KesehatanParepare

Bidik Layanan Rumah Sakit Lebih Baik, Tasming Hamid Gali Inovasi Pelayanan RSAB Harapan Kita

Interaksinews.id, Parepare — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid kunjungi RSAB Harapan Kita di Jakarta, Rabu (21/10/2026), untuk mempelajari pengelolaan Layanan Eksekutif dan berbagai inovasi pelayanan kesehatan. Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Parepare meningkatkan kualitas layanan di RSUD Andi Makkasau.

Dalam kunjungan tersebut, Tasming didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr. Muliana. Keduanya menggali informasi mengenai sistem pengelolaan layanan serta praktik pelayanan yang berpotensi menjadi referensi bagi pengembangan rumah sakit daerah.

Pemerintah Kota Parepare berharap pembelajaran tersebut dapat membantu mengidentifikasi peluang perbaikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, RSUD Andi Makkasau dapat terus mengembangkan pelayanan yang efektif, berkualitas, dan berorientasi pada pasien.

Tasming mengatakan, kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk melihat secara langsung pengelolaan layanan kesehatan di rumah sakit yang menjadi tujuan studi.

Wali Kota Parepare Tasming Hamid didampingi Plt Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Muliana, saat melakukan kunjungan kerja ke RSAB Harapan Kita, Jakarta.

Menurutnya, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan mutu pelayanan di RSUD Andi Makkasau.

“Kami ingin mempelajari secara langsung bagaimana pengelolaan Layanan Eksekutif dan inovasi pelayanan di RSAB Harapan Kita. Pengalaman ini menjadi referensi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Andi Makkasau,” ujar Tasming.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas layanan kesehatan membutuhkan komitmen dan upaya berkelanjutan. Salah satu langkah yang dapat ditempuh ialah mempelajari praktik pengelolaan dari rumah sakit lain, kemudian menyesuaikannya dengan kebutuhan serta kemampuan daerah.

Studi inovasi ini diharapkan menjadi salah satu referensi untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Parepare.

Salah satu aspek yang dipelajari dalam kunjungan tersebut adalah pengelolaan Layanan Eksekutif di RSAB Harapan Kita. Pembelajaran ini diharapkan memberikan gambaran mengenai sistem pelayanan yang dapat dikaji lebih lanjut untuk pengembangan layanan rumah sakit di Parepare.

Pengembangan Layanan RSUD Andi Makkasau

Bagi RSUD Andi Makkasau, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi peluang pengembangan layanan berdasarkan praktik yang dipelajari.

Tasming berharap hasil kunjungan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan inovasi yang relevan dan memungkinkan diterapkan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Parepare tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan yang semakin baik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Harapan kami, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kunjungan ini dapat menjadi bahan untuk mengembangkan pelayanan yang semakin baik, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian, penerapan inovasi tetap memerlukan kajian lebih lanjut agar sesuai dengan kondisi rumah sakit, ketersediaan sumber daya, serta kebutuhan pasien.

Kunjungan Tasming Hamid bersama jajaran RSUD Andi Makkasau mencerminkan upaya pemerintah daerah mencari referensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Pengembangan rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga mencakup tata kelola, efektivitas pelayanan, dan kemampuan memenuhi kebutuhan pasien.

Karena itu, hasil studi di RSAB Harapan Kita diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen RSUD Andi Makkasau dalam menentukan langkah pengembangan berikutnya.

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan membutuhkan evaluasi berkelanjutan dan penerapan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Parepare berharap RSUD Andi Makkasau terus berbenah dan memberikan pelayanan yang semakin optimal.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait