PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guru Besar sekaligus mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare, Muhammad Siri Dangnga.
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan pada Rabu (15/4/2026) sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum di dunia pendidikan.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Atas nama Pemerintah Kota Parepare dan pribadi, kami turut berduka cita. Semoga amal ibadah beliau diterima dan keluarga diberi ketabahan,” ujar Tasming.
Sosok Akademisi Berdedikasi
Tasming Hamid menilai almarhum sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kemajuan pendidikan di Parepare.
Semasa hidupnya, Prof Siri Dangnga menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare dalam dua periode, yakni 2002–2007 dan 2016–2020.
Selain itu, ia berperan besar dalam pengembangan institusi pendidikan tersebut.
Tidak hanya dikenal sebagai akademisi, almarhum juga aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan sosial budaya.
Jejak Penghargaan dan Prestasi
Sepanjang kariernya, Prof Siri Dangnga menerima berbagai penghargaan bergengsi.
Di antaranya, Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada 2006.
Selain itu, ia juga memperoleh Sertifikat Pendidik dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada 2008.
Pada tahun yang sama, Pemerintah Kota Parepare memberikan penghargaan atas kontribusinya dalam pembangunan pendidikan dan sosial budaya.
Aktif di Dunia Akademik
Selain menjalankan tugas sebagai pimpinan kampus, almarhum juga aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik.
Ia kerap terlibat dalam seminar dan diskusi, terutama terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi.
Kontribusinya tersebut turut memperkaya pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan akademik.
Prosesi Pemakaman
Almarhum disalatkan di rumah duka di Parepare.
Selanjutnya, jenazah dimakamkan di Belawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kepergian Prof Siri Dangnga meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat dan dunia pendidikan di Parepare.
Figur Prof Siri Dangnga dikenang sebagai tokoh pendidikan yang berdedikasi dan berkontribusi besar bagi daerah.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar, sekaligus pengingat akan pentingnya melanjutkan semangat pengabdian di dunia pendidikan.












