Interaksinews.id, Parepare — Gerakan Ayah Mengambil Rapor Parepare menjadi momentum penting dalam memperkuat keterlibatan ayah pada proses pendidikan anak. Pemerintah Kota Parepare menghadirkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) sebagai bagian dari Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), yang bertujuan membangun hubungan emosional lebih erat antara ayah dan anak melalui kehadiran langsung di sekolah saat pembagian rapor.
Program tersebut tidak sekadar mengajak ayah hadir mengambil rapor, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Kehadiran seorang ayah di sekolah diharapkan mampu memberikan motivasi, dukungan emosional, sekaligus memperkuat komunikasi antara keluarga dengan pihak sekolah.
Pemerintah Kota Parepare terus mendorong pelaksanaan program ini melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Pendidikan, serta seluruh satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA sederajat.
Gerakan Ayah Mengambil Rapor Parepare Dukung Program GATI
Pelaksanaan GEMAR merupakan implementasi dari Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digagas untuk meningkatkan keterlibatan figur ayah dalam pengasuhan serta pendidikan anak.
Di Parepare, sosialisasi program dilakukan secara aktif agar semakin banyak ayah hadir mendampingi putra-putrinya saat menerima hasil belajar di sekolah.
Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, menjadi salah satu contoh nyata pelaksanaan gerakan tersebut. Ia hadir langsung mengambil rapor anaknya di UPTD SDN 3 Parepare bersama ratusan ayah lainnya.
Usai menerima rapor, Hermanto mengajak seluruh murid mengucapkan kalimat sederhana namun penuh makna kepada guru.
“Terima kasih kepada seluruh ayah hebat di Kota Parepare yang telah meluangkan waktu dan hadir sebagai pahlawan pendidikan bagi putra-putrinya,” ujar Hermanto.
Menurutnya, kehadiran ayah di sekolah merupakan bentuk perhatian yang mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus semangat belajar anak.
Selain memperkuat hubungan dalam keluarga, keterlibatan ayah juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih baik antara orang tua dan guru.
Kehadiran Ayah Memberikan Motivasi bagi Anak
Suasana pembagian rapor di UPTD SDN 3 Parepare pada Jumat (26/6/2026) terasa berbeda. Mayoritas orang tua yang datang justru didominasi oleh para ayah.
Mereka rela mengantre untuk bertemu wali kelas sekaligus menerima laporan perkembangan akademik maupun karakter anak selama mengikuti proses belajar di sekolah.
Kepala UPTD SDN 3 Parepare, H. Faisal, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi para ayah dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran ayah merupakan implementasi nyata dari Surat Edaran Wali Kota Parepare mengenai Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah.
“Terima kasih para ayah, termasuk Bapak Wakil Wali Kota yang hadir langsung mengambil rapor anaknya. Gerakan Ayah Mengambil Rapor benar-benar memberikan dampak baik, memberikan motivasi bagi anak, dan menginspirasi,” ujar Faisal.
Ia menilai, keterlibatan ayah bukan hanya memberikan kebanggaan kepada anak, tetapi juga memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter peserta didik.
Peran Ayah dalam Gerakan Ayah Mengambil Rapor Parepare Menjadi Teladan
Program GEMAR tidak hanya berfokus pada momentum pembagian rapor. Lebih dari itu, gerakan ini menjadi sarana membangun budaya keterlibatan ayah dalam setiap proses tumbuh kembang anak.
Ketua Komite SDN 3 Parepare, H. Bakhtiar Syarifuddin, mengapresiasi antusiasme para ayah yang hadir di sekolah.
Menurutnya, momen tersebut menjadi kesempatan bagi ayah untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai perkembangan akademik, perilaku, serta karakter anak dari wali kelas.
Gerakan Ayah Mengambil Rapor Parepare Bangun Kolaborasi Keluarga dan Sekolah
Bakhtiar mengatakan kehadiran ayah bukan sekadar mengambil rapor, melainkan menjadi kesempatan berdiskusi dengan guru mengenai langkah terbaik dalam mendampingi proses belajar anak di rumah.
“Semoga kehadiran ayah di sekolah mampu memantik semangat anak untuk lebih giat belajar serta memperkuat komunikasi antara keluarga dan pihak sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan akademik maupun pembentukan karakter peserta didik.
Selain itu, kehadiran figur ayah di sekolah menjadi contoh nyata bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga.
Pemerintah Kota Parepare Perkuat Dukungan Melalui Surat Edaran
Komitmen Pemerintah Kota Parepare terhadap penguatan peran ayah dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah.
Melalui kebijakan tersebut, seluruh ayah maupun figur pengganti ayah seperti kakak laki-laki, paman, atau wali laki-laki diimbau hadir saat pembagian rapor sesuai jadwal sekolah.
Surat edaran tersebut juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi contoh di lingkungan masing-masing dengan mengedukasi keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.
Gerakan ini berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.
Di sisi lain, kepala satuan pendidikan diharapkan memberikan dukungan penuh melalui sosialisasi kepada orang tua serta penyusunan jadwal pembagian rapor yang memungkinkan lebih banyak ayah dapat hadir.
Gerakan Ayah Mengambil Rapor Parepare menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kota Parepare dalam memperkuat keterlibatan ayah pada dunia pendidikan. Kehadiran ayah saat pembagian rapor tidak hanya menjadi simbol dukungan kepada anak, tetapi juga mempererat hubungan emosional dalam keluarga sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua.
Melalui Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Pemerintah Kota Parepare berharap budaya keterlibatan ayah dalam pendidikan terus berkembang sehingga mampu melahirkan generasi yang lebih percaya diri, berkarakter, dan berprestasi.

















