Viral di Media Sosial, Publik Minta Transparansi
Meski pemerintah telah memberikan klarifikasi, isu ini telanjur menjadi perhatian publik setelah unggahan mengenai dugaan diskriminasi viral di media sosial.
Dalam narasi yang beredar, seorang siswi SMA asal Makassar disebut kehilangan kesempatan menjadi calon Paskibraka nasional karena alasan yang dianggap tidak adil. Namun hingga kini, belum ada bukti resmi yang menunjukkan adanya pelanggaran prosedur dalam proses seleksi tersebut.
Bustanul meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan memastikan setiap tudingan disertai data yang valid.
Menurutnya, seluruh peserta dipilih berdasarkan hasil tahapan seleksi yang ketat dan terukur.
Seleksi Paskibraka Disebut Mengedepankan Profesionalisme
Polemik ini kembali menyoroti pentingnya transparansi dalam proses seleksi Paskibraka yang setiap tahun selalu menjadi perhatian masyarakat.
Selain menjadi simbol nasionalisme, anggota Paskibraka juga dipandang sebagai representasi generasi muda terbaik dari seluruh daerah di Indonesia. Karena itu, setiap proses seleksi dituntut berlangsung objektif, profesional, dan bebas intervensi.
Informasi resmi terkait program Paskibraka nasional juga dapat diakses melalui situs resmi BPIP RI : https://bpip.go.id
Dengan adanya klarifikasi dari BPIP dan Pemprov Sulsel, pemerintah berharap polemik ini tidak berkembang menjadi disinformasi yang memicu perpecahan di tengah masyarakat.


















