Nasional

Rakernas APEKSI 2026 Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis untuk Presiden, Parepare Ikut Perkuat Sinergi Antarkota

Interaksinews.id, Medan — Rapat Kerja Nasional (Rakernas APEKSI 2026) resmi ditutup di Grand City Hall Medan dengan menghasilkan 10 rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Berbagai rekomendasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Forum yang mempertemukan para wali kota dari seluruh Indonesia ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan fiskal daerah, pembangunan infrastruktur, transformasi digital, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi lokal. Wali Kota Parepare Tasming Hamid turut menghadiri penutupan Rakernas sebagai bagian dari komitmen memperkuat kolaborasi antarpemerintah kota.


Rakernas APEKSI 2026 Dorong Penguatan Fiskal Daerah

Salah satu hasil utama Rakernas APEKSI 2026 adalah usulan reformasi hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Para wali kota mengusulkan perluasan ruang fiskal daerah agar pemerintah kota memiliki keleluasaan dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah kota juga mendorong agar pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dapat didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan skema tersebut, anggaran daerah dinilai akan lebih fokus untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.

Rekomendasi lain yang turut disepakati meliputi:

  • Percepatan pembangunan infrastruktur perkotaan
  • Integrasi data perlindungan sosial
  • Sinkronisasi sistem perizinan dengan tata ruang
  • Pengembangan pengelolaan sampah menjadi energi (waste-to-energy)
  • Pelibatan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Penguatan kerja sama antardaerah
  • Penyesuaian kebijakan tata ruang perkotaan
  • Pendampingan hukum bagi pemerintah kota
  • Penguatan peran generasi muda melalui Youth City Changers (YCC)

AHY: Kota Tangguh Menjadi Fondasi Indonesia Maju

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara resmi menutup Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.

Dalam sambutannya, AHY menegaskan bahwa pembangunan kota yang tangguh hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kami ingin membangun semangat kolektif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kota-kota yang tangguh akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan Indonesia,” ujar AHY.

Menurutnya, kawasan perkotaan saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti urbanisasi, kemacetan, banjir, pengelolaan sampah, hingga kesenjangan sosial dan ekonomi.

Karena itu, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi harus terus diperkuat guna meningkatkan konektivitas antardaerah sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

AHY juga menekankan pentingnya pemanfaatan riset, inovasi, dan teknologi dalam pembangunan kota agar pemerintah daerah mampu memberikan pelayanan publik yang lebih efektif.


APEKSI Tegaskan Dukungan terhadap Program Strategis Nasional

Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa seluruh pemerintah kota mendukung penuh Program Strategis Nasional (PSN).

Namun demikian, APEKSI juga ingin memastikan berbagai kebijakan nasional dapat disesuaikan dengan kondisi riil yang dihadapi pemerintah daerah.

“Kami di APEKSI mendukung penuh Program Strategis Nasional. Namun kami juga ingin menyampaikan kondisi yang sebenarnya terjadi di daerah sekaligus memberikan solusi agar seluruh program pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik,” kata Eri Cahyadi.

Ia mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai akan lebih optimal apabila pemerintah kota dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga implementasi.

Menurutnya, forum APEKSI bukan sekadar ajang silaturahmi para wali kota, melainkan wadah menyampaikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan perkotaan.

Bandung Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah Rakernas XIX

Pada penutupan kegiatan, Eri Cahyadi juga mengumumkan bahwa Kota Bandung ditetapkan sebagai tuan rumah Rakernas XIX APEKSI Tahun 2027.

Ia berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan tahun ini dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan pembangunan kota yang lebih efektif dan berkelanjutan.


Medan Apresiasi Kolaborasi Seluruh Pemerintah Kota

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI.

Menurutnya, pelaksanaan Rakernas tahun ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan Hari Jadi Kota Medan ke-436.

“Semoga setiap kota membawa pulang pengalaman, inovasi, dan inspirasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” ujar Rico Waas.

Ia menjelaskan bahwa Rakernas tidak hanya menghadirkan forum bagi kepala daerah, tetapi juga melibatkan akademisi, perangkat daerah, pelaku usaha, hingga generasi muda melalui program Youth City Changers (YCC).

Selain itu, berbagai forum seperti Forum Bappeda, Forum Pangan, Forum Lingkungan Hidup, Forum Komunikasi dan Informatika, serta Forum Investasi turut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk pembangunan perkotaan.


Wali Kota Parepare Ikut Perkuat Kolaborasi Antarkota

Wali Kota Parepare Tasming Hamid turut menghadiri rangkaian penutupan Rakernas APEKSI 2026 di Ballroom Hotel Grand City Hall Medan.

Kehadiran Pemerintah Kota Parepare menjadi bagian dari komitmen memperkuat kerja sama antarkota dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

Usai mengikuti agenda utama Rakernas, rombongan Pemerintah Kota Parepare melanjutkan partisipasi pada Karnaval Nusantara bertajuk “The Sparkling of Local Heroes & Culture” yang berlangsung di kawasan Jalan Pemuda hingga Lapangan Merdeka, Medan.

Karnaval tersebut menampilkan keberagaman budaya, seni, dan kearifan lokal dari berbagai daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman Indonesia.

Rakernas APEKSI 2026 menjadi forum penting yang memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sepuluh rekomendasi strategis yang dihasilkan mencerminkan komitmen para wali kota untuk mendukung pembangunan nasional melalui penguatan fiskal, transformasi digital, pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta kolaborasi antarkota.

Partisipasi Wali Kota Parepare Tasming Hamid dalam forum tersebut menunjukkan komitmen daerah untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait