PAREPARE – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare menggelar Workshop Pengadaan Barang dan Jasa di Aula Lantai 2 RSUD Andi Makkasau, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola rumah sakit agar seluruh proses pengadaan berjalan sesuai regulasi dan prinsip good governance.
Workshop tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan, serta diikuti jajaran manajemen dan pegawai yang terlibat langsung dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas RSUD Andi Makkasau. Dalam sambutannya, Hamka menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa merupakan aspek strategis yang sangat menentukan kelancaran operasional serta kualitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, pemahaman yang komprehensif terhadap regulasi, transparansi, dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam meminimalkan potensi risiko pengadaan.
“Workshop ini penting untuk memastikan seluruh proses pengadaan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan, mengedepankan transparansi, serta mampu memitigasi risiko yang mungkin timbul,” ujar Amarun Agung Hamka.
Ia juga menegaskan bahwa tata kelola pengadaan yang baik tidak hanya berdampak pada efisiensi anggaran, tetapi juga pada kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan pemerintah.
Sementara itu, Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Hj. Renny Anggraeny Sari, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam memastikan seluruh proses pengadaan di rumah sakit berjalan profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas.
Menurut dr. Renny, pengelolaan pengadaan yang tertib dan sesuai aturan akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh proses pengadaan berjalan transparan, akuntabel, dan minim risiko, sehingga mampu menunjang pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas,” jelasnya.
Workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Para peserta diberikan ruang untuk mengonsultasikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam praktik pengadaan barang dan jasa di unit kerja masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta keseragaman pemahaman, penguatan budaya kepatuhan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan demikian, RSUD Andi Makkasau dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, efektif, dan berintegritas bagi masyarakat Kota Parepare.

















