Sulawesi Selatan

BPBD Gowa Akan Gelar Simulasi Vertical Rescue

InteraksiNews.com, Gowa – Dalam rangka hari kesiapsiagaan bencana 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa akan menggelar simulasi vertical rescue, dengan tema Siap untuk selamat, kita jaga alam, alam jaga kita pada Jumat (26/4) mendatang.

Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Gowa, Ikhsan Parawansa saat memimpin rapat persiapan di Kantor BPBD Gowa, Selasa (23/4).

“Kita menindaklanjuti surat edaran dari pusat untuk meluangkan satu hari melakukan latihan kesiapsiagaan bencana secara seretak pada tanggal 26 April, dan kita sendiri akan melakukan simulasi vertical rescue atau penyelematan dari gedung tinggi menggunakan tali,” ungkapnya.

Ikhsan menjelaskan, pelaksanaan vertical rescue tersebut akan melibatkan dari berbagai pihak yang berpengalaman yakni dari SAR, PMI, TNI/Polri, Damkar dan tenaga profesional lainnya.

” Pastinya yang melakukan ini semua adalah orang yang terlatih, dan untuk mengantispasi hal yang tidak diinginkanpun kita sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Syekh Yusuf, ” tambahnya.

Menurut Ikhsan, untuk menyambut peringatan kesiapsiagaan bencana ini, pihaknya telah melaksanakan diklat simulasi water rescue 3 April lalu yang diikuti sebanyak 40 orang potensi SAR Gowa.

Tak hanya itu, dirinya juga telah mengimbau melalui surat edaran ke sekolah-sekolah untuk turut melaksanakan latihan sederhana terkait kebencanaan.

” Kita juga sudah menyurat ke Dinas Pendidikan untuk mengedarkan surat ini ke sekolah-sekolah, agar ikut melaksanakan simulasi bencana di sekolah masing-masing,” jelas Ikhsan.

Olehnya karena itu, Ikhsan berharap, dengan dilaksanakannya rapat ini, semua pihak bisa bekerjasama dalam mensuksekan hari kesiapsiagaan bencana.

Turut hadir dalam rapat persiapan, Perwakilan TNI/Polri, Perwakilan Bappeda, Perwakilan RSUD Syekh Yusuf, Dinas Kesehatan, PMI, Damkar dan Satpol PP.

(Henra)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait