Interaksinews.id, Parepare — Bhayangkara Off Road Merdeka 2026 menjadi panggung bagi komunitas otomotif Kota Parepare untuk membawa nama daerah dalam perjalanan lintas wilayah Sulawesi Selatan.
Sebanyak 13 tim off road dari Kota Parepare ambil bagian dalam Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V Tahun 2026. Mereka mengikuti perjalanan yang dimulai dari Makassar, kemudian melintasi Barru dan Sidrap, sebelum mencapai garis finis di Kota Parepare.
Wali Kota Parepare Tasming Hamid menghadiri pembukaan sekaligus pelepasan peserta di Lapangan SPN Batua Polda Sulsel, Makassar. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap partisipasi komunitas otomotif Parepare dalam kegiatan tersebut.
Selain Tasming Hamid, Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra juga menghadiri pembukaan dan pelepasan peserta di SPN Batua. Sebelumnya, Kapolres Parepare telah melepas peserta asal Parepare dari Halaman Polres Kota Parepare.
Kehadiran dua pimpinan daerah tersebut memperlihatkan dukungan terhadap keterlibatan masyarakat Parepare dalam kegiatan otomotif lintas wilayah. Lebih dari itu, event tersebut membuka ruang untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, kepolisian, komunitas, dan masyarakat.
13 Tim Parepare Bawa Nama Daerah
Keikutsertaan 13 tim off road Parepare menjadi salah satu bagian menarik dalam Bhayangkara Off Road Merdeka 2026. Mereka tidak hanya mengikuti kegiatan sebagai peserta, tetapi juga membawa identitas Kota Parepare sepanjang perjalanan.
Rute yang harus ditempuh memiliki karakter berbeda. Peserta memulai perjalanan dari Makassar, melanjutkan lintasan menuju Barru dan Sidrap, kemudian mengakhiri perjalanan di Parepare.
Lintasan tersebut membuat perjalanan menjadi lebih dari sekadar aktivitas otomotif. Peserta juga mendapatkan kesempatan berinteraksi dengan komunitas dari berbagai wilayah serta melihat langsung potensi daerah yang dilalui.
Nama Kota Parepare ikut dibawa dalam setiap perjalanan peserta. Karena itu, kekompakan dan sikap peserta menjadi bagian penting dalam menjaga citra daerah.
Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra mengingatkan peserta agar menjaga kekompakan selama mengikuti kegiatan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik Kota Parepare.
Keselamatan menjadi perhatian utama selama perjalanan. Peserta menghadapi lintasan dan kondisi medan yang membutuhkan kesiapan serta konsentrasi.
Pesan tersebut menjadi penting karena kegiatan berlangsung dalam perjalanan lintas wilayah. Setiap peserta tidak hanya bertanggung jawab terhadap keselamatan diri, tetapi juga terhadap tim dan lingkungan sekitar.
Tasming Hamid Dukung Partisipasi Komunitas Parepare
Kehadiran Wali Kota Parepare Tasming Hamid di SPN Batua menunjukkan dukungan pemerintah terhadap kegiatan positif komunitas otomotif. Event tersebut menjadi ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat silaturahmi antarkomunitas.
Bagi pemerintah daerah, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan lintas wilayah dapat membuka peluang kolaborasi baru. Komunitas otomotif memiliki jaringan luas yang dapat menjadi bagian dari berbagai aktivitas sosial dan promosi daerah.
Tasming Hamid juga menunjukkan dukungan terhadap keterlibatan peserta dari Parepare. Dukungan tersebut menjadi sinyal bahwa aktivitas komunitas dapat menjadi bagian dari ruang kebersamaan masyarakat dan pemerintah daerah.
Selain aspek olahraga, kegiatan ini juga membawa semangat kemerdekaan. Bhayangkara Off Road Merdeka menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Karena itu, semangat kebersamaan menjadi bagian yang melekat dalam pelaksanaannya.
Bhayangkara Off Road Merdeka 2026 Bukan Sekadar Otomotif
Bhayangkara Off Road Merdeka 2026 berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Jelajah Alam, Peduli, Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat.”
Tema tersebut menunjukkan bahwa kegiatan tidak berhenti pada olahraga otomotif. Ada misi sosial dan kepedulian yang ingin dibangun melalui perjalanan lintas wilayah.
Peserta juga didorong untuk melihat potensi daerah yang mereka lewati. Dengan demikian, perjalanan dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan karakter wilayah Sulawesi Selatan.
Bagi Parepare, momentum tersebut memiliki nilai tersendiri. Kota ini menjadi titik akhir perjalanan sekaligus bagian dari lintasan yang menghubungkan sejumlah wilayah.
Finis di Parepare dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kota kepada peserta dari berbagai daerah. Interaksi yang tercipta juga berpotensi memperluas jejaring komunitas.
Off Road Parepare Bawa Semangat Kebersamaan
Off road Parepare dalam kegiatan ini bukan hanya soal kendaraan dan medan. Keikutsertaan 13 tim membawa pesan tentang kebersamaan, sportivitas, serta tanggung jawab membawa nama daerah.
Setiap tim menghadapi perjalanan bersama. Kondisi tersebut membutuhkan komunikasi, koordinasi, dan saling membantu ketika menghadapi tantangan di lintasan.
Semangat tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan yang ingin memperkuat silaturahmi. Komunitas dari berbagai daerah dapat bertemu dan membangun hubungan melalui aktivitas yang sama.
Pada saat bersamaan, peserta perlu menjaga etika selama perjalanan. Keselamatan, ketertiban, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas off road.
Perjalanan Makassar-Barru-Sidrap-Parepare
Rute Bhayangkara Off Road Merdeka 2026 memberikan pengalaman lintas wilayah bagi peserta. Perjalanan dimulai di Makassar, kemudian bergerak menuju Barru dan Sidrap, sebelum berakhir di Parepare.
Setiap wilayah menawarkan karakter perjalanan yang berbeda. Peserta harus menyesuaikan kemampuan kendaraan dan strategi tim dengan kondisi lintasan yang dihadapi.
Bagi komunitas Parepare, perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk berinteraksi dengan peserta dari daerah lain. Hubungan yang terbangun dapat berkembang menjadi jejaring komunitas yang lebih luas.
Perjalanan lintas daerah juga mempertemukan beragam karakter komunitas otomotif Sulawesi Selatan. Hal ini menjadi salah satu nilai tambah dari kegiatan tersebut.
Selain itu, perjalanan dapat memperkenalkan berbagai potensi wilayah kepada peserta. Pengalaman langsung di lapangan sering kali memberikan perspektif berbeda mengenai daerah yang selama ini hanya dikenal melalui informasi umum.
Kapolres Parepare Tekankan Keselamatan Peserta
Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra sebelumnya melepas peserta dari Halaman Polres Kota Parepare. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan peserta untuk menjaga kekompakan selama mengikuti kegiatan.
Peserta juga diminta memperhatikan keselamatan ketika menghadapi perjalanan dan medan. Pesan tersebut menjadi penting karena off road memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan perjalanan kendaraan biasa.
Keselamatan harus tetap menjadi prioritas sepanjang perjalanan. Peserta perlu memperhatikan kondisi kendaraan, mengikuti arahan panitia, dan menjaga komunikasi dengan anggota tim.
Kekompakan juga diperlukan ketika peserta menghadapi kendala. Dalam kegiatan lintas wilayah, kerja sama antaranggota menjadi salah satu faktor yang menentukan kelancaran perjalanan.
Di sisi lain, peserta membawa nama Kota Parepare. Karena itu, sikap selama perjalanan turut menjadi bagian dari representasi daerah.
Peluang Promosi Potensi Parepare
Keikutsertaan 13 tim dari Parepare juga menghadirkan peluang promosi daerah. Peserta dari berbagai wilayah akan melihat langsung Kota Parepare sebagai titik akhir perjalanan.
Momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi kota. Mulai dari destinasi wisata, kuliner, ruang publik, hingga karakter masyarakatnya.
Komunitas otomotif dapat menjadi salah satu pintu promosi daerah melalui jejaring antarkomunitas. Pengalaman peserta selama perjalanan dapat mendorong perhatian terhadap daerah yang mereka kunjungi.
Namun, peluang tersebut membutuhkan dukungan berkelanjutan. Event otomotif sebaiknya tidak hanya berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi dapat dilanjutkan dengan aktivitas komunitas yang memberi manfaat bagi daerah.
Bagi Parepare, keterlibatan dalam event lintas wilayah juga dapat memperkuat posisi kota sebagai salah satu titik kegiatan komunitas di Sulawesi Selatan.
Menjaga Nama Baik Parepare
Kegiatan lintas wilayah membawa konsekuensi tersendiri bagi peserta. Setiap tim tidak hanya membawa kendaraan, tetapi juga identitas daerah asal.
Karena itu, pesan Kapolres Parepare mengenai kekompakan dan nama baik daerah menjadi relevan. Peserta perlu menunjukkan sikap sportif, tertib, dan menghormati masyarakat di sepanjang lintasan.
Nama Parepare bukan hanya tercantum sebagai identitas peserta, tetapi ikut terlihat melalui perilaku mereka selama perjalanan.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai yang ingin dibangun melalui Bhayangkara Off Road Merdeka. Olahraga, silaturahmi, dan kepedulian dapat berjalan bersama jika seluruh peserta menjaga tanggung jawab.
Dari Makassar Menuju Parepare
Bhayangkara Off Road Merdeka 2026 menghadirkan perjalanan yang memiliki makna lebih luas bagi komunitas Parepare. Sebanyak 13 tim membawa nama kota dalam lintasan yang menghubungkan Makassar, Barru, Sidrap, dan Parepare.
Kehadiran Tasming Hamid di SPN Batua memperlihatkan dukungan pemerintah terhadap kegiatan tersebut. Sementara pelepasan peserta oleh Kapolres Parepare menjadi bagian dari dukungan sekaligus pengingat agar peserta menjaga keselamatan dan nama baik daerah.
Kini, perjalanan tersebut bukan hanya tentang siapa yang mampu melewati medan. Ada semangat kebersamaan, sportivitas, kepedulian, dan identitas daerah yang ikut dibawa sampai garis finis.
Ketika kendaraan bergerak dari Makassar menuju Parepare, setiap tim membawa cerita masing-masing. Mereka juga membawa harapan agar kegiatan komunitas dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Bagi Kota Parepare, 13 tim tersebut menjadi bagian dari wajah daerah dalam sebuah kegiatan lintas wilayah. Keikutsertaan mereka membuka peluang memperkuat jejaring komunitas sekaligus memperkenalkan potensi Parepare kepada peserta dari berbagai daerah.
(MS Journal)

















