MAKASSAR – Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menegaskan pentingnya karakter bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XI.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus 2 BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Selasa (7/4/2026).
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa ASN tidak cukup hanya memiliki kecerdasan. Namun, ASN harus memiliki karakter kuat melalui penerapan nilai BerAKHLAK.
“Negara ini tidak hanya membutuhkan orang pintar. Namun, negara membutuhkan ASN berkarakter,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa nilai BerAKHLAK bukan sekadar slogan. Sebaliknya, nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan ASN.
Bangun Budaya Kerja ASN
Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa penyatuan nilai dasar ASN bertujuan membangun budaya kerja yang seragam. Dengan demikian, ASN dapat memberikan pelayanan yang profesional.
Di sisi lain, ia menilai pelayanan publik tidak hanya bergantung pada aturan. Namun, sikap dan perilaku ASN sangat menentukan kualitas layanan.
“ASN hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani,” tegasnya.
Oleh karena itu, ia mendorong ASN agar lebih responsif dan solutif dalam menghadapi kebutuhan masyarakat.
Hadapi Transformasi Digital
Selain karakter, Sekda juga menyoroti pentingnya kompetensi dan adaptasi. Terlebih lagi, birokrasi saat ini menghadapi transformasi digital yang terus berkembang.
Karena itu, ASN harus mampu berinovasi dan mengikuti perubahan zaman. Dengan begitu, pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif.
Loyalitas ASN kepada Negara
Dalam sesi diskusi, ia turut meluruskan makna loyalitas ASN. Menurutnya, loyalitas sering disalahartikan sebagai kepatuhan kepada individu.
Padahal, loyalitas ASN harus berlandaskan nilai negara. Ia menegaskan bahwa ASN wajib setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.
“Loyalitas ASN bukan kepada individu, tetapi kepada negara,” jelasnya.
ASN Harus Berdampak Nyata
Di akhir materi, Sekda menyampaikan pesan reflektif kepada peserta Latsar. Ia mengingatkan bahwa profesi ASN merupakan bentuk pengabdian.
Selain itu, ia menegaskan bahwa ASN harus terus belajar dan beradaptasi. Dengan demikian, ASN dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“ASN hebat bukan yang paling lama bekerja. Namun, yang paling mau belajar,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak ASN yang profesional, berintegritas, dan adaptif. Selain itu, ASN juga diharapkan memiliki komitmen kuat dalam melayani masyarakat.












