Polres Parepare

AKP Sukri Abdullah Turun Pantau Pohon Tumbang yang Tutup Jalan Ambo Matti

Interaksinews.id, PareparePohon tumbang di Parepare menutup badan Jalan Ambo Matti, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (16/9/2026) siang. Batang pohon yang melintang sempat menghambat arus kendaraan dan mengganggu akses pengguna jalan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, pohon yang roboh turut berdampak pada fasilitas penerangan di sekitar lokasi.

Informasi kejadian diketahui setelah seorang warga bernama Sahid (49) melihat batang pohon telah melintang di badan jalan ketika hendak melintas. Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian warga dan segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Pohon Tumbang di Parepare Hambat Arus Kendaraan

Batang pohon yang jatuh menutupi sebagian badan Jalan Ambo Matti sehingga kendaraan tidak dapat melintas dengan leluasa. Kondisi ini membuat akses pengguna jalan terganggu dan membutuhkan penanganan segera.

Menurut keterangan warga di lokasi, pohon tersebut sebelumnya sudah berada dalam kondisi cukup rapuh. Bagian akar disebut tidak lagi mampu menopang batang secara optimal sehingga pohon menjadi lebih berisiko tumbang, terutama saat diterpa angin kencang.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena keberadaan pohon yang rapuh di sisi jalan dapat membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera ditangani. Selain mengganggu lalu lintas, pohon tumbang juga berpotensi mengenai jaringan listrik maupun fasilitas umum di sekitarnya.

Kondisi Pohon Diduga Sudah Rapuh Sebelum Tumbang

Keterangan warga menyebutkan bahwa kondisi pohon sebelum roboh memang sudah tidak terlalu kuat. Akar yang dinilai melemah membuat batang kehilangan daya topang, sehingga ketika kondisi lingkungan berubah, pohon lebih mudah tumbang.

Meski demikian, penyebab pasti pohon tumbang tetap perlu merujuk pada hasil penanganan dan pemeriksaan petugas di lapangan. Faktor cuaca, kondisi akar, serta usia dan struktur pohon dapat menjadi bagian dari evaluasi terhadap kejadian semacam ini.

Kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan, terutama ketika angin bertiup kencang. Pengguna jalan yang melihat pohon dengan kondisi miring, akar terangkat, batang keropos, atau dahan besar yang rawan patah sebaiknya segera melaporkannya kepada instansi terkait.

BPBD Parepare Langsung Evakuasi Pohon

Penanganan pohon tumbang di Parepare dilakukan dengan cepat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup.

Tim BPBD melakukan pemotongan batang pohon dan membersihkan dahan yang berserakan di badan jalan. Dalam proses evakuasi tersebut, petugas menggunakan tiga mesin pemotong untuk mempercepat proses pembersihan.

Batang pohon yang berukuran besar dipotong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dipindahkan dari badan jalan. Setelah material pohon disingkirkan, akses kendaraan dapat kembali digunakan secara bertahap.

Langkah cepat tersebut penting untuk mencegah gangguan lalu lintas berlangsung lebih lama. Selain itu, pembersihan juga dilakukan untuk memastikan pengguna jalan tidak melintas di antara potongan batang maupun dahan yang masih berisiko menghalangi kendaraan.

Fasilitas Penerangan Ikut Terdampak

Penanganan tidak hanya dilakukan terhadap batang pohon yang menutup jalan. Tim UPTD PJU Kota Parepare juga mendatangi lokasi untuk menangani fasilitas penerangan yang terdampak akibat kejadian tersebut.

Satu tiang lampu penerangan peduli lingkungan dilaporkan patah akibat pohon tumbang. Selain itu, satu tiang beton milik PLN mengalami kemiringan setelah terdampak insiden.

Kondisi tersebut membutuhkan penanganan tersendiri untuk memastikan fasilitas penerangan dan jaringan di sekitar lokasi tetap aman. Petugas terkait kemudian melakukan pemantauan terhadap bagian-bagian yang terdampak.

Kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp1 juta. Nilai tersebut merupakan estimasi kerugian yang dilaporkan dari dampak insiden di lokasi.

Tidak terdapat laporan mengenai warga yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka. Meski demikian, kejadian ini menunjukkan bahwa pohon yang berada di sekitar ruas jalan perlu mendapat perhatian ketika kondisinya mulai membahayakan.

Polisi Pastikan Lokasi Kembali Aman

Selain BPBD dan tim UPTD PJU, aparat kepolisian turut melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi. Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah mengatakan pihaknya melakukan pemantauan bersama instansi terkait sampai situasi kembali aman.

“Kami memastikan penanganan pohon tumbang dilakukan dengan cepat agar akses jalan kembali normal dan masyarakat dapat melintas dengan aman,” ujar Sukri.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman sekaligus menjaga kelancaran pengguna jalan. Koordinasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian yang mengganggu akses jalan dan fasilitas umum.

Setelah batang serta dahan berhasil disingkirkan, ruas jalan dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat. Petugas juga tetap memperhatikan kondisi fasilitas penerangan yang mengalami kerusakan maupun kemiringan.

Warga Diminta Waspada Saat Cuaca Berangin

Kejadian di Jalan Ambo Matti menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan yang memiliki pepohonan tua atau berpotensi tumbang.

Risiko tersebut dapat meningkat ketika kondisi cuaca disertai angin kencang. Pengguna jalan sebaiknya mengurangi kecepatan dan menghindari berhenti terlalu lama di bawah pohon besar apabila kondisi lingkungan terlihat tidak aman.

Masyarakat juga dapat ikut mencegah kejadian serupa dengan melaporkan pohon yang dinilai membahayakan lingkungan atau pengguna jalan kepada pihak terkait. Pelaporan lebih awal dapat membantu petugas melakukan pemeriksaan dan penanganan sebelum pohon menimbulkan gangguan.

Selain itu, warga perlu memperhatikan tanda-tanda seperti batang yang keropos, dahan berukuran besar yang mulai patah, pohon yang miring, atau akar yang terlihat terangkat dari permukaan tanah.

Dengan kewaspadaan masyarakat dan respons cepat petugas, potensi gangguan akibat pohon tumbang dapat diminimalkan. Penanganan yang terkoordinasi juga membantu menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus melindungi fasilitas umum di sekitar ruas jalan.

Peristiwa pohon tumbang di Parepare di Jalan Ambo Matti ini tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi menyebabkan gangguan sementara terhadap akses kendaraan dan kerusakan pada sejumlah fasilitas penerangan. Evakuasi oleh BPBD serta pemantauan instansi terkait kemudian dilakukan agar kondisi jalan kembali aman bagi masyarakat.

(MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait