Sulawesi Selatan

Dinas Pendidikan Pinrang Peduli Anak Korban Gempa

InteraksiNews.com, Pinrang – Bencana gempa bumi dan Ttsunami yang terjadi di Palu, Donggala dan Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, menimbulkan korban dan kerugian cukup besar. Warga yang terkena dampak musibah melakukan pengungsian diberbagai daerah. Selain membutuhkan bantuan logistik dan makanan, kebutuhan pendidikan anak usia sekolah pun harus menjadi perhatian.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bertindak cepat karena sejumlah anak harus ditampung disejumlah sekolah baik pada tingkat dasar maupun tingkat menengah pertama.

Kepala Dinas Dikbud Pinrang Andi Rudy Hamid didampingi Kabid Pendidikan Dasar Muzakkir, Kabid Pembinaan Ketenagaan Darmin dan Kabid Pembinaan Kebudayaan Alimin, Rabu (10/10) melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah di Kecamatan Paleteang, guna memantau pelajar korban bencana Sulteng yang dititip. “Sekaligus kita menyerahkan bantuan seragam dan alat sekolah,” katanya.

Pihaknya, kata Rudy, menghimbau para kepala sekolah dan guru, agar memberi perhatian khusus disamping menghilangkan trauma yang dialami juga dapat bersosialisasi dan memberi semangat agar kondisinya bisa lebih baik.

Para Kepala UPTD Pendidikan, tambah Rudy, juga telah dihimbau oleh pihaknya untuk berkoordinasi dengan pihak kecamatan di wilayah masing-masing, guna menfasilitasi sekolah yang ingin ditempati.

Terpisah, Kabid Pendidikan Dasar Muzakkir mengemukakan, selain Paleteang, pelajar korban bencana Sulteng juga dititip pada sejumlah sekolah lainnya yang tersebar di sejumlah kecamatan. Diantaranya Suppa, Mattirobulu, Mattiro Sompe, Patampanua, Cempa, Tiroang dan Kecamatan Cempa. “Jumlahnya mencapai ratusan pelajar dari tingkat taman kanak-kanan hingga menengah atas.

(Hecha)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait