Pendidikan & Tehnologi

Kapolsek Ujung Soroti Pentingnya Akhlak di Tengah Tantangan Generasi Muda dalam Maulid Nabi di SMA 4 Parepare

Interaksinews.id, Parepare — Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di UPT SMA Negeri 4 Parepare menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya akhlak dan pendidikan karakter bagi generasi muda di tengah perubahan lingkungan sosial dan perkembangan dunia digital.

Peringatan yang digelar pada Rabu (23/9/2026) tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Mewujudkan Generasi Muda yang Berkarakter, Berprestasi dan Peduli Bersama”.

Kegiatan itu tidak hanya diarahkan sebagai peringatan keagamaan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk memahami bahwa keberhasilan dalam pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik.

Kemampuan menghargai orang lain, menjaga sikap, bertanggung jawab, serta membangun hubungan yang baik dengan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan pribadi seorang pelajar.

Hikmah Maulid disampaikan Al Ustadz Amiruddin Hadi dengan menekankan sejumlah nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW yang relevan diterapkan dalam kehidupan generasi muda.

Nilai tersebut mencakup bagaimana seorang pelajar membangun hubungan dengan teman, guru, keluarga, maupun masyarakat. Keteladanan Rasulullah juga menjadi pijakan untuk membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan mengenai pentingnya karakter turut disampaikan Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Keteladanan Rasulullah dapat menjadi landasan bagi generasi muda untuk membangun sikap yang baik, menghargai sesama, serta bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sukri.

Menurutnya, pembentukan karakter perlu berjalan beriringan dengan pendidikan akademik. Sekolah memiliki posisi penting karena menjadi salah satu lingkungan tempat siswa membangun kebiasaan, kedisiplinan, sekaligus cara berinteraksi dengan orang lain.

Di tengah perkembangan teknologi dan media digital, pelajar menghadapi lingkungan yang semakin terbuka. Informasi dan berbagai bentuk interaksi dapat diperoleh dengan cepat, tetapi kondisi tersebut juga menuntut kemampuan untuk memilah sikap dan perilaku.

Karena itu, akhlak Rasulullah dapat menjadi salah satu nilai yang dikenalkan kepada siswa untuk membangun perilaku positif. Keteladanan tidak cukup hanya dipahami sebagai materi dalam kegiatan keagamaan, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

Dalam lingkungan sekolah, penerapannya dapat terlihat melalui sikap menghormati guru, menghargai teman, menjaga perkataan, mematuhi aturan, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban.

Pendidikan Karakter Melengkapi Prestasi Akademik

Prestasi akademik tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan. Namun, capaian tersebut akan lebih bermakna apabila berjalan bersama kemampuan siswa menjaga sikap dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Pendidikan karakter siswa karena itu tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial memiliki peran dalam membangun kebiasaan yang mendukung perkembangan pribadi generasi muda.

Peringatan Maulid di SMA Negeri 4 Parepare menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan nilai keagamaan dengan realitas kehidupan pelajar. Pesan tentang keteladanan Rasulullah dapat diterapkan melalui hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMA Negeri 4 Parepare berlangsung di halaman sekolah yang berada di Jalan Lasiming, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan islami siswa, serta tausiah. Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut turut memberikan suasana pembelajaran yang berbeda bagi para pelajar.

Kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan. Siswa tidak hanya mengikuti rangkaian acara, tetapi dapat mengambil pesan yang berkaitan dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Bagi siswa, nilai yang disampaikan dalam peringatan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang lebih luas. Menjadi pribadi berprestasi bukan hanya tentang memperoleh nilai tinggi, tetapi juga mampu menggunakan pengetahuan dan kemampuan dengan sikap yang bertanggung jawab.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMA Negeri 4 Parepare mengingatkan bahwa pendidikan memiliki tujuan yang lebih luas daripada pencapaian akademik.

Generasi muda berkarakter diharapkan mampu memadukan pengetahuan, prestasi, akhlak, dan kepedulian sosial. Nilai keteladanan Rasulullah pun dapat menjadi pengingat agar siswa terus membangun kebiasaan baik dalam lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait