Ekonomi & Bisnis

Dukung Parepare Smart City, Pemkot Siapkan Infrastruktur Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan

Interaksinews.id, Parepare — Pemerintah Kota Parepare menjalin kerja sama dengan PT Japri Pay Nusantara untuk mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik Parepare melalui penyediaan stasiun pengisian daya (charging station) dan stasiun penukaran baterai (battery swap station) V-Green.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di Makassar, Selasa (13/10/2026). Kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan Barang Milik Daerah (BMD) untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik dan konsep kota cerdas (smart city).

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan mendukung kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini juga bersinergi dengan kebijakan pemerintah pusat. Penggunaan kendaraan listrik akan semakin meningkat sesuai dengan perkembangan zaman. Di negara lain, kendaraan listrik sudah lebih dahulu digunakan. Namun, tidak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu yang baik,” kata Tasming.

Penyediaan charging station dan battery swap station diharapkan mempermudah masyarakat mengakses layanan kendaraan listrik. Kedua fasilitas tersebut memiliki fungsi berbeda, yakni pengisian daya baterai dan penukaran baterai yang kompatibel.

Namun, realisasi pembangunan masih memerlukan tindak lanjut, termasuk penentuan lokasi, kesiapan teknis, dan pengaturan pemanfaatan aset daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Tasming juga membuka peluang penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas Pemerintah Kota Parepare. Menurutnya, langkah tersebut dapat mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

“Namun, tentu tetap menyelaraskan dengan aturan yang berlaku. Dengan penggunaan kendaraan listrik, paling tidak kita bisa menghemat penggunaan BBM. Ini juga sejalan dengan semangat pemerintah pusat dalam melakukan efisiensi,” ujarnya.

Penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan membutuhkan perencanaan yang matang. Selain biaya pengadaan dan pemeliharaan, ketersediaan fasilitas pengisian daya juga menjadi pertimbangan penting.

Direktur Utama PT Japri Pay Nusantara, Wandy Roesandy, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk mendukung visi Parepare sebagai kota cerdas dan mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan.

“Kami berharap kolaborasi ini berjalan lancar, membawa banyak manfaat serta keberkahan bagi kita, khususnya masyarakat Kota Parepare,” ujar Wandy.

Kerja sama pemerintah daerah dan pihak swasta diharapkan memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Parepare. Meski demikian, keberhasilannya bergantung pada realisasi fasilitas, kepastian operasional, serta kemudahan akses bagi masyarakat.

Pengembangan infrastruktur juga perlu memperhatikan keselamatan, pasokan listrik, pemeliharaan, dan keberlanjutan layanan. Dengan perencanaan yang tepat, fasilitas tersebut berpotensi mendukung pilihan transportasi yang lebih efisien.

Kerja sama Pemkot Parepare dan PT Japri Pay Nusantara menjadi langkah awal dalam mendukung transisi menuju transportasi berbasis listrik. Namun, dampak program baru dapat dinilai setelah fasilitas tersedia dan beroperasi.

Informasi mengenai lokasi pemasangan, jumlah fasilitas, jadwal pembangunan, dan target operasional masih perlu diperjelas pada tahap selanjutnya.

Pemkot Parepare diharapkan memastikan pelaksanaan kerja sama berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan begitu, pengembangan kendaraan listrik dapat menjadi bagian dari upaya membangun kota cerdas sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait