Sulawesi SelatanEkonomi & Bisnis

Ramadhan Fair Vol.5 Parepare Resmi Dibuka, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif

PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pembukaan Ramadhan Fair Vol.5 yang diselenggarakan oleh BPC HIPMI Parepare. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Parepare yang diwakili Sekretaris Daerah Amarun Agung Hamka, Senin (24/2/2026), di Lapangan Andi Makkasau.

Ramadhan Fair yang berlangsung selama 20 hari hingga 15 Maret 2026 ini menjadi salah satu agenda strategis pemerintah daerah dalam menyediakan ruang promosi, penguatan kapasitas, serta peningkatan daya saing pelaku UMKM lokal selama bulan suci Ramadan.

Sekretaris Daerah Parepare Amarun Agung Hamka menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga menjadi ruang integrasi antara nilai keimanan dan semangat kewirausahaan.

“Ekonomi yang kuat bukan hanya mengejar keuntungan, tetapi juga keberkahan dan etika. Nilai kejujuran, pengendalian diri, serta kepedulian sosial yang diajarkan selama Ramadan menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi Parepare,” ujarnya.


Ramadhan Fair Jadi Panggung Strategis UMKM Parepare

Menurut Amarun Agung Hamka, UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus penjaga stabilitas ekonomi lokal. Oleh karena itu, Ramadhan Fair menjadi panggung strategis bagi pelaku usaha untuk berkembang.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM dapat memperluas jaringan, meningkatkan inovasi, serta memperkuat daya saing usaha mereka di tengah dinamika ekonomi.

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadhan Fair pertama kali digelar secara mandiri pada 2021, yang mencerminkan semangat kolaborasi dan kemandirian pelaku usaha di Parepare.

“Kegiatan ini harus menjadi ruang kebersamaan. Mari kita tunjukkan bahwa Parepare bukan hanya kota religius, tetapi juga tertib, kreatif, dan produktif,” tambahnya.


Libatkan Hampir 100 Tenant UMKM dan Peluang Generasi Muda

Ketua Panitia Pelaksana, Jean Ahmad Rifai, menjelaskan bahwa Ramadhan Fair Vol.5 mengusung tema “Ramadhan untuk Kebaikan Ekonomi Berdaya”.

Kegiatan ini melibatkan hampir 100 tenant UMKM yang menghadirkan berbagai produk, mulai dari kuliner, otomotif, hingga hiburan keluarga.

Wakil Ketua BPC HIPMI Parepare Muhammad Ibrahim, mewakili Ketua Umum Hamka Hamid, mengungkapkan bahwa jumlah UMKM di Parepare mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, dari sekitar 16.000 menjadi lebih dari 20.000 pelaku usaha.

Peningkatan tersebut dinilai selaras dengan visi Pemerintah Kota Parepare dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kewirausahaan dan ekonomi kreatif.


Generasi Muda Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

Perwakilan BPD HIPMI Sulawesi Selatan, Andi Amar Sulaiman, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong transformasi ekonomi digital.

Menurutnya, dominasi generasi milenial dan Gen Z yang adaptif terhadap teknologi menjadi peluang besar dalam memperkuat ekonomi kreatif daerah.

Ia optimistis Parepare memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi kuliner sekaligus pusat ekonomi kreatif baru di Sulawesi Selatan.

Melalui Ramadhan Fair Vol.5, Pemerintah Kota Parepare berharap perputaran ekonomi masyarakat meningkat selama bulan Ramadan serta memperkuat posisi UMKM sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait