. Dengan persiapan yang matang, aparat berharap potensi kerawanan selama pertandingan dapat diantisipasi sejak awal.
Selain aparat keamanan, sebanyak 120 steward disiapkan untuk membantu pengawasan dan pengaturan penonton di dalam Stadion Gelora B.J. Habibie.
Pengamanan PSM vs Persebaya Fokus pada Ketertiban Suporter
Kehadiran steward mendukung pengelolaan penonton selama pertandingan berlangsung. Mereka membantu memastikan ketertiban di area stadion sesuai tugas dan prosedur yang berlaku.
Sementara itu, personel gabungan menjalankan tugas pengamanan berdasarkan pembagian tanggung jawab masing-masing. Upaya tersebut mencakup antisipasi gangguan keamanan, pengawasan situasi, serta dukungan terhadap kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.
Sinergi aparat keamanan dan steward menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan suasana pertandingan yang tertib. Namun, keberhasilan pengamanan juga membutuhkan kedisiplinan penonton serta kepatuhan terhadap ketentuan penyelenggara.
Pertandingan yang melibatkan dua klub dengan basis suporter besar berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat di sekitar stadion. Karena itu, pengaturan lalu lintas menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pengamanan laga PSM Makassar kontra Persebaya Surabaya.
Keterlibatan Dinas Perhubungan diharapkan membantu mendukung kelancaran arus kendaraan di kawasan stadion. Koordinasi dengan unsur keamanan juga diperlukan untuk mengantisipasi kepadatan sebelum dan setelah pertandingan.
Masyarakat yang melintas di sekitar Stadion Gelora B.J. Habibie diharapkan mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Di sisi lain, suporter kedua tim diharapkan menjaga ketertiban, menghormati sesama penonton, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik.
Pengamanan pertandingan PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya tidak hanya bertujuan menjaga situasi di dalam stadion, tetapi juga memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat sekitar.
Polres Parepare bersama unsur terkait menyiapkan personel gabungan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama rangkaian pertandingan. Pengecekan kesiapan menjadi bagian dari koordinasi agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan sesuai rencana.
Dukungan suporter dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga pertandingan tetap aman, tertib, dan kondusif. Dengan kerja sama semua pihak, laga di Stadion Gelora B.J. Habibie diharapkan berlangsung lancar tanpa gangguan keamanan.
(MS Journal)














