Pendidikan & TehnologiNasional

CubiTan Inovasi BRIN: Tabung Gas Masa Depan Lebih Ringan dan Aman dari LPG

JAKARTABadan Riset dan Inovasi Nasional mengembangkan teknologi material maju untuk penyimpanan gas metana berbasis Metal-Organic Frameworks (MOF) sebagai alternatif pengganti tabung LPG.

Inovasi tersebut diberi nama CubiTan, yang dikembangkan melalui kolaborasi internasional dengan perusahaan Jepang, yakni Yachiyo Engineering dan Atomis.

Teknologi Baru untuk Energi Nasional

Peneliti Pusat Riset Teknologi Polimer BRIN, Canggih Setya Budi, menjelaskan bahwa CubiTan merupakan sistem penyimpanan gas berbasis teknologi canggih.

“CubiTan merupakan sistem gas berbasis tabung bertekanan tinggi berbahan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) yang dilengkapi adsorben MOF serta sensor dan sistem komunikasi,” jelasnya.

Selain itu, sistem ini dilengkapi sensor temperatur, tekanan, serta teknologi komunikasi nirkabel untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi penggunaan.

Lebih Ringan dan Aman

CubiTan menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan tabung LPG konvensional.

Dari sisi bobot, tabung ini hanya sekitar 11,7 kilogram, jauh lebih ringan dibandingkan tabung LPG yang bisa mencapai 30,5 kilogram.

Selain itu, sistem ini dapat dioperasikan pada tekanan lebih rendah, sehingga meningkatkan aspek keselamatan bagi pengguna.

Tidak hanya itu, teknologi MOF memungkinkan peningkatan kapasitas penyimpanan gas hingga 1,5 hingga 2 kali lipat dibandingkan sistem konvensional.

Tantangan Tekanan Tinggi

Meski demikian, pengembangan CubiTan masih menghadapi sejumlah tantangan teknis.

Saat ini, sistem tersebut masih beroperasi pada tekanan tinggi sekitar 200 bar.

Peneliti terus berupaya menurunkan tekanan operasional menjadi sekitar 80 hingga 60 bar, dengan target akhir mencapai 15 bar, setara dengan kondisi penggunaan LPG di masyarakat.

Infrastruktur dan Biaya

Selain tekanan, tantangan lain terletak pada infrastruktur pengisian gas yang masih membutuhkan tekanan tinggi.

Hal ini membuat penggunaan material seperti CFRP menjadi penting karena mampu menahan tekanan hingga 700 bar, meskipun biaya produksinya relatif tinggi.

Harapan untuk Masa Depan Energi

Ke depan, pengembangan material MOF yang mampu bekerja optimal pada tekanan rendah menjadi fokus utama.

Dengan demikian, CubiTan diharapkan dapat menggunakan tabung yang sudah ada di masyarakat.

“Kami berharap teknologi ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi subsidi LPG, mendukung ketahanan energi nasional, serta menciptakan kemandirian energi ‘gas merah putih’,” ujar Canggih.

Selain itu, inovasi ini juga berpotensi membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis riset dan teknologi.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait