Interaksinews.id, Parepare — Upacara persemayaman Polri Parepare digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum Purnawirawan Polri Ipda (Purn) Muhammad Basir, S.H., Selasa (25/8/2026). Prosesi berlangsung di rumah duka di Jalan Pude’e, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Almarhum sebelumnya bertugas sebagai anggota Polri di Polres Maros, Polda Sulawesi Selatan. Setelah menyelesaikan masa dinas, almarhum menjalani masa purnabakti di Kota Parepare hingga akhir hayatnya.
Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran personel Polres Parepare, keluarga, pelayat, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi Polri terhadap pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai anggota Korps Bhayangkara.
Upacara Persemayaman Polri Parepare Berlangsung Khidmat
Upacara dipimpin langsung Kapolsek Bacukiki AKP Bustan Tarika yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Prosesi berlangsung dalam suasana penuh duka dan penghormatan terhadap almarhum.
Kehadiran personel kepolisian di rumah duka menunjukkan solidaritas keluarga besar Polri terhadap anggota yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun. Penghormatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi almarhum selama menjalankan tugas kepolisian.
Sejumlah pelayat turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Tokoh agama dan masyarakat setempat juga mengikuti rangkaian prosesi hingga selesai.
Suasana haru terlihat ketika prosesi persemayaman dimulai. Keluarga dan masyarakat yang hadir mengikuti upacara dengan tertib sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum.
Bagi institusi Polri, masa pengabdian seorang anggota tidak berhenti menjadi catatan setelah memasuki masa purnabakti. Dedikasi dan kontribusi selama menjalankan tugas tetap menjadi bagian dari perjalanan institusi.
Karena itu, upacara persemayaman memiliki makna penting bagi keluarga besar Polri. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus penghargaan terakhir kepada seorang purnawirawan.
Pengabdian Ipda (Purn) Muhammad Basir Dikenang
Ipda (Purn) Muhammad Basir diketahui pernah menjalankan tugas kepolisian di Polres Maros, Polda Sulawesi Selatan. Setelah menyelesaikan masa dinasnya, almarhum menjalani masa purnabakti di Kota Parepare.
Selama berada di lingkungan masyarakat, almarhum dikenal oleh warga dan sejumlah tokoh setempat. Kehadiran pelayat dari berbagai unsur menunjukkan hubungan sosial yang terjalin selama masa hidupnya.
Dedikasi seorang anggota Polri tidak hanya tercermin dari tugas kedinasan, tetapi juga dari hubungan yang dibangun dengan masyarakat. Karena itu, penghormatan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam prosesi persemayaman tersebut.
Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum. Prosesi tersebut memberikan gambaran mengenai perjalanan pengabdian almarhum selama menjadi bagian dari institusi kepolisian.
Selanjutnya, dilakukan penyerahan jenazah secara simbolis dari pihak keluarga kepada institusi Polri. Tahapan tersebut menjadi bagian dari prosesi penghormatan terakhir yang dilaksanakan di rumah duka.
Setelah rangkaian upacara selesai, satu regu pengusung dari personel Satuan Samapta Polres Parepare membawa jenazah menuju masjid. Jenazah kemudian disalatkan sebelum proses pemakaman dilaksanakan.
Upacara Persemayaman Polri Parepare Jadi Bentuk Penghormatan
Pelaksanaan upacara persemayaman tidak hanya menjadi seremoni penghormatan. Prosesi tersebut juga mencerminkan rasa persaudaraan dan solidaritas di lingkungan institusi kepolisian.
Kehadiran personel Polres Parepare di rumah duka menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum kepada institusi dan masyarakat. Kehadiran tersebut sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap keluarga yang sedang berduka.
Bagi keluarga, dukungan dari institusi dan masyarakat dapat memberikan kekuatan dalam menghadapi kehilangan. Kehadiran para pelayat juga memperlihatkan bahwa almarhum meninggalkan hubungan baik selama menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Prosesi yang berlangsung tertib dan khidmat kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat jenazah. Setelah itu, jenazah dipersiapkan untuk dimakamkan sesuai rangkaian penghormatan terakhir.
Kapolsek Bacukiki Sampaikan Duka Cita Polres Parepare
AKP Bustan Tarika selaku Inspektur Upacara menyampaikan duka cita mendalam dari keluarga besar Polres Parepare kepada keluarga almarhum.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengabdian Ipda (Purn) Muhammad Basir akan tetap dikenang sebagai bagian dari perjalanan kepolisian di wilayah Sulawesi Selatan.
“Beliau menegaskan bahwa pengabdian almarhum Ipda (Purn) Muhammad Basir akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah perjuangan kepolisian di wilayah Polda Sulawesi Selatan, serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar AKP Bustan Tarika.
Pernyataan tersebut menjadi pesan penghormatan dari institusi kepada seorang purnawirawan yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Selain menyampaikan penghormatan kepada almarhum, Polres Parepare juga memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Doa dan dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga melewati masa duka dengan ketabahan.
Kehadiran tokoh agama dan masyarakat dalam prosesi juga memperlihatkan kuatnya hubungan sosial di lingkungan tempat almarhum menjalani masa purnabakti.
Bagi masyarakat, penghormatan terakhir menjadi bentuk penghargaan terhadap sosok yang pernah menjadi bagian dari kehidupan lingkungan sekitar. Kehadiran warga sekaligus menunjukkan rasa kehilangan dan kepedulian terhadap keluarga almarhum.
Solidaritas Polri Mengiringi Prosesi Pemakaman
Setelah upacara persemayaman selesai, personel Satuan Samapta Polres Parepare menjalankan tugas sebagai regu pengusung jenazah.
Jenazah kemudian dibawa menuju masjid untuk disalatkan. Rangkaian tersebut berlangsung dengan tertib sebelum jenazah menuju lokasi pemakaman.
Kehadiran regu pengusung menjadi bagian dari penghormatan institusi terhadap purnawirawan. Personel kepolisian turut mengawal rangkaian prosesi hingga tahap selanjutnya.
Solidaritas tersebut menunjukkan ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di lingkungan Polri, termasuk terhadap anggota yang telah menyelesaikan masa tugas dan memasuki masa purnabakti.
Penghormatan kepada purnawirawan juga memiliki nilai simbolis bagi generasi kepolisian yang masih aktif. Pengabdian para pendahulu menjadi bagian dari sejarah institusi yang perlu dihargai dan dikenang.
Melalui prosesi tersebut, keluarga besar Polres Parepare menyampaikan penghormatan terakhir kepada Ipda (Purn) Muhammad Basir. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh penghormatan.
Doa untuk Almarhum dan Keluarga yang Ditinggalkan
Kepergian seorang anggota keluarga tentu meninggalkan duka bagi orang-orang terdekat. Karena itu, dukungan dari keluarga besar Polri dan masyarakat memiliki arti penting bagi keluarga almarhum.
Polres Parepare berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi masa berkabung. Doa juga dipanjatkan agar seluruh amal dan pengabdian almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Bagi institusi Polri, perjalanan pengabdian Ipda (Purn) Muhammad Basir menjadi bagian dari sejarah panjang pengabdian anggota kepolisian di Sulawesi Selatan. Masa tugasnya di Polres Maros menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut.
Sementara itu, masa purnabakti di Kota Parepare mempertemukan almarhum dengan lingkungan masyarakat yang kemudian turut memberikan penghormatan terakhir.
Upacara persemayaman yang digelar di rumah duka menjadi penutup salah satu rangkaian penghormatan institusi kepada almarhum. Prosesi tersebut memperlihatkan bahwa jasa dan pengabdian anggota Polri tetap mendapatkan tempat dalam ingatan keluarga besar institusi.
Rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Para pelayat mengikuti prosesi hingga jenazah dibawa menuju masjid untuk disalatkan sebelum dimakamkan.
Penghormatan terakhir tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengenang pengabdian almarhum. Bagi keluarga besar Polres Parepare, kepergian Ipda (Purn) Muhammad Basir menjadi kehilangan yang mendalam.
Namun, dedikasi selama menjalankan tugas akan tetap menjadi bagian dari perjalanan institusi. Semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara menjadi warisan yang terus dikenang oleh generasi penerus Polri.
Keluarga besar Polres Parepare pun menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga diberikan ketabahan, sementara almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (MS Journal)














