DaerahParepare

Tasming Hamid Anugerahkan Penghargaan Penulis Inspiratif kepada Nahrul Hayat

PAREPARE, INTERAKSINEWS.ID – Pemerintah Kota Parepare menganugerahkan Penghargaan Penulis Inspiratif kepada Nahrul Hayat, penulis buku Narasi Ekonomi Baru Parepare: Wisata, Usaha, dan Masa Depan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Parepare Tasming Hamid yang didampingi Wakil Wali Kota Hermanto pada malam puncak peringatan akhir tahun di Lapangan Andi Makkasau, Selasa malam (31/12/2025).

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Parepare atas kontribusi intelektual Nahrul Hayat dalam menghadirkan gagasan strategis mengenai arah pembangunan ekonomi kota.

Buku tersebut dinilai mampu menyajikan perspektif akademik yang tetap membumi serta relevan dengan dinamika pembangunan Kota Parepare ke depan.


Gagasan Ekonomi Berbasis Identitas Pesisir

Melalui karya tersebut, Nahrul Hayat mengangkat narasi pembangunan ekonomi yang berangkat dari identitas Parepare sebagai kota pesisir.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor wisata, pengembangan usaha lokal, serta kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi dalam membangun ekosistem ekonomi kota yang berkelanjutan.

Pemerintah menilai buku tersebut menghadirkan perspektif baru dalam melihat potensi Parepare secara lebih komprehensif.

Selain itu, gagasan yang tertuang di dalamnya dinilai mampu mendorong integrasi antara sektor pariwisata, pelaku usaha lokal, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi daerah.

Melalui pendekatan tersebut, diharapkan pembangunan ekonomi Parepare dapat berjalan secara inklusif serta berorientasi pada masa depan.


Tasming Hamid: Pembangunan Kota Butuh Gagasan Visioner

Wali Kota Parepare Tasming Hamid menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada proyek fisik maupun pengelolaan anggaran.

Menurutnya, pembangunan juga membutuhkan ruang bagi ide-ide baru, refleksi kritis, serta keberanian untuk berpikir visioner.

Tasming menilai buku karya Nahrul Hayat menjadi salah satu referensi penting dalam memahami potensi Parepare secara lebih utuh.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kota modern yang berkelanjutan.

“Pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur dan program, tetapi juga membutuhkan gagasan yang mampu membuka perspektif baru dalam melihat potensi daerah,” ujar Tasming.


Pengetahuan dan Kolaborasi untuk Masa Depan Parepare

Sementara itu, Nahrul Hayat menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya dari Pemerintah Kota Parepare.

Ia menjelaskan bahwa buku tersebut lahir dari proses pembacaan kolektif terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat Parepare.

Menurutnya, karya tersebut tidak hanya memuat gagasan, tetapi juga menjadi ruang dialog antara masyarakat, pelaku usaha, komunitas, serta para pemangku kebijakan.

Ia menilai masa depan Parepare harus dibangun dengan berpijak pada identitas lokal, didukung data yang akurat, serta kepercayaan publik yang tumbuh melalui partisipasi bersama.

Nahrul berharap gagasan yang dituangkan dalam buku tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mendorong Parepare menjadi kota yang maju, sejahtera, dan memiliki daya saing.

Ia juga menilai pentingnya memperkuat literasi pengetahuan serta tradisi berpikir kritis agar pembangunan kota tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memiliki arah nilai dan visi jangka panjang.


Komitmen Pemkot Bangun Ekosistem Literasi

Penghargaan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam membangun ekosistem literasi, inovasi kebijakan, serta budaya intelektual di tengah masyarakat.

Malam penganugerahan yang berlangsung pada momentum pergantian tahun itu juga disambut antusias oleh masyarakat yang hadir di Lapangan Andi Makkasau.

Momentum tersebut dipandang sebagai penguat semangat kolaborasi antara pemerintah dan komunitas pengetahuan dalam memajukan Parepare di masa depan.

Dengan demikian, perayaan akhir tahun tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bahwa gagasan dan karya intelektual memiliki peran penting dalam perjalanan pembangunan kota.

Berita Terkait