Headline

Pemkot Parepare Gencarkan Pembersihan Sungai untuk Wujudkan Parepare Bebas Banjir

PAREPARE, Interaksinews.id – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Parepare Bebas Banjir.

Salah satu langkah konkret adalah pelaksanaan pembersihan sungai secara menyeluruh yang telah dimulai sejak 24 September 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari visi dan misi Wali Kota Parepare periode 2025–2030, yang menekankan pentingnya penataan ruang dan pengelolaan lingkungan sebagai upaya pencegahan banjir.

Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, saat meninjau langsung lokasi pembersihan, menegaskan pentingnya percepatan pekerjaan menjelang musim hujan.

“Untuk mempercepat pelaksanaan hingga ke hilir sungai, perlu dilakukan penambahan armada excavator agar pembersihan berjalan maksimal,” ujar Tasming.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas PUPR Parepare, Budi Rusdi, menambah satu unit excavator di Segmen 2 (Tegal). “Kami bergerak cepat sesuai instruksi Wali Kota. Penambahan armada penting agar target tercapai sebelum curah hujan meningkat,” katanya.

Hingga kini, pembersihan mencakup 2.259 meter di Segmen 1 dan 1.150 meter di Segmen 2 dari total panjang sungai 8.830 meter. Kegiatan dilakukan dari Hulu Sungai Jawi-Jawi hingga Hilir Sungai Karajae untuk memastikan aliran air lancar dan bebas sumbatan.

Selain pengerukan endapan dan sampah, pembersihan juga meliputi penataan bantaran sungai agar lingkungan sekitar lebih bersih dan tertib. Pemerintah mengajak masyarakat sekitar sungai untuk tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan.

“Upaya ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat. Kami berharap dukungan bersama agar Parepare benar-benar bebas banjir,” tambah Budi Rusdi.

Dinas PUPR berkomitmen menjadikan program pembersihan sungai sebagai agenda rutin tahunan, guna mencegah potensi banjir dan menciptakan lingkungan yang bersih serta sehat di Kota Parepare. (*)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait