DaerahEkonomi & Bisnis

Jelang Idul Adha 2026, Sapi Kurban di Parepare Turun Jadi 900 Ekor, Harga Naik Drastis

PAREPARE, INTERAKSINEWS.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Pertanian, Kelautan dan Peternakan (PKP) Kota Parepare mencatat jumlah sapi kurban sementara mencapai sekitar 900 ekor. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 1.215 ekor.

Baca Juga :  Tasming Hamid Anugerahkan Penghargaan Penulis Inspiratif kepada Nahrul Hayat

Kepala Dinas PKP Parepare, Wildana, mengungkapkan bahwa data tersebut masih bersifat sementara. Pihaknya hingga kini terus melakukan pendataan di lapangan.

“Baru 900 lebih untuk sapi. Tapi ini masih proses pendataan dan kemungkinan akan ada penambahan,” ujar Wildana, Selasa (28/4/2026).

Harga Sapi Kurban Alami Kenaikan Tajam

Selain penurunan jumlah, tren lain yang mencolok adalah kenaikan harga sapi kurban. Harga sapi lokal dengan bobot rendah kini berada di kisaran Rp15 juta per ekor, naik dari sebelumnya Rp12 juta.

Baca Juga :  Dukung Petani Lokal , Pemkot Parepare Siap Luncurkan Pasar Tani

Wildana menjelaskan bahwa kenaikan harga ini bervariasi tergantung jenis dan bobot sapi.

“Tahun lalu rata-rata Rp12 juta, sekarang bisa mencapai Rp15 juta untuk sapi lokal,” jelasnya.

Di sisi lain, para pedagang juga merasakan dampak lonjakan harga tersebut. Seorang pedagang sapi, Andi Once, menyebut harga sapi bahkan telah menyentuh angka Rp17 juta per ekor.

“Harga naik cukup signifikan, dari Rp15 juta sekarang jadi Rp17 juta per ekor,” katanya.

Permintaan Luar Daerah Picu Lonjakan Harga

Menariknya, peningkatan harga tidak hanya dipicu faktor lokal. Permintaan dari luar daerah juga ikut mendorong harga naik. Andi Once mengaku tengah menyiapkan pengiriman sekitar 100 ekor sapi ke Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca Juga :  Tradisi Ramadhan Berbagi di SDN 62 Parepare, Wujud Solidaritas Orang Tua, Guru, dan Murid

Menurutnya, lonjakan harga juga dipengaruhi biaya operasional, khususnya kenaikan harga BBM non-subsidi.

“Biaya transportasi naik karena BBM, jadi harga sapi juga ikut naik,” ungkapnya.

Senada dengan itu, pedagang lain, Hj Jumriah, juga mengonfirmasi kenaikan harga yang cukup tajam menjelang Idul Adha tahun ini.

“Biasanya memang naik jelang lebaran haji, tapi tahun ini kenaikannya lebih tinggi,” ujarnya.

Pemeriksaan Kesehatan Hewan Segera Dilakukan

Sementara itu, Dinas PKP Parepare memastikan akan segera melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Langkah ini penting untuk menjamin kualitas dan kelayakan hewan yang akan disembelih.

Baca Juga :  Dinas PKP Parepare, Perketat Pengawasan Lalu Lintas Ternak

Wildana menyebut jadwal pemeriksaan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Pemeriksaan kesehatan hewan belum selesai dan segera dijadwalkan,” tambahnya.

Dampak Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat

Kondisi ini berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama bagi warga yang ingin berkurban. Kenaikan harga hingga Rp3 juta per ekor tentu menjadi pertimbangan tersendiri.

Baca juga: Untuk melihat sudut pandang lebih mendalam, simak analisis di analisis strategi pengendalian harga sapi kurban Parepare

Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Dengan kondisi stok yang menurun dan harga yang meningkat, masyarakat Parepare dihadapkan pada tantangan baru dalam menyambut Idul Adha 2026. Meski demikian, pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan hewan kurban tetap aman dan layak.

Berita Terkait