JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Barru terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dengan menjalin koordinasi intensif bersama pemerintah pusat. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui audiensi dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si, yang didampingi sejumlah pejabat teknis dari Pemerintah Kabupaten Barru.
Turut hadir dalam rombongan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Kawasan Permukiman (PUTR Perkim) Barru, Indrajaya A. Djamro, ST., MT, Kepala Bidang Bina Marga Runny Dwi Wahyuni ST MT, serta Staf Fungsional Jalan Bina Marga Muh Idhan Halik.
Audiensi yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu dilaksanakan di dua unit kerja utama Kementerian PUPR, yakni Direktorat Jenderal Bina Marga serta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA).
Bahas Dukungan Jalan dan Jembatan
Pada pertemuan di Direktorat Jenderal Bina Marga, rombongan Pemerintah Kabupaten Barru diterima oleh Ketua Tim Jalan Daerah Ditjen Bina Marga.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Barru menyampaikan sejumlah usulan program pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang diharapkan dapat memperoleh dukungan melalui program pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026.
Selain itu, Pj Sekda Barru juga mengajukan permohonan bantuan hibah alat berat berupa excavator guna mendukung percepatan penanganan infrastruktur di daerah.
Menurut Abubakar, keberadaan alat berat tersebut sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan maupun perbaikan infrastruktur, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Barru.
Koordinasi Program Irigasi dan Pengendalian Air
Selain melakukan audiensi di Direktorat Jenderal Bina Marga, rombongan Pemkab Barru juga melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi di Gedung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR.
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal SDA bersama Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (Bina OP SDA).
Dalam diskusi tersebut, sejumlah rencana pembangunan infrastruktur pengairan dibahas secara mendalam. Program yang diusulkan antara lain pembangunan dan peningkatan irigasi, bendung, serta tanggul di wilayah Kabupaten Barru.
Program tersebut dinilai penting dalam mendukung ketahanan air, peningkatan produktivitas sektor pertanian, serta perlindungan wilayah dari potensi bencana banjir.
Perkuat Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat
Pj Sekda Barru Abubakar menegaskan bahwa komunikasi aktif dengan kementerian teknis di tingkat pusat menjadi langkah penting dalam memastikan kebutuhan pembangunan daerah dapat masuk dalam agenda pembangunan nasional.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.
“Melalui audiensi ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Pemerintah Pusat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Kabupaten Barru,” ujar Abubakar.
Ia juga berharap sejumlah usulan yang disampaikan dapat menjadi bagian dari program prioritas pembangunan Kementerian PUPR pada tahun anggaran 2026.
Jika dukungan tersebut terealisasi, pembangunan jalan, jembatan, serta infrastruktur pengairan di Kabupaten Barru diyakini akan semakin meningkat dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.













