Sulawesi SelatanEkonomi & Bisnis

Ramadan Fair Parepare 2026 Diserbu UMKM, 90 Tenant Hampir Penuh

PAREPARE – Gelaran Ramadan Fair Parepare 2026 yang diinisiasi oleh Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Parepare mendapat sambutan luar biasa dari pelaku usaha dan masyarakat. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah tenant yang hampir seluruhnya terisi menjelang pembukaan kegiatan.

Panitia menyediakan sebanyak 90 tenant untuk pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Namun hingga awal Ramadan, hanya tersisa sekitar 20 tenant yang belum terisi.

Ketua Panitia Ramadan Fair Parepare 2026, Jean Ahmad Rifai, mengatakan bahwa tingginya minat pelaku usaha menunjukkan event ini memiliki daya tarik kuat sebagai pusat aktivitas ekonomi Ramadan.

“Kami menyiapkan sekitar 90 tenant. Hingga awal Ramadan, tersisa sekitar 20 tenant. Kami optimistis sebelum pembukaan seluruh tenant akan terisi penuh. Apalagi Ramadan merupakan momentum yang selalu ramai pengunjung setiap malam,” ujarnya.

Ramadan Fair Parepare 2026 dijadwalkan berlangsung selama 20 hari, mulai 24 Februari hingga 15 Maret 2026. Event ini menjadi salah satu agenda tahunan yang dinanti masyarakat sebagai pusat kuliner, hiburan, dan kegiatan religi selama bulan Ramadan.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai jenis kuliner khas berbuka puasa yang disajikan oleh pelaku UMKM lokal. Mulai dari makanan tradisional, minuman segar, hingga berbagai produk kreatif lainnya.


Selain bazar kuliner, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan bernuansa Islami untuk menyemarakkan Ramadan Fair tahun ini. Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain lomba busana muslim, lomba mengaji, musik patrol, serta pameran otomotif.

Kehadiran berbagai lomba tersebut diharapkan dapat menambah daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung, sekaligus memperkuat nuansa religius selama bulan suci Ramadan.

Jean menjelaskan, Ramadan Fair tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.

“Event ini bukan sekadar hiburan Ramadan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Keberadaan Ramadan Fair juga memberikan dampak ekonomi positif, terutama dalam meningkatkan pendapatan pelaku usaha serta menggerakkan sektor ekonomi lokal.

Dengan konsep yang lebih variatif dan meriah, Ramadan Fair Parepare 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat selama bulan Ramadan.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat peran Parepare sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan kegiatan masyarakat di wilayah Ajatappareng.

Ramadan Fair Parepare menjadi bukti nyata bahwa momentum Ramadan tidak hanya menghadirkan nilai spiritual, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang luas bagi masyarakat.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait