Sulawesi Selatan

Kemarau Panjang, Bendungan Batubassi Maros Mengering

InteraksiNews.com, Maros – Dilanda musim kemarau panjang, debit air di Bendung Batubassi, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros mengalami krisis pasokan air. Hal tersebut diungkapkan Petugas operasi bendung batubassi Syamsuddin.

“Saat ini ketinggian air berada di titik nol dibawah normal, yang menyebabkan ketinggian air minus 56 sentimeter diatas bibir mercu,” ungkapnya, Kamis(19/9)

Kondisi krisis pasokan air ini, lanjut Syamsuddin, sudah terjadi selama 4 bulan terakhir, setelah wilayah maros dilanda musim kemarau.bahkan aliran sungai yang terlihat mengaliri wilayah perkotaan maros juga sudah mengering.

“Dalam keadaan normal, bendung batubassi mampu mengairi lahan pertanian seluas 6.513 hektare dan juga digunakan sebagai penyuplai air untuk perusahaan daerah air minum (PDAM) maros,” ujar petugas operasi bendungan batubassi, balai besar sungai je’ne berang Syamsuddin.

Diketahui bendungan tertua di maros tersebut hingga saat ini telah berusia lebih dari satu abad dan pada kondisi normal memiliki kapasitas 6.000 meter kubik air.

(Achmad)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait