Polres PareparePolda Sulawesi Selatan

Tim Biro SDM Polda Sulsel Mengevaluasi Pembinaan Personel dan Pemenuhan Data Komponen 13 Polres Parepare

Interaksinews.id, ParepareBiro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Selatan melaksanakan supervisi pembinaan SDM Polres Parepare, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan kualitas personel di jajaran Polres Parepare.

Supervisi berlangsung mulai sekitar pukul 08.30 WITA di Mapolres Parepare, Jalan Andi Mappatola, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Kegiatan melibatkan unsur pimpinan, pejabat pembina SDM, para kepala satuan fungsi, kepala kepolisian sektor, serta operator.

Tim supervisi Biro SDM Polda Sulsel dipimpin AKBP Koeswanto, S.E., selaku Kasubbag Khirdinlur Bagwatpers Biro SDM Polda Sulsel. Sementara dari Polres Parepare, kegiatan dihadiri Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si., bersama Kabag SDM Kompol Muh. Hasyim, S.H., M.H., dan Kasubbagdalpers Iptu M. Tajrid Y.

Hadir pula para Kasatfung beserta operator serta para Kapolsek jajaran dan operator. Kehadiran unsur tersebut menunjukkan bahwa evaluasi pembinaan personel mencakup berbagai bagian dalam organisasi Polres Parepare.

Supervisi Pembinaan SDM Polres Parepare Fokus pada Evaluasi Personel

Kegiatan diawali dengan sambutan Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin. Setelah itu, Ketua Tim Supervisi AKBP Koeswanto menyampaikan arahan kepada jajaran Polres Parepare.

Selanjutnya, tim Biro SDM Polda Sulsel melakukan pendalaman terhadap sejumlah aspek pembinaan personel. Salah satu perhatian utama berkaitan dengan pengerjaan dan pemenuhan data pada aplikasi Komponen 13.

Komponen tersebut mencakup beberapa aspek yang berkaitan dengan pembinaan sumber daya manusia. Di antaranya Sistem Penilaian Integritas dan Kompetensi (SPIK), E-Mental, E-Rohani, serta Kesamaptaan Jasmani.

Pemenuhan data tersebut menjadi bagian dari pengelolaan administrasi pembinaan personel. Karena itu, ketepatan penginputan data menjadi perhatian dalam proses supervisi.

Selain administrasi, tim juga memberikan arahan terkait pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya personel. Langkah tersebut penting agar pengelolaan SDM tidak berhenti pada pemenuhan dokumen.

Menurut Ketua Tim Supervisi AKBP Koeswanto, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pemeriksaan administratif. Supervisi juga bertujuan memastikan pembinaan SDM berjalan secara terukur dan mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

“Supervisi ini menjadi bagian dari upaya memastikan pembinaan SDM berjalan sesuai ketentuan. Kami memberikan arahan, evaluasi, sekaligus masukan agar pengelolaan dan peningkatan kualitas personel dapat dilakukan secara lebih baik,” ujar Koeswanto.

Ia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam pemanfaatan sistem dan aplikasi pembinaan personel. Data yang akurat dapat membantu organisasi melakukan evaluasi dan menentukan langkah pembinaan berikutnya.

Dengan demikian, supervisi pembinaan SDM Polres Parepare tidak hanya melihat kelengkapan administrasi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat sistem pembinaan personel secara berkelanjutan.

Pembinaan Personel Polres Parepare Harus Berkelanjutan

Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin mengatakan pembinaan SDM memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan tugas kepolisian. Menurutnya, kualitas personel menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga profesionalitas organisasi.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan teknis bukan satu-satunya aspek yang menentukan kualitas seorang personel. Mental, rohani, kedisiplinan, kesehatan, dan kesiapan fisik juga membutuhkan pembinaan secara konsisten.

“Pembinaan SDM harus dilakukan secara berkelanjutan. Setiap personel perlu mendapatkan perhatian terhadap kemampuan, mental, rohani, disiplin, dan kesiapan jasmani sehingga dapat melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” kata Saharuddin.

Karena itu, hasil evaluasi dalam kegiatan supervisi perlu mendapatkan tindak lanjut. Setiap arahan dan masukan dapat menjadi bahan perbaikan bagi sistem pembinaan di lingkungan Polres Parepare.

Saharuddin menilai supervisi tidak semata-mata menjadi momentum untuk menemukan kekurangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan memperbaiki pola kerja dan meningkatkan efektivitas pembinaan.

“Kami tentu akan menindaklanjuti setiap arahan dan masukan dari tim supervisi. Evaluasi ini menjadi bahan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan personel di Polres Parepare dan jajaran,” ujarnya.

Komitmen tersebut menjadi penting karena kebutuhan organisasi kepolisian terus berkembang. Personel dituntut mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalitas dan tanggung jawab.

Supervisi Pembinaan SDM Polres Parepare Perkuat Kualitas Personel

Supervisi pembinaan SDM Polres Parepare juga menjadi ruang koordinasi antara Biro SDM Polda Sulsel dan jajaran Polres Parepare. Melalui kegiatan tersebut, personel yang menangani bidang SDM memperoleh pemahaman lebih lanjut mengenai mekanisme pembinaan.

Operator juga mendapatkan arahan mengenai pengerjaan aplikasi yang berkaitan dengan pengelolaan data personel. Ketelitian dalam proses tersebut diharapkan dapat menghasilkan data yang lebih tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Evaluasi juga berpotensi memperkuat keseragaman administrasi di berbagai satuan kerja. Hal ini mencakup satuan fungsi hingga kepolisian sektor yang berada dalam jajaran Polres Parepare.

Koordinasi semacam itu memiliki arti penting bagi pengelolaan sumber daya manusia. Sebab, pembinaan personel membutuhkan sistem yang terukur dan pelaksanaan yang konsisten.

Dorong Profesionalitas dan Kesiapan Personel

Pembinaan SDM menjadi salah satu fondasi dalam menjaga kesiapan organisasi kepolisian. Kualitas personel berhubungan langsung dengan kemampuan organisasi menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, evaluasi secara berkala dapat membantu organisasi melihat aspek yang masih perlu diperbaiki. Hasil evaluasi juga dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pembinaan secara bertahap.

Dalam konteks Polres Parepare, pembinaan mencakup berbagai aspek yang saling berkaitan. Integritas, kompetensi, mental, rohani, kedisiplinan, dan kesiapan jasmani menjadi bagian penting dalam membentuk personel yang profesional.

Selain itu, pengelolaan data yang baik dapat mendukung proses evaluasi. Data yang lengkap dan akurat membantu pimpinan memperoleh gambaran mengenai kondisi pembinaan personel.

Kegiatan supervisi Biro SDM Polda Sulsel di Mapolres Parepare juga memperlihatkan pentingnya koordinasi antara tingkat polda dan polres. Arahan dari tim supervisi dapat menjadi bahan bagi jajaran untuk melakukan perbaikan di tingkat satuan kerja.

Pada akhirnya, pembinaan SDM yang konsisten membutuhkan evaluasi, koordinasi, dan tindak lanjut. Ketiga aspek tersebut saling mendukung dalam membangun kualitas personel yang mampu menjalankan tugas secara profesional.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Parepare diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas sumber daya personelnya. Penguatan tersebut mencakup profesionalitas, integritas, kedisiplinan, kesiapan fisik, serta kemampuan menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, organisasi diharapkan semakin siap menghadapi tuntutan pelayanan masyarakat. Supervisi pembinaan SDM Polres Parepare menjadi salah satu langkah evaluasi untuk memastikan proses tersebut terus berjalan dan menghasilkan perbaikan yang nyata. (MS Journal)


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait