Parepare, Interaksinews.id – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menjamu sejumlah pedagang Pasar Lakessi dalam sebuah pertemuan di Rumah Adat, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Rabu malam (5/11/2025). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh dialog terbuka mengenai rencana relokasi pedagang.
Dalam kesempatan itu, para pedagang kembali menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka, khususnya terkait aksesibilitas, fasilitas, dan kenyamanan berjualan di Pasar Lakessi. Tasming didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Parepare, Amarun Agung Hamka, serta Kepala Dinas Perdagangan.
Tasming menegaskan bahwa kebijakan relokasi bukan untuk menyulitkan pedagang, tetapi menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menata kawasan pasar agar lebih tertib, aman, dan nyaman. Menurutnya, Pasar Lakessi harus memiliki fasilitas yang memadai agar aktivitas perdagangan berjalan lancar.
“Pemerintah hadir bukan untuk mempersulit pedagang. Relokasi ini supaya pasar lebih tertib, pengunjung lebih nyaman, dan pedagang bisa berjualan dengan fasilitas yang lebih layak,†ungkap Tasming.
Ia menjelaskan bahwa penataan Pasar Lakessi sejalan dengan komitmen Pemkot Parepare dalam menciptakan lingkungan usaha yang sehat serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami ingin pasar menjadi ruang ekonomi yang aman, bersih, dan tertata. Kalau suasana pasar nyaman, Insyaallah rezeki pedagang juga lebih lancar,†ujarnya.
Tasming berharap semua pihak dapat memahami tujuan relokasi serta memberikan dukungan atas penataan yang direncanakan. Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka ruang dialog agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat.
Selain itu, pedoman nasional terkait penataan dan revitalisasi pasar tradisional menjadi acuan Pemkot Parepare dalam menjalankan kebijakan relokasi ini.
Pemerintah berkomitmen melakukan penataan secara humanis, partisipatif, dan bertahap demi memastikan proses relokasi berjalan baik dan tetap menguntungkan pedagang maupun pengunjung. (*)

















