Parepare

Tasming Hamid Perjuangkan Peluang Bantuan Listrik Gratis bagi Warga Parepare

Interaksinews.id, Parepare — Bantuan Pasang Baru Listrik Parepare menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dengan jajaran Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas peluang bantuan sambungan listrik bagi masyarakat kurang mampu serta peningkatan keandalan jaringan listrik.

Tasming mengatakan, audiensi itu menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sekaligus membahas program ketenagalistrikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami melakukan pertemuan silaturahmi dengan jajaran Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, sekaligus membahas arah kebijakan dan program pembinaan ketenagalistrikan,” ujar Tasming.

Salah satu agenda pembahasan adalah peluang alokasi program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), yakni bantuan sambungan listrik bagi rumah tangga yang memenuhi persyaratan, terutama masyarakat kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik sendiri.

Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah, khususnya desil 2 ke bawah, menjadi salah satu sasaran yang mendapat perhatian. Namun, penerima bantuan tetap harus memenuhi kriteria dan ketentuan program yang berlaku.

Tasming berharap peluang tersebut dapat membantu memperluas akses listrik bagi warga Parepare yang membutuhkan. Ketersediaan listrik tidak hanya menunjang kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung pendidikan anak dan kegiatan usaha kecil.

Meski demikian, peluang alokasi bantuan belum berarti penetapan penerima telah dilakukan. Jumlah penerima dan waktu pelaksanaan masih bergantung pada ketentuan serta keputusan instansi terkait.

Syarat Penerima Bantuan Pasang Baru Listrik Parepare

Program BPBL menyasar rumah tangga yang memenuhi persyaratan pemerintah. Masyarakat perlu memastikan status kelayakan melalui pemerintah setempat atau instansi terkait.

Secara umum, program ini memprioritaskan:

Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi Pemerintah Kota Parepare agar memperoleh penjelasan mengenai persyaratan dan ketersediaan bantuan.

Selain bantuan sambungan baru, audiensi tersebut membahas kebutuhan penyiapan tiang listrik dan perbaikan jaringan untuk mendukung keandalan pasokan listrik di Parepare.

Infrastruktur yang memadai diperlukan agar aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, dan kegiatan usaha dapat berjalan lebih optimal. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi salah satu langkah untuk menyampaikan kebutuhan ketenagalistrikan di daerah.

Namun, realisasi perbaikan jaringan tetap memerlukan tindak lanjut, penilaian teknis, dan penyesuaian dengan program serta anggaran yang tersedia.

Pejabat Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin, menyambut positif audiensi Tasming Hamid bersama tim Pemerintah Kota Parepare.

Ahmad memaparkan program pembinaan ketenagalistrikan, termasuk peluang dukungan BPBL bagi masyarakat kurang mampu. Pembahasan tersebut diharapkan membantu pemerintah daerah mengidentifikasi kebutuhan dan peluang program yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kota Parepare dan Kementerian ESDM. Tindak lanjut diperlukan agar peluang bantuan dan kebutuhan perbaikan jaringan dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Bagi masyarakat, perluasan akses listrik berpotensi mendukung kualitas hidup sekaligus kegiatan ekonomi. Karena itu, kepastian program, ketepatan sasaran, dan informasi resmi menjadi hal penting dalam upaya meningkatkan pelayanan ketenagalistrikan di Parepare.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait