Pendidikan & TehnologiParepare

Perkuat Peran Pendidikan untuk Parepare, IAIN Parepare dan Tasming Hamid Bangun SDM Berkualitas

Interaksinews.id, Parepare — Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, menegaskan pentingnya peran IAIN Parepare dalam menopang masa depan daerah. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Pembukaan Perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium IAIN Parepare, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor IAIN Parepare bersama jajaran pimpinan, Sekretaris Daerah Kota Parepare, jajaran Forkopimda, pimpinan SKPD, dosen, tenaga kependidikan, anggota Senat, serta ribuan mahasiswa.

Dalam pandangan Pemerintah Kota Parepare, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, IAIN Parepare dipandang sebagai mitra strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing, berintegritas, dan berkarakter.

IAIN Parepare dan Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi

Tasming Hamid mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Menurut dia, kualitas manusia menjadi faktor utama yang menentukan keberlanjutan kemajuan sebuah kota.

Pemerintah Kota Parepare memandang IAIN Parepare sebagai mitra strategis dalam membangun manusia dan masa depan daerah. Sebab, kemajuan sebuah kota pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisiknya, tetapi oleh kualitas manusia yang mengisinya,” tegas Tasming.

Pernyataan tersebut menempatkan pendidikan tinggi sebagai bagian penting dari strategi pembangunan daerah. Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai ruang untuk membentuk karakter dan kepedulian sosial mahasiswa.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dinilai perlu terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pembangunan dengan potensi akademik yang dimiliki institusi pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Pemkot Parepare dan IAIN Parepare menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama itu menjadi salah satu langkah untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Tasming berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada seremoni. Ia ingin kolaborasi menghasilkan berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin membangun ekosistem pendidikan yang semakin kuat, tempat mahasiswa tidak hanya belajar untuk memperoleh ijazah, tetapi ditempa menjadi insan yang mampu berpikir, berkarya, dan memberi solusi,” ujarnya.

Tiga Pilar Pendidikan untuk Masa Depan Parepare

Dalam sambutannya, Tasming juga menyoroti tiga unsur yang menurutnya perlu berjalan beriringan dalam ekosistem pendidikan tinggi. Ketiga unsur tersebut adalah kecerdasan intelektual, nilai spiritual, dan pengabdian sosial.

Menurut Tasming, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Pendidikan juga harus memberikan arah moral sekaligus mendorong lulusan untuk memberikan manfaat kepada lingkungan sekitarnya.

“Di sinilah pendidikan memiliki makna yang sangat fundamental. Ilmu memberikan kecerdasan, iman memberikan arah, dan pengabdian memberikan makna. Ketiganya harus berjalan bersama,” ujar Tasming di hadapan civitas academica IAIN Parepare.

Pandangan tersebut menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih luas. Lembaga pendidikan perlu mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghadapi perubahan sekaligus memahami persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dengan demikian, proses perkuliahan tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik. Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan memiliki integritas, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kepedulian terhadap persoalan sosial.

Kebutuhan tersebut semakin penting di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dan karakter.

IAIN Parepare Dorong Mahasiswa Berpikir dan Berkarya

Tasming memberikan perhatian khusus kepada 6.914 mahasiswa aktif IAIN Parepare. Ia meminta mahasiswa tidak membatasi cita-cita selama mereka membangun impian tersebut dengan ilmu pengetahuan dan tanggung jawab sosial.

“Kepada seluruh mahasiswa IAIN Parepare, saya berpesan: jangan takut bermimpi besar. Tetapi pastikan setiap mimpi dibangun dengan ilmu, setiap langkah dijaga dengan integritas, dan setiap keberhasilan dikembalikan menjadi manfaat bagi sesama,” ucapnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar mahasiswa memandang pendidikan sebagai proses pembentukan diri. Gelar akademik, menurut semangat yang disampaikan Tasming, seharusnya menjadi bagian dari perjalanan untuk menghasilkan karya dan memberikan manfaat.

Mahasiswa juga memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Sebagai kelompok terdidik, mereka dapat berkontribusi melalui gagasan, inovasi, penelitian, kegiatan sosial, maupun berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat menjadi penting. Sinergi tersebut dapat menciptakan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh selama menjalani pendidikan.

Parepare Perkuat Identitas sebagai Kota Pelayanan dan Pendidikan

Tasming juga menyampaikan visi Pemerintah Kota Parepare untuk terus memperkuat posisi daerah sebagai kota pelayanan dan pendidikan.

“Kita ingin Parepare terus tumbuh sebagai kota pelayanan dan pendidikan, kota yang menjadikan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama menuju Kota Terbaik, Sejahtera dan Maju,” tutur Tasming.

Visi tersebut menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dari arah pembangunan Parepare. Dalam konteks itu, keberadaan perguruan tinggi menjadi salah satu aset strategis daerah.

Perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, pemerintah daerah dapat menyediakan ruang kolaborasi dan dukungan kebijakan agar potensi akademik tersebut memberikan manfaat lebih luas.

Kerja sama Pemkot Parepare dan IAIN Parepare melalui MoU menjadi salah satu pijakan untuk membangun hubungan yang lebih terarah. Ke depan, kolaborasi dapat diarahkan pada berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.

Pendekatan tersebut juga dapat memperkuat ekosistem pendidikan di Parepare. Kampus tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari jaringan pembangunan yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan ekosistem yang semakin kuat, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang lebih luas di luar ruang kelas. Mereka dapat berinteraksi langsung dengan persoalan masyarakat sekaligus menguji pengetahuan melalui berbagai kegiatan nyata.

Pendidikan Tinggi dan Tantangan Pembangunan Daerah

Pembangunan sumber daya manusia membutuhkan proses panjang dan konsisten. Karena itu, pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu menjaga kesinambungan kerja sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Tasming menilai keberhasilan pendidikan pada akhirnya tidak hanya dapat diukur melalui jumlah lulusan. Kualitas lulusan dan kontribusinya kepada masyarakat menjadi ukuran yang tidak kalah penting.

Pandangan itu sejalan dengan kebutuhan daerah yang terus berkembang. Parepare membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja secara profesional, memiliki integritas, serta mampu menghasilkan gagasan untuk menjawab berbagai tantangan.

Di sisi lain, perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik yang dapat mendukung pemerintah dalam memahami berbagai persoalan daerah. Penelitian dan kajian akademik dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan publik.

Kolaborasi seperti ini membuka peluang bagi pembangunan yang lebih berbasis pengetahuan. Pemerintah memperoleh dukungan keilmuan, sedangkan perguruan tinggi mendapatkan ruang lebih besar untuk mengimplementasikan hasil pendidikan dan penelitian.

Karena itu, sinergi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah perlu terus dikembangkan secara konkret. Kerja sama tidak hanya penting bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat yang menjadi penerima manfaat pembangunan.

Pesan Tasming: Ilmu Harus Memberi Manfaat

Mengakhiri sambutannya, Tasming menyampaikan apresiasi kepada Rektor IAIN Parepare, Prof. Hj. Darmawati, beserta seluruh civitas academica atas kerja sama yang telah terbangun.

Ia menekankan bahwa pendidikan memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar pencapaian gelar akademik.

“Sebab, pada akhirnya, setinggi apa pun pendidikan seseorang, nilai terbaiknya bukan hanya pada gelar yang disandang, tetapi pada seberapa besar ilmu itu mampu menerangi kehidupan di sekitarnya. Selamat memasuki Tahun Akademik 2026/2027,” tutup Tasming.

Pesan tersebut menjadi penegasan mengenai arah pendidikan yang diharapkan dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Ilmu, integritas, dan pengabdian perlu berjalan bersama agar pendidikan menghasilkan sumber daya manusia yang benar-benar bermanfaat.

Bagi Parepare, penguatan hubungan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membangun masa depan. Dengan kolaborasi yang konsisten, IAIN Parepare dapat terus memainkan peran strategis dalam mencetak generasi yang berkompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi daerah.

Pada akhirnya, pembangunan manusia membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk memastikan pendidikan menjadi kekuatan utama dalam mendorong Parepare tumbuh sebagai kota pelayanan dan pendidikan.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait