HeadlinePendidikan & Tehnologi

Pendaftaran Calon Rektor IAIN Parepare 2026–2030: Dua Kandidat Masuk, Evaluasi Publik Dibuka

Interaksinews.id, Parepare

Panitia Seleksi Bakal Calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare periode 2026–2030 mengumumkan bahwa hingga Jumat (9/1/2026), sebanyak dua bakal calon rektor telah resmi mendaftarkan diri dan dinyatakan memenuhi kelengkapan berkas administrasi.

Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers pendaftaran Bakal Calon Rektor IAIN Parepare yang digelar di Ruang Konferensi Pers, Gedung Rektorat Lantai 1 IAIN Parepare. Kegiatan ini bertujuan memberikan keterbukaan informasi publik terkait tahapan dan perkembangan proses seleksi pimpinan perguruan tinggi keagamaan negeri tersebut.

Ketua Komite Seleksi Calon Rektor IAIN Parepare, Dr. M. Ali Rusdi, S.Th.I., MHI, menjelaskan bahwa masa pendaftaran telah dibuka sejak 29 Desember 2025 dan akan berakhir pada 12 Januari 2026.

“Hingga hari ini terdapat dua bakal calon yang telah mendaftarkan diri dan berkasnya dinyatakan lengkap. Apabila sampai batas akhir pendaftaran jumlah pendaftar belum mencapai minimal tiga orang, maka panitia akan melakukan perpanjangan waktu pendaftaran,” ujar Ali Rusdi.

Ia menegaskan bahwa ketentuan minimal tiga bakal calon merupakan bagian dari mekanisme seleksi yang harus dipenuhi sebelum proses dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

Selain menyampaikan perkembangan jumlah pendaftar, panitia juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan keterbukaan publik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka ruang evaluasi publik terhadap rekam jejak bakal calon rektor melalui penyampaian informasi kepada awak media.

Meski demikian, Ali Rusdi menekankan bahwa tugas utama panitia seleksi tetap terbatas pada proses pengumpulan dan verifikasi berkas administrasi.

“Kami membuka ruang masukan dari publik sebagai bagian dari keterbukaan. Namun secara struktural, tugas panitia adalah mengumpulkan dan memverifikasi berkas sesuai ketentuan,” jelasnya.

Tahapan berikutnya setelah penutupan pendaftaran adalah verifikasi berkas, yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 15 Januari 2026. Selanjutnya, panitia akan mengumumkan penetapan calon rektor.

Hasil penetapan tersebut nantinya diserahkan kepada Rektor IAIN Parepare untuk diteruskan kepada Senat Institut, guna menjalani proses penilaian kualitatif sesuai regulasi pemilihan pimpinan perguruan tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga menyampaikan harapan terhadap rektor terpilih yang dinilai harus mampu adaptif terhadap perubahan kebijakan, sehingga pengembangan IAIN Parepare dapat berjalan selaras dengan program pusat dan kebutuhan institusi.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait