Sulawesi Selatan

Peduli Duafa, Shinto Silitonga Kunjungi Tanggeng Dg Boli

InteraksiNews.com, Gowa – Setelah menempuh jarak sekitar satu kilometer dan melalui areal persawahan, Kapolres Kabupaten Gowa AKBP Shinto Silitonga, tiba Dusun Manyampa, Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Sabtu (15/9). Rumah Tanggeng Dg Boli, warga yang hidup sebatang kara dan mengalami kebutaan sejak lahir, menjadi tujuan orang nomor satu di jajaran Polres Gowa tersebut.

Shinto mengatakan, kunjungan ke gubuk yang dihuni pria usia 70 tersebut, adalah wujud pedulian sekaligus untuk memastikan, jika bantuan yang disalurkan pihaknya, diterima langsung oleh yang bersangkutan. “Beliau (Tanggeng Dg Boli) mandiri. Karena tetap berjuang bertahan hidup meski dalam kondisi serba terbatas,” jelasnya.

Setibanya di kediaman Dg Boli, Kapolres menyerahkan bantuan, diantaranya beras yang dipukulnya sendiri selama perjalanan. Dan sebagai bentuk penyemangat, bahkan tanpa risih sedikitpun, Shinto menikmati nasi dalam bungkusan yang sama dengan Dg Boli. Sesekali, Shinto menyuapi lelaki paruh baya tersebut.

Dalam kesehariannya, kata Shinto, Dg Boli dapat bertahan hidup dari hasil upahnya menjaga sawah dan mengembala sapi milik warga setempat. Dengan menggunakan instingnnya, kata Shinto, Dg Boli mampu bekerja layaknya orang normal. “Setiap hari, Dg Boli berjalan tanpa menggunakan alas kaki. Dan itu cara beliau melihat. Menggunakan rasa,” jelasnya.

Shinto berharap, kunjungan tersebut diharapkan bisa memberikan dorongan semangat tersendiri bagi Dg Boli untuk terus melanjutkan hidup dengan penuh semangat. “Pangkat dan jabatan tidak menjadi alasan membatasi diri untuk selalu merangkul setiap orang. Utamanya orang-orang yang membutuhkan uluran tangan dari kita,” ujarnya.

Sementara Dg Boli mengaku terharu, karena selain mendapat kunjungan, juga menerima bantuan dari Kapolres Gowa beserta jajarannya. “Terimakasih komandan,” katanya.

(En/AkarBerita)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait