Interaksinews.id, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, terus memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai strategi mempercepat pembangunan daerah dan menjaga stabilitas ekonomi Kota Parepare.
Langkah tersebut terlihat saat Tasming Hamid menerima dua audiensi berbeda di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026), yakni bersama Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) Kota Parepare dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Parepare.
Pertemuan pertama berlangsung sekitar pukul 08.00 Wita bersama KBPP Polri Parepare. Dalam audiensi itu, pembahasan berfokus pada penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan Kota Parepare.
Tasming Hamid menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal jika hanya bertumpu pada pemerintah semata. Menurutnya, keterlibatan organisasi masyarakat, komunitas, hingga elemen kepemudaan menjadi faktor penting dalam menciptakan kemajuan daerah yang berkelanjutan.
“Kami berharap adanya kolaborasi dan sinergi dengan semua unsur demi kemajuan bersama Kota Parepare,” kata Tasming Hamid.
Kolaborasi Organisasi Dinilai Penting Jaga Stabilitas Sosial
Tasming Hamid juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang selama ini dinilai aktif membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, situasi daerah yang aman dan kondusif menjadi modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta keberlanjutan program pembangunan pemerintah daerah.
Di tengah tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks, sinergi antara pemerintah dan organisasi sosial dinilai menjadi pendekatan penting untuk memperkuat solidaritas masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi publik.
Selain itu, keterlibatan komunitas dan organisasi lokal dianggap mampu mempercepat penyampaian program pemerintah hingga ke tingkat masyarakat bawah.
Audiensi APINDO Bahas Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Parepare
Usai menerima KBPP Polri, Tasming Hamid kembali melanjutkan agenda audiensi bersama APINDO Kota Parepare sekitar pukul 10.30 Wita.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan mengarah pada penguatan sektor usaha, peningkatan iklim investasi, serta peluang kolaborasi pemerintah dengan pelaku usaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Tasming Hamid menegaskan komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam menciptakan komunikasi yang terbuka dan kolaboratif dengan dunia usaha.
Ia menilai hubungan yang harmonis antara pemerintah dan pengusaha dapat membuka ruang investasi baru sekaligus menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Parepare berkomitmen mendukung dunia usaha melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif,” ujarnya.
Iklim Usaha Kondusif Jadi Fokus Pemerintah Kota Parepare
Penguatan hubungan dengan APINDO dinilai menjadi langkah strategis di tengah persaingan investasi antar daerah yang semakin ketat.
Selain memperkuat daya tarik investasi, pemerintah daerah juga diharapkan mampu menghadirkan kepastian regulasi dan pelayanan publik yang mendukung aktivitas usaha.
Tasming Hamid berharap sinergi yang terbangun bersama APINDO dapat terus diperkuat demi menciptakan iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga dipandang penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor perdagangan, jasa, dan usaha mikro yang menjadi penopang ekonomi Parepare.
Informasi terkait dunia usaha nasional dapat diakses melalui APINDO Indonesia.
Sinergi Jadi Kunci Pembangunan Parepare
Rangkaian audiensi yang dilakukan Tasming Hamid memperlihatkan upaya Pemerintah Kota Parepare membangun pola komunikasi aktif dengan berbagai elemen masyarakat.
Pendekatan kolaboratif tersebut menjadi sinyal bahwa pembangunan daerah ke depan tidak hanya berfokus pada program pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan organisasi sosial dan pelaku usaha dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif.
Dengan memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha, Parepare diharapkan mampu menjaga stabilitas sosial sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah di tengah dinamika pembangunan regional.













