Interaksinews.id, Makassar — KKN Unhas Parepare kembali menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengabdi kepada masyarakat. Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116, mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang akan ditempatkan di Kota Parepare mendapatkan pembekalan khusus guna memahami berbagai tantangan sosial yang ada di daerah tersebut.
Pembekalan yang digelar Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin berlangsung di Auditorium Prof drg HM Hatta Hasan Sulle SpBM PhD, Senin (22/6). Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka SSTP MSi sebagai narasumber utama.
Dalam kesempatan tersebut, Hamka menegaskan bahwa KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.
“Jangan jadikan KKN sekadar kewajiban kampus. Berbaurlah dengan masyarakat, bangun kebiasaan-kebiasaan baik, dan tinggalkan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Hamka.
KKN Unhas Parepare Diharapkan Menjawab Tantangan Sosial
Pemerintah Kota Parepare menaruh harapan besar terhadap kehadiran mahasiswa KKN Gelombang 116. Pasalnya, berbagai persoalan sosial masih memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa.
Dalam pemaparannya, Hamka menjelaskan sejumlah isu strategis yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah, antara lain:
- Penanganan stunting
- Pengelolaan sampah perkotaan
- Penataan permukiman
- Pendataan warga penerima bantuan sosial
- Pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan
Menurut Hamka, keterlibatan mahasiswa dalam program-program berbasis masyarakat dapat membantu meningkatkan kesadaran publik terhadap berbagai persoalan tersebut.
Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan gagasan kreatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan pendekatan yang tepat, program kerja KKN dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan meskipun masa pengabdian telah berakhir.
Sekda Parepare Tekankan Pentingnya Adaptasi dengan Warga
Meski Kota Parepare hanya memiliki empat kecamatan dan 22 kelurahan, tantangan sosial yang dihadapi masyarakat cukup kompleks. Karena itu, mahasiswa diminta untuk memahami karakteristik wilayah sebelum menjalankan program kerja.
Hamka menilai keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan. Lebih dari itu, keberhasilan ditentukan oleh kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak datang dengan pendekatan yang menggurui. Sebaliknya, mereka harus hadir sebagai mitra masyarakat yang siap mendengar, belajar, dan bersama-sama mencari solusi.
“Datanglah dengan rendah hati. Masyarakat perlu diyakinkan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal-hal sederhana,” katanya.
Pendekatan humanis tersebut dinilai penting karena setiap wilayah memiliki kondisi sosial yang berbeda. Dengan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung, program kerja yang dijalankan akan lebih tepat sasaran.
Peran Mahasiswa dalam Membangun Kesadaran Masyarakat
Kehadiran mahasiswa melalui program KKN Unhas Parepare tidak hanya diharapkan menghasilkan kegiatan seremonial. Pemerintah daerah berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan yang dapat mendorong partisipasi masyarakat.
KKN Unhas Parepare Dorong Solusi Berbasis Masyarakat
Mahasiswa memiliki posisi strategis karena membawa pengetahuan akademik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, berbagai program yang disusun perlu berorientasi pada penyelesaian masalah secara langsung.
Beberapa bidang yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan antara lain:
- Edukasi kesehatan dan pencegahan stunting
- Kampanye pengelolaan sampah rumah tangga
- Literasi digital masyarakat
- Pendampingan administrasi kependudukan
- Pemberdayaan ekonomi keluarga
Melalui program-program tersebut, mahasiswa dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Hamka juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh mahasiswa KKN Gelombang 116 yang akan mengabdi di Parepare. Ia berharap keberadaan mereka dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, sehat, dan produktif.
Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dalam kehidupan masyarakat juga menjadi pengalaman berharga untuk memahami persoalan sosial secara nyata. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan, empati, dan kemampuan problem solving yang dibutuhkan di masa depan.
Program KKN sendiri selama ini menjadi salah satu sarana penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen pembangunan masyarakat. Melalui pengabdian langsung di lapangan, mahasiswa tidak hanya belajar dari teori, tetapi juga memahami dinamika sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
Pelaksanaan KKN Unhas Parepare Gelombang 116 menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui pembekalan khusus yang diberikan oleh Sekda Parepare Amarun Agung Hamka, mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai tantangan sosial yang ada serta menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi warga.
Dengan fokus pada isu stunting, pengelolaan sampah, penataan permukiman, dan pemberdayaan masyarakat, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan Kota Parepare.
No posts found
















