Olahraga

Parepare Jadi Pusat Pelatnas Sepak Takraw Indonesia untuk Asian Games 2026

Interaksinews.id, PareparePengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) resmi menetapkan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, sebagai pusat Pelatnas Sepak Takraw Parepare untuk persiapan menghadapi Asian Games 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang.

Keputusan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Parepare. Sebab, kota yang dikenal sebagai Kota Cinta itu dipercaya menjadi markas latihan atlet-atlet terbaik sepak takraw Indonesia sebelum tampil di ajang olahraga terbesar se-Asia.

Pembukaan Pelatnas dihadiri Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Ketua Umum PB PSTI Prof Surianto, Sekretaris Jenderal PB PSTI Prof Nukhrawi Nawir, serta puluhan atlet dan pelatih tim nasional.

Para atlet tampak mengenakan jersey putih berlambang Garuda dan mengikuti acara dengan penuh semangat. Pelatnas akan dipusatkan di GOR Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, sekitar lima kilometer dari pusat Kota Parepare.

PB PSTI Pilih Parepare Setelah Pertimbangan Matang

Ketua Umum PB PSTI, Prof Surianto, menjelaskan bahwa pemilihan Parepare dilakukan setelah melalui pertimbangan matang dan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Parepare.

Menurutnya, banyak daerah lain, terutama di Pulau Jawa, yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Pelatnas karena nilai strategis persiapan Asian Games sangat besar.

“Baru dua hari lalu saya memberikan jawaban bahwa Pelatnas harus diadakan di Parepare. Jujur, banyak sekali daerah yang meminta, terutama di Jawa, karena nilai strategis dari Pelatnas Asian Games ini luar biasa,” ujar Surianto.

Ia mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Parepare dalam menyediakan fasilitas olahraga yang dibutuhkan tim nasional.

“Alhamdulillah, saya video call dengan Pak Wali, meminta izin agar kami diberikan fasilitas GOR untuk Pelatnas, dan langsung direspons dengan sangat baik,” katanya.

Surianto menilai dukungan tersebut menunjukkan komitmen Parepare dalam memajukan olahraga nasional dan memperkuat tradisi prestasi sepak takraw Indonesia.

Pelatnas Sepak Takraw Parepare Diikuti Atlet Terbaik Indonesia

Pelatnas kali ini diikuti atlet dan pelatih terbaik hasil seleksi nasional yang sangat ketat. Dari hampir 300 pendaftar dari seluruh Indonesia, PB PSTI menyaring 30 atlet terbaik yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri.

Namun, untuk program Training Center menuju Asian Games 2026, PB PSTI menetapkan 18 atlet inti yang terdiri atas sembilan atlet putra dan sembilan atlet putri.

“Mereka adalah pilihan yang sudah melalui proses seleksi. Dari hampir 300 orang se-Indonesia, kini tersaring 30 atlet terbaik. Untuk TC Asian Games, kami pilih 18 atlet inti,” jelas Surianto.

Atlet-atlet tersebut berasal dari berbagai daerah, antara lain:

Selain atlet, PB PSTI juga menyeleksi pelatih secara nasional untuk memastikan kualitas program latihan selama dua bulan penuh.

Target Medali di Asian Games 2026

Program Pelatnas dan Training Center akan berlangsung mulai 12 Juli hingga 12 September 2026 di GOR Gelora Mandiri Parepare.

Tim pelatih yang dipimpin Abd Gani, Andi Nur Alim Kaba, dan Ramli akan menyusun program latihan komprehensif sesuai revisi nomor pertandingan Asian Games 2026.

PB PSTI menargetkan tim nasional mampu membawa pulang medali dari Jepang, meskipun persaingan diprediksi sangat ketat.

“Target kita adalah mendapatkan medali. Kita belum bisa memastikan apakah perunggu, perak, atau emas karena negara-negara seperti Vietnam, Jepang, India, dan Korea Selatan juga sangat kuat,” ujar Surianto.

Parepare Punya Rekam Jejak Prestasi Sepak Takraw

Surianto mengingatkan bahwa Parepare bukan kota baru dalam dunia sepak takraw nasional. Sebelumnya, Parepare sukses menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sepak takraw yang diikuti 38 provinsi.

Selain itu, tim nasional Indonesia juga pernah meraih medali emas pada kejuaraan dunia di China dengan dukungan atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan.

“Kita akan membawa harum nama Indonesia di kancah internasional lagi di Asian Games 2026,” tegasnya.

Wali Kota Parepare Siapkan Fasilitas Terbaik

Wali Kota Parepare Tasming Hamid menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan PB PSTI kepada daerahnya.

“Saya bangga dan berterima kasih kepada Ketum PSTI yang memilih Parepare sebagai lokasi Pelatnas. Ini sejarah bagi Kota Parepare,” ujar Tasming.

Pemerintah Kota Parepare, lanjut Tasming, akan menyiapkan fasilitas terbaik agar atlet dan pelatih dapat menjalani latihan dengan nyaman dan aman.

“Selamat datang di Kota Cinta. Kami pastikan kalian aman di sini dan dapat fokus berlatih untuk mengharumkan nama Indonesia,” katanya.

Pelatnas Jadi Momentum Promosi Kota Parepare

Selain sebagai pusat persiapan Asian Games, keberadaan Pelatnas juga menjadi momentum promosi Kota Parepare di tingkat nasional.

Selama dua bulan pelatihan, atlet, pelatih, dan ofisial dari berbagai provinsi akan mengenal lebih dekat potensi Parepare, mulai dari fasilitas olahraga, kuliner, hingga destinasi wisatanya.

PB PSTI berharap suasana kota yang kondusif dapat membantu atlet meningkatkan fokus dan performa selama menjalani program latihan intensif.

Penetapan Pelatnas Sepak Takraw Parepare sebagai pusat latihan tim nasional Indonesia untuk Asian Games 2026 menjadi pencapaian penting bagi Kota Parepare. Dukungan cepat Pemerintah Kota, fasilitas GOR Gelora Mandiri, serta pengalaman Parepare dalam menyelenggarakan event sepak takraw nasional menjadi faktor utama pemilihan lokasi.

Dengan persiapan yang matang dan kehadiran atlet-atlet terbaik Indonesia, Pelatnas di Parepare diharapkan mampu melahirkan performa maksimal sehingga tim nasional sepak takraw dapat meraih medali dan kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang Asian Games 2026.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait