Interaksinews.id, Parepare — Lomba antar-lorong Mako Brimob Parepare turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Mako Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan warga dan keluarga besar Brimob dalam suasana penuh keakraban.
Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, S.E., M.H. hadir bersama Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K. Kehadiran keduanya menambah semangat warga yang mengikuti rangkaian perlombaan.
Lokasi kegiatan berada di Mako Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Jalan Chalik No. 3, Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Saat tiba di lokasi, Wali Kota Parepare Tasming Hamid mendapat sambutan dari Brimob Cilik. Mereka memberikan setangkai bunga mawar merah sebagai tanda selamat datang.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan menjelang perayaan 17 Agustus. Lomba juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, dan menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.
Lomba Antar-Lorong Mako Brimob Parepare Semarakkan HUT RI
Perlombaan antar-lorong menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian warga di lingkungan Mako Batalyon B Pelopor. Peserta berasal dari sejumlah lorong yang berada di sekitar lingkungan asrama Brimob.
Beragam perlombaan khas perayaan kemerdekaan digelar dengan melibatkan masyarakat dan penghuni asrama. Warga mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias.
Sorak-sorai peserta dan penonton terdengar sepanjang perlombaan. Suasana tersebut mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Selain menghadirkan hiburan, lomba antar-lorong Parepare membawa pesan tentang kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Warga tidak hanya berkumpul untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga membangun interaksi sosial.
Semangat kompetisi berjalan beriringan dengan persaudaraan. Peserta saling memberikan dukungan meskipun berasal dari lorong yang berbeda.
Kegiatan semacam ini juga memberikan ruang bagi warga untuk berinteraksi secara lebih santai. Mereka dapat bercengkerama dan menikmati suasana perayaan kemerdekaan bersama keluarga serta tetangga.
Karena itu, perlombaan 17 Agustus tidak sekadar menjadi agenda hiburan. Kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
Wali Kota dan Kapolres Parepare Hadir di Tengah Warga
Kehadiran Tasming Hamid dan Phunky Mahendra Borniawan menjadi perhatian warga dan keluarga besar Brimob yang mengikuti kegiatan. Keduanya hadir untuk menyaksikan sekaligus memberikan dukungan kepada peserta.
Kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat menunjukkan pentingnya komunikasi langsung dengan warga. Momen tersebut juga membuka ruang interaksi dalam suasana yang lebih informal.
Bagi masyarakat, kehadiran Wali Kota dan Kapolres dalam perayaan kemerdekaan memiliki makna tersendiri. Pemerintah dan aparat keamanan dapat berbaur langsung dengan warga tanpa sekat kegiatan formal.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara Pemerintah Kota Parepare dan jajaran kepolisian. Hubungan tersebut menjadi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
Perayaan kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan. Warga dapat mengambil peran melalui kegiatan sederhana yang berdampak pada hubungan sosial.
Dalam konteks itu, kegiatan kebersihan lorong memiliki nilai tambahan. Lingkungan yang bersih dan tertata dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi warga.
Semangat menjaga kebersihan kemudian berpadu dengan semangat memperingati kemerdekaan. Keduanya menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggal.
Batalyon B Pelopor Dorong Semangat Kebersamaan
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Dr. Ramli, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Parepare dan Kapolres Parepare.
Menurutnya, dukungan pimpinan daerah memperlihatkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, personel Brimob, dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota Parepare dan Bapak Kapolres Parepare yang telah meluangkan waktu untuk hadir bersama-sama memeriahkan perlombaan antar lorong ini,” ujar Kompol Dr. Ramli.
Ia menjelaskan, perlombaan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Ramli, kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat silaturahmi. Selain itu, kegiatan bersama tersebut dapat membangun kebersamaan antara personel Brimob, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kehadiran Bapak Wali Kota dan Bapak Kapolres tentu menjadi semangat dan motivasi bagi kami, khususnya bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan ini,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan sinergitas di Kota Parepare terus terjaga.
Lomba Antar-Lorong Parepare Perkuat Silaturahmi
Lomba antar-lorong Parepare memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kompetisi untuk mendapatkan hadiah. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan warga dari berbagai latar belakang.
Warga dapat berinteraksi, bercanda, dan membangun kembali kedekatan sosial di lingkungan tempat tinggal. Situasi itu penting di tengah aktivitas masyarakat yang semakin padat.
Kegiatan bersama dapat menjadi sarana sederhana untuk menjaga hubungan antarwarga. Karena itu, tradisi perlombaan dalam perayaan kemerdekaan tetap memiliki nilai sosial.
Bagi keluarga besar Brimob, kegiatan tersebut juga membuka ruang interaksi dengan masyarakat sekitar. Pertemuan langsung dapat membantu membangun komunikasi dan rasa saling percaya.
Hubungan yang baik antara aparat dan masyarakat tidak hanya terbentuk melalui kegiatan formal. Interaksi dalam kegiatan sosial juga dapat memberikan ruang untuk membangun kedekatan.
Gotong Royong Menjadi Nilai Penting Kemerdekaan
Semangat gotong royong menjadi salah satu nilai yang terlihat dalam kegiatan tersebut. Para peserta tidak hanya berusaha memenangkan perlombaan, tetapi juga menunjukkan kekompakan dalam setiap kegiatan.
Peserta saling membantu dan memberikan dukungan selama perlombaan berlangsung. Penonton pun ikut memberikan semangat kepada peserta yang tampil.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai yang terkandung dalam peringatan kemerdekaan. Masyarakat dapat memaknai kemerdekaan melalui persatuan, kepedulian, kebersamaan, dan kontribusi nyata di lingkungan.
Kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara atau kegiatan seremonial. Masyarakat juga dapat mengisinya melalui aktivitas yang memperkuat hubungan sosial.
Lingkungan tempat tinggal menjadi salah satu ruang penting untuk menumbuhkan nilai tersebut. Ketika warga saling bekerja sama, berbagai persoalan lingkungan dapat dihadapi dengan lebih baik.
Kegiatan kebersihan juga memberikan pesan bahwa lingkungan yang nyaman membutuhkan partisipasi bersama. Warga dapat menjaga kebersihan bukan hanya ketika mengikuti perlombaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kompol Dr. Ramli berharap semangat yang muncul selama perlombaan dapat terus dipertahankan. Menurutnya, nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pejuang perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
Semangat Kemerdekaan Tumbuh dari Lingkungan Warga
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Mako Batalyon B Pelopor menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat. Lomba antar-lorong menjadi salah satu bentuk sederhana untuk menghadirkan suasana meriah sekaligus mempererat hubungan sosial.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat melibatkan berbagai unsur. Pemerintah, aparat keamanan, personel Brimob, dan masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
Kebersamaan menjadi pesan utama dari kegiatan tersebut. Warga tidak hanya menikmati perlombaan, tetapi juga membangun interaksi dan memperkuat rasa persaudaraan.
Kehadiran Wali Kota Parepare dan Kapolres Parepare semakin memperkuat suasana kebersamaan. Pimpinan daerah dapat menyaksikan langsung antusiasme warga dalam menyambut momentum kemerdekaan.
Pada saat yang sama, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa tradisi perayaan 17 Agustus masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat Parepare.
Antusiasme warga menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat menghadirkan dampak sosial yang positif. Perlombaan mampu menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat sekaligus menjaga semangat gotong royong.
Lebih jauh, semangat tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebersihan lingkungan, kepedulian terhadap sesama, dan komunikasi antarwarga merupakan bagian dari upaya menjaga keharmonisan masyarakat.
Dengan demikian, lomba antar-lorong Parepare bukan hanya menjadi bagian dari kemeriahan HUT RI ke-81. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, sinergi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Semangat kemerdekaan pada akhirnya tidak berhenti pada perayaan. Nilai persatuan dan gotong royong dapat terus hidup melalui tindakan sederhana yang dilakukan bersama di lingkungan masyarakat. (MS Journal)
















