Pendidikan & Tehnologi

Peringatan Maulid Nabi di SMKN 2 Parepare Jadi Momentum Bentuk Generasi Berkarakter

Interaksinews.id, ParepareMaulid Nabi SMKN 2 Parepare digelar pada Rabu, 9 September 2026, di halaman sekolah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada para peserta didik.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menghadirkan Ustaz Agus sebagai pembawa hikmah Maulid. Kegiatan itu juga dihadiri berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kota Parepare, TNI-Polri, dunia pendidikan hingga masyarakat.

Mewakili Wali Kota Parepare, hadir Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Parepare, Iskandar Nusu. Sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan turut mengikuti kegiatan tersebut.

Hadir pula Danramil, Kapolsek Soreang, Ketua Komite Sekolah, Ketua IKA STM 80, Kepala SMKN 1 Parepare, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Hayat, para tokoh pendidikan, dewan guru, serta seluruh siswa SMKN 2 Parepare.

Maulid Nabi SMKN 2 Parepare Bukan Sekadar Seremonial

Kepala UPT SMKN 2 Parepare, Anwar Nur, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh warga sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak kembali mempelajari perjalanan hidup dan akhlak Rasulullah SAW. Nilai keteladanan itu kemudian diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Anwar Nur menilai keteladanan Rasulullah SAW relevan dengan kehidupan peserta didik. Terutama dalam membangun sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, dan perilaku yang baik di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini bukan hanya seremonial saja, akan tetapi bagaimana dari hasil peringatan ini bisa memberikan ingatan, merefleksikan kegiatan-kegiatan Rasulullah Nabi Muhammad SAW, dengan mampu menjadikan rujukan dalam setiap langkah dan aktivitas kita agar menjadi teladan dalam aktivitas kita sehari-hari,” ungkap Anwar Nur.

Ia menjelaskan, pendidikan di SMKN 2 Parepare tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Sekolah juga berupaya membentuk peserta didik yang memiliki karakter dan akhlak baik.

Tujuan pendidikan kita khususnya di SMK 2 ini, bukan hanya unggul dalam pendidikan, tetapi bagaimana juga unggul dalam akhlak sehari-hari dengan meneladani akhlak Rasulullah,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya keseimbangan antara kompetensi dan karakter. Peserta didik tidak hanya dipersiapkan memiliki kemampuan sesuai bidang keahlian, tetapi juga memiliki sikap yang mendukung kehidupan sosial.

Pemkot Parepare Berikan Dukungan terhadap Pendidikan Karakter

Pemerintah Kota Parepare turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan pendidikan. Dukungan tersebut disampaikan melalui sambutan Wali Kota Parepare yang dibacakan Iskandar Nusu.

Dalam sambutannya, pemerintah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 2 Parepare. Kegiatan keagamaan dinilai dapat menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki kecerdasan sekaligus akhlak.

Pemerintah terlibat dalam kegiatan seperti ini guna memberikan support. Melalui peringatan seperti ini, dunia pendidikan mampu melahirkan generasi yang bukan hanya unggul di dunia akademisi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, sehingga generasi muda bisa menjadi harapan bangsa,” ungkap Iskandar Nusu saat membacakan sambutan Wali Kota Parepare.

Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa. Karena itu, keberhasilan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan prestasi akademik.

Karakter dan perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi bagian penting dari proses pendidikan.

Dalam konteks tersebut, peringatan Maulid Nabi dapat menjadi sarana untuk mengenalkan kembali berbagai nilai keteladanan Rasulullah SAW. Nilai tersebut antara lain kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, dan akhlak mulia.

Nilai-nilai itu dapat diterapkan siswa dalam berbagai aktivitas. Misalnya ketika mengikuti pembelajaran, berinteraksi dengan guru, bekerja sama dengan teman, maupun ketika menjalankan tanggung jawab di lingkungan masyarakat.

Membangun Generasi Cerdas dan Berakhlak

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 2 Parepare juga memperlihatkan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam pendidikan. Sekolah, pemerintah, orang tua, dan masyarakat memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda.

Kehadiran unsur pemerintah, TNI-Polri, pendidik, komite sekolah, tokoh pendidikan, guru, dan siswa menunjukkan adanya dukungan terhadap pembentukan karakter di lingkungan pendidikan.

Sekolah tidak hanya menjadi tempat peserta didik memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan. Sekolah juga menjadi ruang untuk membangun kepribadian, sikap, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.

Karena itu, nilai yang disampaikan dalam peringatan Maulid diharapkan tidak berhenti pada kegiatan satu hari. Pesan tersebut perlu diterapkan melalui kebiasaan positif dalam aktivitas sekolah.

Keteladanan Rasulullah Menjadi Bagian Pendidikan Karakter

Keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi salah satu pijakan dalam membangun karakter peserta didik. Nilai-nilai tersebut dapat diterjemahkan melalui perilaku sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Kejujuran, misalnya, dapat diterapkan saat siswa mengikuti ujian maupun mengerjakan tugas. Sementara itu, kedisiplinan dapat diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan dan ketepatan waktu.

Begitu pula dengan kepedulian dan tanggung jawab. Siswa dapat menerapkannya melalui sikap saling membantu, menjaga lingkungan sekolah, menghormati guru, serta menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh.

Dengan demikian, Maulid Nabi SMKN 2 Parepare menjadi momentum untuk menghubungkan nilai keagamaan dengan praktik pendidikan sehari-hari.

Kepala UPT SMKN 2 Parepare juga berharap peserta didik mampu menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas. Harapan tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga memiliki karakter positif.

Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita berharap peserta didik SMKN 2 Parepare tidak hanya menjadi generasi yang unggul dalam ilmu dan keterampilan, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki akhlak mulia serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 2 Parepare menjadi pengingat bahwa pendidikan memiliki dimensi yang lebih luas. Kecerdasan, keterampilan, dan karakter perlu berjalan bersama untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

Melalui kegiatan tersebut, SMKN 2 Parepare terus mendorong terbentuknya peserta didik yang cerdas, kompeten, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah maupun lingkungan masyarakat.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait