Interaksinews.id, PAREPARE – Deru mesin kembali menggema di pesisir Kota Parepare. Lintasan sepanjang 201 meter di Sirkuit Pantai Mattirotasi dipastikan bakal membara setelah Kota Parepare kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Drag Bike Kapolres Cup Seri 1 Tahun 2026 pada 9–10 Mei 2026.
Event otomotif ini bukan sekadar ajang adu cepat pembalap. Di balik suara knalpot dan aroma ban terbakar, tersimpan misi besar membina talenta muda sekaligus menekan budaya balap liar yang masih marak di jalanan.
Kejurda tahun ini lahir dari kolaborasi antara Zakir Racing Team Parepare, Polres Parepare, IMI Sulawesi Selatan, KONI Kota Parepare, dan Pemerintah Kota Parepare. Sinergi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa olahraga otomotif kini diarahkan menjadi ruang kompetisi yang aman, profesional, dan produktif.
Usai membuka event tersebut, Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, S.E., M.H. bahkan turun langsung mencoba lintasan drag bike menggunakan motor matic yang disiapkan panitia. Aksi itu sontak menarik perhatian penonton dan peserta yang memadati area sirkuit Pantai Mattirotasi.
Momen tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pengembangan olahraga otomotif yang terarah dan edukatif.
Kejurda Drag Bike Parepare Jadi Upaya Tekan Balap Liar
Ketua Panitia, Iqbal Rahim Gani, menegaskan bahwa Kejurda bukan hanya mencari siapa yang paling cepat di lintasan. Lebih dari itu, ajang ini disiapkan sebagai wadah pembinaan pembalap muda agar berkembang secara profesional sesuai regulasi resmi IMI.
“Kami buka ruang buat talenta lokal naik kelas secara profesional. Yang lebih penting, edukasi balap tertib sesuai regulasi IMI. Stop balap liar, salurkan di sirkuit,” tegas Iqbal, Senin (26/4/2026).
Menurutnya, fenomena balap liar tidak cukup hanya ditindak. Generasi muda juga perlu diberikan ruang kompetisi legal agar bakat mereka tersalurkan secara benar.
Hal senada disampaikan Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.M. Ia menilai event seperti ini memiliki dampak sosial yang besar karena mampu mengarahkan anak muda pada aktivitas positif.
“Daripada ugal-ugalan di jalan, lebih baik berprestasi di sirkuit. Aman, diawasi juri, dapat hadiah,” ujar Kapolres Indra.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Parepare yang melihat olahraga otomotif tidak hanya melahirkan atlet, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas.

23 Kelas Balap Dibuka, Hadiah Tembus Ratusan Juta Rupiah
Panitia membuka total 23 kelas balapan yang mencakup berbagai kategori pembalap, mulai dari pemula hingga profesional.
Beberapa kelas yang diperlombakan antara lain:
- Bracket Open 8–10 detik
- Kelas Lokal Ajatappareng & Parepare
- Sport 2 Tak
- Matic Tune Up
- Free For All (FFA) 350cc
Sekretaris Panitia, Junaedi, menyebut hadiah yang disiapkan mencapai ratusan juta rupiah untuk memacu persaingan sehat sekaligus meningkatkan kualitas pembalap.
Juara Umum Kelas Open diganjar hadiah Rp10 juta, sedangkan Juara Umum Kelas Bracket Open mendapatkan Rp5 juta.
“Hadiah besar biar persaingan sehat dan kualitas naik,” kata Junaedi.
Pendaftaran peserta dibuka sejak 17 April hingga 7 Mei 2026 dengan biaya Rp500 ribu per kelas. Sementara pendaftaran pada 8–9 Mei dikenakan tarif Rp550 ribu per kelas.
Biaya formulir sebesar Rp50 ribu sudah termasuk perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan kebutuhan teknis scrutineering.
UMKM Expo dan Konser Gratis Ramaikan Pantai Mattirotasi
Yang membuat Kejurda tahun ini berbeda adalah konsep festival rakyat yang diusung panitia. Kawasan Pantai Mattirotasi tidak hanya menjadi arena balap, tetapi juga pusat hiburan dan penggerak ekonomi lokal.
Selama 8–10 Mei 2026, pengunjung dapat menikmati UMKM Expo, kuliner rakyat, hingga pertunjukan live music secara gratis.
Panitia memperkirakan lebih dari 400 starter akan hadir di Parepare. Jumlah itu belum termasuk kru tim, komunitas otomotif, dan ribuan penonton yang diprediksi memadati kawasan pesisir.
“Ekonomi harus gerak. Ada 400 starter lebih datang, belum kru dan penonton. Ini peluang UMKM Parepare,” jelas Iqbal.
Konsep tersebut memperlihatkan bahwa event otomotif kini bukan hanya olahraga, melainkan bagian dari ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Parepare Ingin Jadikan Drag Bike Agenda Wisata Tahunan
Seluruh rangkaian Kejurda Drag Bike Kapolres Cup 2026 dapat disaksikan secara gratis tanpa tiket masuk. Strategi ini dipilih agar masyarakat lebih dekat dengan dunia balap resmi sekaligus menikmati hiburan keluarga yang aman dan edukatif.
Pemerintah dan panitia menargetkan Kejurda ini berkembang menjadi agenda tahunan Kota Parepare yang mengintegrasikan sport tourism, entertainment, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Jika konsisten digelar, bukan tidak mungkin Parepare akan semakin dikenal sebagai salah satu pusat event otomotif terbesar di Sulawesi Selatan.













