PeristiwaBencana

Pohon Tumbang di Parepare Timpa Mobil dan Gerobak Jualan, BPBD Parepare Evakuasi dalam 30 Menit

PAREPARE, INTERAKSINEWS.ID – Sebuah pohon berukuran besar tumbang akibat diterjang angin kencang di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/6/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan satu unit mobil dan sebuah gerobak usaha milik warga mengalami kerusakan.

Insiden terjadi sekitar pukul 11.30 WITA di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 6, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, tepatnya di depan kawasan Pekuburan Tionghoa.

Selain menimpa properti warga, batang dan ranting pohon yang roboh juga menutup seluruh badan jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas di jalur Parepare-Sidrap sempat mengalami kemacetan.

Kondisi tersebut langsung memicu respons cepat dari petugas setelah laporan masyarakat masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare.

No posts found

Kepala BPBD Kota Parepare, Rasdi Gary, mengatakan pihaknya segera menerjunkan tim ke lokasi guna melakukan evakuasi dan membuka kembali akses jalan yang tertutup material pohon.

“Satu unit mobil yang tengah diparkir di sekitar lokasi serta sebuah gerobak usaha es kopi dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa dahan pohon,” ujar Rasdi.

Menurutnya, proses penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur untuk mempercepat normalisasi jalur yang merupakan bagian dari akses penting Trans Sulawesi tersebut.

Personel TRC-PB Regu 3 BPBD Kota Parepare bekerja sama dengan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satlantas Polres Parepare, serta warga sekitar untuk memotong dan memindahkan batang pohon dari badan jalan.

“Iya, tadi cukup lengkap. Ada Damkar dan lantas juga. Karena memang macet, jadi kami minta bantuan lantas,” katanya.

Evakuasi Selesai dalam 30 Menit

Rasdi menjelaskan, proses evakuasi pohon tumbang yang sempat menimpa kendaraan tersebut berlangsung sekitar 30 menit.

Berkat koordinasi cepat antarinstansi, seluruh material pohon berhasil disingkirkan dari lokasi sehingga arus kendaraan kembali bergerak normal.

“Waktu evakuasi sekitar 30 menit. Tapi Alhamdulillah sudah normal lalu lintas, sudah dievakuasi semua,” ungkapnya.

Saat ini kondisi Jalan Jenderal Ahmad Yani KM 6 telah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dari kedua arah.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan gerobak usaha warga, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kerugian yang dialami pemilik mobil dan gerobak masih dalam proses pendataan.

“Tidak ada korban jiwa. Kalau kerugiannya masih dihitung,” jelas Rasdi.

Sementara itu, salah seorang warga setempat bernama Taufik mengaku angin bertiup cukup kencang sebelum pohon tersebut roboh.

“Memang kencang angin. Langsung seppo’ (jatuh) saja, saya keluar ada mobil yang kena,” tuturnya.

Waspada Cuaca Ekstrem

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu. Pohon-pohon berusia tua dan berukuran besar di sekitar permukiman maupun jalan poros menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian khusus untuk mencegah kejadian serupa.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus melakukan pemantauan serta pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang.

Sebelumnya, InteraksiNews juga memberitakan gangguan distribusi air PDAM yang berdampak pada sejumlah wilayah di Parepare serta patroli udara yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare bersama aparat keamanan untuk menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat, yang menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di daerah.

No posts found


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait