Interaksinews.id, Parepare — Kebakaran di Parepare menghanguskan dua rumah warga di Jalan Syamsul Bahri, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 11.20 Wita. Api diduga berasal dari aksi anak-anak yang bermain api di dalam kamar salah satu rumah yang sedang direnovasi.
Baca Juga : Lutfie Natsir Pimpin Upacara HUT Damkar ke-99 Tahun
Kobaran api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah yang tengah dalam proses pengerjaan. Dalam waktu singkat, api membesar dan merembet ke rumah di sebelahnya akibat cuaca panas dan embusan angin yang cukup kencang.
Salah seorang saksi mata di lokasi, Sarifuddin, mengatakan para pekerja awalnya tidak menyadari munculnya api karena titik awal kebakaran berada di bagian belakang rumah.
“Awal mulanya itu rumah dikerja, yang punya rumah ini, cucunya itu yang membakar atau bermain api,” ujar Sarifuddin saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut dia, para pekerja baru mengetahui adanya kebakaran ketika kobaran api sudah membesar dan sulit dikendalikan.
“Itu dia lihat setelah kebakaran sudah besar api, tidak bisa kendalikan begitu,” ungkapnya.
Kebakaran di Parepare Berasal dari Rumah yang Sedang Direnovasi
Sarifuddin menjelaskan rumah yang menjadi titik awal kebakaran memang sedang dalam tahap perbaikan. Kondisi bangunan yang masih dalam pengerjaan membuat api dengan cepat menjalar ke bagian lain rumah.
“Iya, di sini rumah lagi dikerjai. Yang rumah di sini mulai api,” katanya.
Kebakaran kemudian merembet ke rumah yang berada tepat di sampingnya. Akibatnya, total dua rumah terdampak dalam insiden tersebut.
“Ada dua rumah ini. Ada penghuninya, baru yang sementara dikerja juga ini rumah,” tambah Sarifuddin.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian material maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga : Kota Parepare: Sejarah, Potensi, Wisata, Ekonomi, dan Perkembangannya
Damkar dan BPBD Parepare Masih Berjibaku
Petugas pemadam kebakaran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Parepare langsung dikerahkan ke lokasi begitu menerima laporan warga. Sejumlah armada damkar dan mobil tangki BPBD tampak bolak-balik menyuplai air untuk memadamkan api.
Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena api sudah terlanjur membesar saat petugas tiba di lokasi. Selain itu, angin kencang membuat bara api mudah berpindah ke bagian bangunan lain.
Warga sekitar juga membantu proses evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari rumah yang terdampak.
Baca Juga : Sosialisasi MPM Digencarkan Pada 22 Kelurahan di Parepare
Penyebab Kebakaran Diduga karena Anak Bermain Api
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh anak-anak yang bermain api di dalam kamar rumah yang sedang direnovasi. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk mengawasi aktivitas anak, terutama ketika berada di dekat sumber api atau bahan yang mudah terbakar.
Pakar keselamatan kebakaran Kota Parepare menilai pengawasan orang dewasa sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa. Anak-anak umumnya belum memahami risiko besar dari permainan yang melibatkan api.
Baca Juga : Kebakaran Hebat di Parepare, Rumah Warga di Bacukiki Ludes Saat Penghuni Sedang Mandi
Langkah Pencegahan Kebakaran di Rumah
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah kebakaran antara lain:
- Jauhkan korek api dan bahan mudah terbakar dari jangkauan anak.
- Awasi anak saat berada di area renovasi atau dapur.
- Pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.
- Sediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah.
- Segera laporkan jika terlihat asap atau percikan api yang mencurigakan.
Kawasan permukiman padat seperti di Kecamatan Ujung memiliki risiko kebakaran yang cukup tinggi karena jarak antarbangunan relatif berdekatan. Karena itu, kewaspadaan warga menjadi faktor penting untuk mencegah api merembet ke rumah lain.
Baca Juga : Gadis di Parepare Lompat ke Laut Usai Mengaku Dipanggil Mendiang Nenek
Peristiwa kebakaran di Parepare yang menghanguskan dua rumah di Kelurahan Labukkang diduga dipicu oleh anak-anak yang bermain api di dalam kamar rumah yang sedang direnovasi. Kobaran api cepat membesar karena angin kencang dan merembet ke rumah di sebelahnya. Petugas damkar dan BPBD Parepare masih berjibaku melakukan pemadaman serta memastikan api benar-benar terkendali.
















