Interaksinews.id, Nasional — Minyakita masih menjadi salah satu minyak goreng yang banyak diminati masyarakat karena harganya relatif terjangkau. Perum Bulog menyebut permintaan terhadap produk tersebut cukup tinggi sehingga pasokan yang masuk ke pasar dapat terserap dengan cepat.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan harga Minyakita saat ini berada di kisaran Rp15.700 per liter. Harga tersebut membuat produk minyak goreng rakyat itu tetap memiliki daya tarik bagi konsumen.
“Itu karena Minyakita sangat murah, sehingga peminatnya cukup banyak. Begitu disalurkan cepat habis,” kata Rizal, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Rizal, harga Minyakita berada di bawah harga sejumlah minyak goreng lainnya di pasaran. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya permintaan masyarakat.
“Dibanding dengan minyak-minyak yang lain, Minyakita paling murah, yaitu sekitar Rp15.700,” ujarnya.
Permintaan Minyakita Tinggi, Pasokan Terus Dijaga
Tingginya permintaan Minyakita membuat ketersediaan produk menjadi perhatian pemerintah. Distribusi perlu dijaga agar masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng tersebut dengan harga yang terjangkau.
Saat ini, Perum Bulog bersama ID Food dan Agrinas Palma mendapatkan alokasi Domestic Market Obligation (DMO) Minyakita sebesar 35 persen.
Rizal menjelaskan alokasi tersebut dibagi kepada tiga badan usaha yang terlibat dalam penyaluran Minyakita. Pembagian itu mencakup Bulog, ID Food, dan Agrinas Palma.
“Jadi Bulog sendiri ini bertiga, ada 35 persen dibagi tiga, Bulog, ID Food dengan Agrinas Palma,” jelas Rizal.
Kebijakan DMO menjadi salah satu instrumen untuk memastikan sebagian produksi minyak sawit dan turunannya tersedia untuk kebutuhan dalam negeri. Dengan demikian, pasokan minyak goreng di pasar domestik dapat tetap terjaga ketika permintaan masyarakat meningkat.














