Interaksinews.id, Parepare — Pramuka Parepare mendapat apresiasi dari Wali Kota Parepare Tasming Hamid karena dinilai memiliki kontribusi penting bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Tasming saat menghadiri Temu Akbar Gerakan Pramuka Kota Parepare dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 di Auditorium BJ Habibie, Kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyambutan Kontingen Jambore Nasional 2026. Tasming hadir bersama Wakil Wali Kota Parepare Hermanto Pasennangi.
Tasming yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Parepare menyampaikan apresiasi kepada pengurus, pembina, pelatih, dan para senior yang terus mendampingi generasi muda.
“Di momen Hari Gerakan Pramuka ini, selaku pemerintah kota saya ingin katakan bahwa tentu Pramuka memiliki kontribusi terhadap masyarakat Parepare,” ujar Tasming.
Menurutnya, keikutsertaan peserta Parepare dalam Jambore Nasional 2026 di Cibubur menjadi pengalaman berharga. Para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi juga berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah.
“Terima kasih khususnya kepada ketua-ketua cabang dan seluruh pelatih, para kakak-kakak senior yang telah membawa anak-anak kita sehingga mereka semua bisa bersaing dengan daerah yang lain,” katanya.
Pramuka Parepare Didorong Terus Berkontribusi
Tasming berharap pengalaman mengikuti Jambore Nasional dapat memperluas wawasan dan membentuk karakter generasi muda Parepare.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberangkatan dan pendampingan kontingen Parepare.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan Korwil Pramuka Wilayah Ajatappareng Syahban Sammana yang mewakili Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan.
“Semoga ini jadi penyemangat kita semua. Kami tentu bangga dan berterima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang hadir memberikan semangat bagi Pramuka,” ungkap Syahban.
Amarun Agung Hamka: Efisien Anggaran, Bukan Semangat
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Parepare Amarun Agung Hamka menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh membuat semangat kepramukaan menurun.
Sekretaris Daerah Kota Parepare itu mengatakan, keterbatasan anggaran justru dapat menjadi ruang untuk menerapkan nilai adaptasi dan kreativitas yang diajarkan dalam Pramuka.
“Kita efisienkan anggarannya, bukan semangatnya. Tapi makna dari itu justru inilah salah satu nilai yang diajarkan Pramuka kepada kita yang mampu beradaptasi, berkreasi dalam keterbatasan dan tidak berhenti bergerak hanya karena keadaan,” kata Hamka.
Menurut Hamka, kekuatan Gerakan Pramuka tidak ditentukan oleh kemegahan sebuah kegiatan. Nilai kebersamaan dan pengabdian menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas kepramukaan.
“Sesungguhnya kekuatan Pramuka bukan pada kemegahan acara, tetapi pada kebersamaan, kegotongroyongan, kedisiplinan, persaudaraan dan pengabdian,” ujarnya.
Momentum Hari Pramuka ke-65 tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pembinaan generasi muda di Parepare. Pemerintah daerah dan jajaran Gerakan Pramuka juga diharapkan terus menjaga kegiatan yang mendorong kedisiplinan, kreativitas, kerja sama, serta pengabdian kepada masyarakat.
(MS Journal)













