PAREPARE, Interaksinews.id – Komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam mendukung program ketahanan pangan tidak hanya menyasar sektor pertanian masyarakat umum, tetapi juga menyentuh lingkungan pemasyarakatan. Hal tersebut terlihat saat Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melakukan peninjauan langsung ke area pembinaan kemandirian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare.
Dalam kunjungan tersebut, Tasming Hamid didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., beserta jajaran. Mereka meninjau sejumlah fasilitas yang menjadi bagian dari program pembinaan produktif, termasuk greenhouse yang tengah dipersiapkan sebagai sarana budidaya tanaman hidroponik.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Parepare dan Lapas Parepare dalam menciptakan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter warga binaan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.
Greenhouse Hidroponik Jadi Sarana Pembinaan Produktif
Saat berada di lokasi, Wali Kota melihat secara langsung perkembangan pembangunan greenhouse hidroponik yang dirancang untuk mendukung kegiatan pertanian modern di lingkungan lapas.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi media pembelajaran sekaligus wadah pengembangan keterampilan warga binaan dalam bidang pertanian berkelanjutan.
Selain greenhouse, Tasming Hamid juga mengunjungi area perkebunan yang selama ini dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan warga binaan.
Berbagai jenis tanaman produktif dibudidayakan di area tersebut sebagai bentuk implementasi program pembinaan yang mengedepankan aspek edukasi, produktivitas, dan pemberdayaan.
Tanam Bibit Sayuran Bersama Jajaran Lapas
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut, Wali Kota Parepare turut melakukan penanaman bibit sayuran bersama jajaran Lapas Parepare.
Bibit yang ditanam meliputi kangkung, terong, serta beberapa jenis sayuran lainnya yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang sedang dikembangkan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap langkah Lapas Parepare dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif dan bernilai ekonomis.
Tasming Hamid Apresiasi Inovasi Lapas Parepare
Dalam kesempatan tersebut, Tasming Hamid memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dilakukan pihak lapas, khususnya dalam memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian dan pengembangan greenhouse hidroponik.
“Program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan seperti ini sangat baik karena memberikan kegiatan yang produktif bagi warga binaan sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan. Saya berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar ke depannya,” ujar Tasming Hamid.
Menurutnya, keberhasilan program pembinaan tidak hanya diukur dari aspek keamanan dan pembinaan mental, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan aktivitas produktif yang dapat meningkatkan keterampilan warga binaan.
Lapas Parepare Terus Kembangkan Program Ketahanan Pangan
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, menjelaskan bahwa greenhouse dan area perkebunan yang dikembangkan merupakan bagian dari program pembinaan yang terus diperkuat oleh pihak lapas.
Program tersebut tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan praktis kepada warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Greenhouse dan area perkebunan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan yang terus kami kembangkan di Lapas Parepare. Dukungan dari Pemerintah Kota Parepare menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan program ini sehingga dapat memberikan manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat,” ungkap Marten.
Kolaborasi untuk Pembinaan Berkelanjutan
Kegiatan peninjauan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Kehadiran Wali Kota Parepare menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap berbagai program pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Langkah ini juga sejalan dengan berbagai program pembangunan yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Parepare, termasuk sektor ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan warga.
Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan diharapkan mampu melahirkan lebih banyak program inovatif yang tidak hanya memberikan manfaat bagi warga binaan, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat, baca juga komitmen Wali Kota Parepare dalam mendukung program penurunan stunting di Sulawesi Selatan dan penghargaan Menteri BKKBN kepada Wali Kota Parepare pada Harganas 2025.


















