Parepare

Perkuat Pendidikan Karakter Pemuda, LDII Kota Parepare Bahas Program Cinta Alam Indonesia

Interaksinews.id, ParepareLDII Kota Parepare melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Parepare untuk membahas penguatan pembinaan generasi muda melalui program Cinta Alam Indonesia (CAI). Pertemuan berlangsung di Kantor Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (30/8/2026).

Audiensi tersebut menjadi ruang bagi LDII untuk memaparkan konsep pembinaan generasi muda melalui kegiatan di alam terbuka. Program CAI dirancang dengan memadukan pembinaan spiritual, kedisiplinan, kemandirian, kepedulian sosial, cinta lingkungan, dan wawasan kebangsaan.

Kehadiran jajaran LDII diterima Asisten I Pemerintah Kota Parepare Dede Harirustaman yang mewakili Wali Kota Parepare. Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Parepare Abdul Hakim memimpin jajaran pengurus dalam pertemuan tersebut.

Turut hadir Sekretaris LDII Kota Parepare Suyuti, serta pengurus harian Asep Prasetyo dan Muh. Anugrah. Pertemuan tersebut membahas pentingnya pembinaan generasi penerus melalui kegiatan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung.

LDII Kota Parepare Dorong Pembinaan Karakter Generasi Muda

LDII Kota Parepare menilai pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara menyeluruh. Pengetahuan dan keterampilan menjadi penting, tetapi keduanya perlu berjalan bersama pembentukan karakter.

Melalui CAI, peserta diajak mengikuti berbagai kegiatan yang berlangsung di alam terbuka. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membangun sikap disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama.

Ketua DPD LDII Kota Parepare Abdul Hakim mengatakan, CAI menjadi salah satu sarana untuk membentuk karakter generasi muda. Kegiatan tersebut memberikan ruang kepada peserta untuk belajar melalui pengalaman secara langsung.

“CAI menjadi salah satu media pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai positif melalui pengalaman langsung di alam terbuka. Generasi muda diajak belajar bekerja sama, bertanggung jawab, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” ujar Abdul Hakim.

Menurutnya, kegiatan di alam terbuka tidak sekadar menjadi aktivitas rekreasi. CAI diarahkan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang mendorong peserta memahami nilai tanggung jawab dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan tersebut, generasi muda diharapkan mampu membawa pengalaman selama kegiatan ke lingkungan keluarga, sekolah, organisasi, dan masyarakat.

Program Cinta Alam Indonesia Padukan Beragam Nilai

Cinta Alam Indonesia merupakan program pembinaan generasi muda yang dikembangkan LDII. Pada 2026, program tersebut dilaksanakan melalui Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia ke-47.

Kegiatan itu menjadi bagian dari pembinaan generasi penerus. Peserta mendapatkan kesempatan untuk menerapkan berbagai nilai melalui aktivitas yang mendorong kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian sosial.

Program CAI juga memadukan sejumlah aspek pembinaan. Beberapa nilai yang menjadi perhatian antara lain:

  • Kedisiplinan, melalui pembiasaan mengikuti aturan dan jadwal kegiatan.
  • Kemandirian, dengan mendorong peserta menyelesaikan tanggung jawab secara mandiri.
  • Kepemimpinan, melalui pengalaman mengelola dan bekerja dalam kelompok.
  • Kerja sama, dengan membangun kemampuan berkolaborasi bersama peserta lain.
  • Kepedulian sosial, melalui pembiasaan memperhatikan kebutuhan lingkungan sekitar.
  • Cinta lingkungan, dengan mengenalkan pentingnya menjaga alam.
  • Wawasan kebangsaan, sebagai bagian dari pembentukan generasi yang memiliki kepedulian terhadap bangsa dan masyarakat.

Pendekatan tersebut membuat kegiatan CAI tidak hanya berorientasi pada aktivitas luar ruang. Program ini juga diarahkan untuk menjadi media pembelajaran karakter bagi generasi muda.

29 Karakter Luhur Menjadi Bagian Pembinaan

LDII Kota Parepare Tekankan Karakter Generasi Penerus

Dalam audiensi dengan Pemerintah Kota Parepare, LDII juga menjelaskan bahwa program CAI menjadi sarana implementasi 29 karakter luhur yang menjadi fokus pembinaan generasi penerus di lingkungan LDII.

Nilai-nilai tersebut diterapkan melalui berbagai kegiatan yang mendorong peserta membangun integritas dan etos kerja. Selain itu, peserta juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan berkolaborasi serta kepedulian terhadap masyarakat.

Pembentukan karakter membutuhkan proses yang konsisten. Karena itu, pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan kelompok dapat menjadi bagian dari proses pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan di alam terbuka juga memberikan tantangan yang berbeda dibandingkan pembelajaran di ruang kelas. Peserta perlu beradaptasi, berkomunikasi, bekerja sama, serta menyelesaikan tugas bersama kelompok.

Pengalaman semacam itu dapat menjadi ruang untuk melatih kemampuan mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas peran masing-masing.

Bagi LDII Kota Parepare, pembinaan tersebut menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan. Generasi muda juga perlu memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Pembinaan Generasi Muda Jadi Investasi Jangka Panjang

Pembinaan generasi muda memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Generasi yang tumbuh dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang kuat diharapkan mampu berkontribusi dalam berbagai bidang.

LDII Kota Parepare memandang pembinaan tersebut sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, proses pembentukan karakter perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Generasi penerus tidak hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan zaman. Mereka juga perlu memiliki kemampuan bekerja sama, bertanggung jawab, menjaga lingkungan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program CAI menjadi salah satu bentuk kegiatan yang menggabungkan berbagai aspek tersebut. Melalui pengalaman di alam terbuka, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar sekaligus mengembangkan kemampuan sosial.

Di sisi lain, keterlibatan berbagai pihak juga penting untuk memperkuat pembinaan generasi muda. Sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, dan lingkungan sosial dapat menciptakan ekosistem pembinaan yang lebih baik.

Audiensi LDII dengan Pemerintah Kota Parepare menjadi bagian dari upaya memperkenalkan konsep pembinaan tersebut. Pertemuan ini sekaligus menunjukkan perhatian terhadap pentingnya menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter dan kemampuan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Pada akhirnya, pembinaan generasi muda bukan hanya tentang membangun kemampuan individu. Proses tersebut juga berkaitan dengan bagaimana generasi penerus dapat tumbuh menjadi bagian dari masyarakat yang produktif, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan.

Bagi Kota Parepare, keberadaan generasi muda dengan karakter kuat dapat menjadi modal sosial untuk mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait