Sulawesi Selatan

Pemadaman Listrik Sulawesi Selatan, Ini Penjelasan PLN

Interaksinews.id, Sulawesi SelatanPemadaman listrik Sulawesi Selatan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kota Makassar, Senin (31/8/2026). PLN menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan.

PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pengaturan beban untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar Niki Rendra Adisetiawan mengatakan pemeliharaan infrastruktur berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah.

“Sedang dilakukan pemeliharaan pada infrastruktur ketenagalistrikan yang berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah,” kata Niki dalam keterangannya, Senin (31/8).

Kondisi tersebut membuat sejumlah pelanggan mengalami gangguan pasokan listrik. PLN kemudian melakukan pengaturan beban sebagai langkah untuk menjaga sistem tetap stabil selama proses pemeliharaan berlangsung.

Pemadaman Listrik Sulawesi Selatan Berkaitan dengan Pemeliharaan

PLN menjelaskan bahwa pemadaman listrik Sulawesi Selatan bukan terjadi tanpa sebab. Gangguan pasokan tersebut berkaitan dengan pekerjaan pemeliharaan pada infrastruktur ketenagalistrikan.

Pemeliharaan menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan sistem listrik. Melalui kegiatan tersebut, PLN dapat melakukan pengecekan dan penanganan terhadap infrastruktur yang mendukung distribusi listrik kepada masyarakat.

Selain pemeliharaan, PLN juga melakukan pengaturan beban listrik. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan sistem agar pasokan listrik tetap dapat dikelola sesuai kondisi jaringan.

Sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan terdampak kondisi tersebut. Kota Makassar menjadi salah satu wilayah yang mengalami pemadaman dalam proses pengaturan beban dan pemeliharaan infrastruktur.

PLN menyatakan pekerjaan tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Perusahaan juga terus memantau kondisi jaringan selama proses berlangsung.

PLN Perkirakan Pemadaman Berlangsung Sekitar Dua Jam

PLN memperkirakan pengaturan beban berlangsung sekitar dua jam. Namun, durasi tersebut tidak bersifat mutlak karena pelaksanaannya menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Niki mengatakan penyesuaian waktu diperlukan karena proses pemeliharaan bergantung pada kondisi infrastruktur dan sistem kelistrikan.

“Untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan, PLN melakukan pengaturan beban dengan estimasi durasi sekitar dua jam, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Dengan demikian, masyarakat di wilayah terdampak perlu memahami bahwa waktu pemulihan dapat berubah. PLN akan menyesuaikan proses pemulihan berdasarkan kondisi jaringan dan perkembangan pekerjaan di lapangan.

Estimasi dua jam menjadi gambaran waktu pengaturan beban, bukan kepastian bahwa seluruh wilayah akan mengalami pemadaman dengan durasi yang sama.

Karena itu, pelanggan yang terdampak diimbau tetap memperhatikan informasi resmi PLN. Masyarakat juga dapat melakukan persiapan selama proses pemeliharaan berlangsung.

PLN Percepat Pemulihan Pasokan Listrik

Di tengah proses pemeliharaan, PLN menyatakan terus melakukan langkah percepatan untuk mengembalikan pasokan listrik kepada pelanggan.

Tim teknis PLN bekerja untuk memastikan proses pemulihan dapat berlangsung secepat mungkin. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap mempertimbangkan keamanan dan kestabilan sistem kelistrikan.

Niki menegaskan bahwa pemulihan pasokan menjadi perhatian PLN selama proses pengaturan beban berlangsung.

“Tim PLN terus melakukan upaya percepatan agar pasokan listrik dapat segera kembali normal,” katanya.

PLN juga menilai pemeliharaan dan pengaturan beban memiliki peran penting dalam menjaga keandalan jaringan. Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga sistem kelistrikan agar tetap stabil dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Dengan pemeliharaan yang dilakukan secara berkala, PLN dapat mengantisipasi potensi gangguan pada infrastruktur. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan keandalan pasokan listrik.

Pemadaman Listrik Sulawesi Selatan Diharapkan Segera Berakhir

Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan dapat memahami proses pemeliharaan yang sedang dilakukan PLN. Gangguan pasokan listrik selama pekerjaan berlangsung menjadi konsekuensi dari proses pengaturan sistem dan pemeliharaan infrastruktur.

PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang muncul akibat kondisi tersebut.

“PLN mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan terima kasih atas pengertian serta kesabarannya,” ucap Niki.

PLN UID Sulselrabar juga mengimbau masyarakat agar tetap bersabar selama proses pemeliharaan dan pengaturan beban berlangsung.

Masyarakat di wilayah terdampak dapat menggunakan waktu pemadaman untuk melakukan persiapan terhadap kebutuhan yang bergantung pada pasokan listrik. Peralatan elektronik juga sebaiknya digunakan kembali setelah aliran listrik dinyatakan normal dan stabil.

Pemeliharaan untuk Menjaga Keandalan Sistem Kelistrikan

Pemeliharaan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan sistem kelistrikan. Infrastruktur yang terawat membantu mendukung distribusi listrik kepada masyarakat secara lebih andal.

Dalam kondisi tertentu, PLN perlu melakukan pengaturan beban untuk menjaga keseimbangan sistem. Langkah tersebut dilakukan agar kestabilan jaringan tetap terjaga selama pekerjaan berlangsung.

Bagi masyarakat, pemadaman tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, PLN menyatakan proses pemeliharaan tersebut diperlukan untuk mendukung keandalan sistem dalam jangka panjang.

PLN UID Sulselrabar meminta masyarakat memahami kondisi yang terjadi selama pekerjaan berlangsung. Perusahaan juga berkomitmen mempercepat pemulihan setelah pekerjaan dan pengaturan beban selesai.

Dengan demikian, pemadaman listrik Sulawesi Selatan yang terjadi pada sejumlah wilayah pada Senin (31/8/2026) berkaitan dengan pemeliharaan infrastruktur dan pengaturan beban.

PLN memperkirakan proses tersebut berlangsung sekitar dua jam. Namun, waktu pemulihan tetap dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.

PLN memastikan tim terus bekerja untuk mengembalikan pasokan listrik secepat mungkin. Masyarakat pun diimbau tetap mengikuti informasi resmi dan bersabar hingga kondisi kelistrikan kembali normal.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait