ParepareOlahraga

Musda PORDI Parepare Dorong Organisasi Lebih Solid, Momentum Bangun Citra dan Prestasi

Interaksinews.id, Parepare — Musda PORDI Parepare berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di Lagota Cafe & Resto, Ahad (16/8/2026). Musyawarah Daerah Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Parepare itu tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga mempertemukan berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga di daerah.

Mengusung tema “Bersatu dalam Sportivitas, Solid dalam Organisasi, Maju Bersama PORDI Parepare”, kegiatan tersebut menghadirkan jajaran pejabat daerah, tokoh olahraga, pengurus organisasi, calon ketua, Ketua Gardu, hingga panitia pelaksana.

Kehadiran berbagai unsur itu membuat Musda terasa lebih dari sekadar agenda pergantian kepengurusan. Forum tersebut menjadi ruang untuk membangun kembali kepercayaan, memperkuat kebersamaan, dan menyiapkan arah baru PORDI Parepare.

Musda PORDI Parepare Berlangsung dalam Suasana Kebersamaan

Sejak kegiatan berlangsung, suasana musyawarah terlihat cair. Peserta dan tamu undangan berbaur dalam satu forum dengan agenda utama membahas keberlanjutan organisasi PORDI di Kota Parepare.

Kehadiran sejumlah tokoh daerah juga memberikan warna tersendiri. Mereka antara lain Ketua DPRD Kota Parepare, Kapolres Parepare, Kajari Parepare, Ketua Pengadilan Negeri Parepare, Danyon, Dandim, Ketua KONI Parepare, serta Plt Ketua PORDI Parepare.

Selain itu, hadir mantan Ketua PORDI Parepare yang juga Ketua PSTI, H. Surianto. Sejumlah calon Ketua PORDI Parepare dan para Ketua Gardu atau Keluarga Domino Unggul juga mengikuti jalannya kegiatan.

Komposisi peserta yang beragam menunjukkan bahwa olahraga domino memiliki ruang sosial yang cukup luas di Parepare. Karena itu, penguatan organisasi menjadi penting agar aktivitas olahraga tersebut dapat berkembang secara lebih terarah.

Pembukaan Musda juga berlangsung dengan cara yang unik. Wali Kota Parepare Tasming Hamid membuka kegiatan secara simbolis melalui aksi smash kartu domino.

Aksi tersebut menjadi momen yang mencairkan suasana sekaligus menandai dimulainya forum penting bagi perjalanan organisasi PORDI Parepare.

Dukungan Pemerintah dan Tantangan untuk Pengurus Baru

Wali Kota Parepare Tasming Hamid dalam sambutannya menekankan pentingnya PORDI membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah. Menurut dia, organisasi olahraga harus mampu bergerak aktif dan berkontribusi dalam mencetak prestasi.

“PORDI ini adalah organisasi yang mesti kita galakkan. Ketua terpilih wajib bersinergi, selaras dengan semangat pemerintahan untuk berprestasi,” tegas Tasming.

Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru yang nantinya terpilih. PORDI tidak hanya dituntut menjalankan agenda internal, tetapi juga perlu menghadirkan kegiatan yang dapat melibatkan masyarakat secara lebih luas.

Tasming bahkan mendorong lahirnya event yang lebih besar. Salah satu gagasan awal yang disampaikannya ialah menggelar eksibisi dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kalangan media.

“Harapannya tentu bisa makin mengharumkan nama baik PORDI Parepare. Saya menantang ketua terpilih nantinya membuat event yang lebih besar. Sebagai langkah awal, mungkin bisa mengadakan eksibisi bersama unsur Forkopimda dan teman-teman media,” lanjutnya.

Dorongan tersebut membuka peluang bagi PORDI Parepare untuk memperluas jangkauan kegiatan. Dengan konsep yang lebih terbuka, olahraga domino dapat menjadi bagian dari kegiatan olahraga dan hiburan masyarakat.

Pesan PORDI Sulsel untuk Nakhoda Baru

Sekretaris PORDI Sulawesi Selatan Muhammad Yusuf Said turut hadir mewakili Ketua PORDI Sulsel Ilham Arief Sirajuddin. Kehadirannya membawa pesan khusus bagi kepengurusan PORDI Parepare berikutnya.

Yusuf menyoroti pentingnya perbaikan citra organisasi. Ia menilai ketua terpilih harus mampu membangun komunikasi dan kerja sama internal yang lebih kuat.

“Tugas utama ketua terpilih mendatang adalah memperbaiki nama organisasi yang sempat sedikit tercoreng. Ini tentu hanya bisa dilakukan jika ketua baru insyaAllah mampu membangun sinergi yang jauh lebih baik,” ujar Yusuf.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan baru memiliki pekerjaan penting setelah Musda. Perbaikan citra organisasi harus berjalan beriringan dengan konsolidasi internal dan peningkatan kegiatan olahraga.

Namun, suasana forum tetap terasa santai. Yusuf bahkan menyampaikan harapan dengan nada bercanda agar Musda melahirkan pemimpin yang memiliki kemampuan organisasi sekaligus kemampuan bermain domino.

“Semoga melahirkan ketua yang gagah berani dan bagus pukulannya saat main domino,” seloroh Yusuf.

Ucapan tersebut langsung disambut tawa para hadirin. Momen itu memperlihatkan suasana kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah agenda organisasi yang cukup serius.

Panitia dan Peserta Jadi Bagian Penting Kesuksesan Musda

Kelancaran Musda PORDI Parepare juga tidak terlepas dari kerja panitia. Tim pelaksana bekerja di balik layar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai agenda.

Panitia diketuai Andi Fardi. Ia didampingi Risal sebagai sekretaris dan Nandar sebagai bendahara.

Selain panitia pelaksana, jalannya Musda juga mendapat dukungan Steering Committee. Tim tersebut dipimpin Wahyu Mahmud.

Kekompakan panitia menjadi salah satu unsur penting dalam keberhasilan sebuah forum organisasi. Mulai dari persiapan tempat hingga koordinasi peserta dan tamu undangan membutuhkan kerja bersama.

Di sisi lain, kehadiran para Ketua Gardu turut memperlihatkan pentingnya struktur komunitas dalam perjalanan PORDI Parepare. Gardu menjadi bagian yang dekat dengan para pegiat domino dan dapat menjadi penggerak kegiatan di tingkat komunitas.

Karena itu, kepengurusan baru memiliki peluang untuk membangun program yang tidak hanya berpusat pada struktur organisasi. Program dapat diarahkan agar menyentuh komunitas, meningkatkan partisipasi pemain, dan membuka ruang kompetisi yang lebih luas.

Menunggu Arah Baru PORDI Parepare

Musda menjadi titik penting untuk menentukan langkah organisasi setelah kepengurusan sebelumnya. Forum tersebut memberi kesempatan kepada peserta untuk menyatukan pandangan mengenai masa depan PORDI Parepare.

Tantangan berikutnya bukan hanya memilih pemimpin. Kepengurusan baru perlu menerjemahkan semangat Musda menjadi program yang konkret, terbuka, dan berorientasi pada prestasi.

Dorongan untuk menggelar event yang lebih besar juga dapat menjadi langkah awal. Kegiatan yang melibatkan Forkopimda, komunitas, masyarakat, dan berbagai unsur lainnya berpotensi memperkenalkan olahraga domino secara lebih luas.

Pada saat yang sama, pengurus baru perlu menjaga sportivitas sebagai fondasi utama. Nilai tersebut sejalan dengan tema Musda yang menempatkan persatuan, soliditas, dan kemajuan sebagai bagian dari arah organisasi.

Jika konsolidasi berjalan baik, PORDI Parepare memiliki peluang memperkuat posisi sebagai organisasi olahraga yang aktif di tengah masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi olahraga lain juga dapat membuka ruang bagi lahirnya kompetisi yang lebih terstruktur.

Musda di Lagota Cafe & Resto akhirnya tidak hanya meninggalkan catatan tentang sebuah agenda organisasi. Forum tersebut juga memperlihatkan semangat bersama untuk membawa PORDI Parepare menuju fase yang lebih solid, terbuka, dan berorientasi pada prestasi.

Dengan dukungan peserta, tokoh daerah, komunitas, dan panitia, kepengurusan baru diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut melalui kerja nyata. Dari meja musyawarah, langkah berikutnya adalah membangun organisasi yang semakin dipercaya dan mampu membawa nama Parepare melalui olahraga domino. (MS Journal) 

Baca Selengkapnya….


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait