PAREPARE, INTERAKSINEWS.ID – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, atas perhatian dan dukungan terhadap penguatan Gerakan Pramuka di Kota Parepare.
Apresiasi tersebut disampaikan Tasming Hamid saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Parepare Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Rabu (14/1/2026).
Dalam kepengurusan baru tersebut, Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, dipercaya memimpin Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Parepare sebagai ketua. Sementara Wali Kota Parepare Tasming Hamid bertindak sebagai pembina.
Tasming Hamid menyampaikan bahwa kehadiran Ketua Kwarda Pramuka Sulawesi Selatan memberikan motivasi besar bagi jajaran Pemerintah Kota Parepare dan pengurus Pramuka untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda.
“Kehadiran dan dukungan Bapak Ketua Kwarda tentu menjadi penyemangat bagi kami dalam memperkuat pembinaan kepramukaan dan pengembangan karakter generasi muda di Parepare,” ujar Tasming.
Atas nama Pemerintah Kota Parepare, Tasming juga mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Majelis Pembimbing Cabang dan pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Parepare yang baru dilantik.
Menurutnya, amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam membina dan mengarahkan kegiatan kepramukaan di daerah.
Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, cinta tanah air, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Nilai-nilai tersebut, kata Tasming, sejalan dengan visi pembangunan Kota Parepare dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Pemkot Parepare Dukung Pembinaan Pramuka
Tasming Hamid juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam mendukung pembinaan Pramuka, khususnya pada jenjang Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang yang menjadi fondasi utama pembentukan karakter generasi muda.
Ia menyebut pemerintah daerah akan terus mendorong terciptanya lingkungan pembinaan kepramukaan yang aman, menyenangkan, dan edukatif bagi para anggota Pramuka.
Upaya tersebut dilakukan melalui dukungan kegiatan Pramuka di sekolah, peningkatan kapasitas para pembina, serta penguatan sinergi antara kwartir, satuan pendidikan, dan orang tua.
“Kita ingin memastikan adik-adik Pramuka tumbuh sebagai generasi yang ceria, berkarakter, percaya diri, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” tegasnya.
Tasming berharap Majelis Pembimbing Cabang bersama pengurus Kwartir Cabang dapat memberikan perhatian khusus terhadap program pembinaan Pramuka Siaga dan Penggalang agar berjalan secara berkelanjutan dan sesuai dengan perkembangan usia anak.
Selain itu, kepengurusan baru juga diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta memperluas kolaborasi dalam kegiatan kepramukaan.
Menurutnya, Gerakan Pramuka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri organisasi tersebut.
Kwarda Sulsel Dorong Pembinaan Pramuka Adaptif
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, dalam sambutannya mengenang kebersamaannya dengan Tasming Hamid saat berkiprah di dunia politik.
Ia mengungkapkan bahwa persahabatan mereka telah terjalin sejak sebelum keduanya terjun ke dunia politik hingga sama-sama menjadi anggota DPRD termuda di tingkat masing-masing.
Mantan Bupati Gowa dua periode tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Parepare atas dukungan yang diberikan terhadap kegiatan dan pembinaan Gerakan Pramuka di daerah.
Adnan turut menyampaikan kebanggaannya kepada Amarun Agung Hamka yang dipercaya memimpin Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Parepare Masa Bakti 2025–2030.
Ia menilai kepengurusan baru memiliki peran strategis dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.
Menurutnya, pendekatan pembinaan Pramuka saat ini perlu menyesuaikan dengan perkembangan generasi yang tumbuh di era digital.
“Kita tidak bisa terpaku pada cara-cara lama yang dipaksakan. Anak-anak sekarang lahir dan tumbuh dalam era digitalisasi, sehingga pendekatan pembinaan juga harus menyesuaikan,” ujarnya.
Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Parepare Masa Bakti 2025–2030 tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Parepare serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Parepare.

















