Parepare

Polres Parepare Soroti Ejekan di Kalangan Pelajar: Kapan Candaan Bisa Disebut Bullying?

Mengenali Tanda Bullying di Sekolah

Bullying di sekolah dapat muncul dalam berbagai bentuk. Karena itu, pelajar perlu memahami bahwa perundungan tidak terbatas pada tindakan memukul atau melakukan kekerasan secara langsung.

Beberapa bentuk yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Ejekan atau panggilan yang merendahkan secara berulang.
  • Intimidasi atau ancaman terhadap siswa lain.
  • Pengucilan dengan sengaja dari lingkungan pertemanan.
  • Mempermalukan seseorang di depan teman-temannya.
  • Menyebarkan penghinaan melalui grup percakapan atau media sosial.
  • Mengajak siswa lain untuk ikut menjauhi atau mempermalukan korban.

Perilaku tersebut perlu mendapat perhatian ketika dilakukan secara berulang dan menimbulkan dampak terhadap korban.

Karena itu, siswa tidak seharusnya menunggu persoalan menjadi lebih besar sebelum menyampaikannya kepada guru, orang tua, atau pihak yang dipercaya.

Teman Sebaya Punya Peran Penting

Pencegahan perundungan tidak hanya bergantung pada korban maupun guru. Teman sebaya juga memiliki posisi penting karena sering kali menjadi pihak yang mengetahui lebih awal ketika seorang siswa mengalami perlakuan tidak menyenangkan.

AKP Anwar meminta siswa yang mengetahui adanya persoalan agar tidak ikut memperkeruh keadaan. Sebaliknya, mereka dapat membantu dengan menyampaikan masalah kepada pihak yang dapat memberikan pertolongan.

“Jangan sampai korban memilih diam karena takut atau malu. Begitu juga teman-temannya, jangan justru ikut menertawakan. Persoalan seperti ini lebih baik disampaikan dan diselesaikan sejak awal,” ujarnya.

Sikap tersebut penting karena korban perundungan terkadang merasa kesulitan untuk berbicara. Rasa takut, malu, atau khawatir mendapat perlakuan lebih buruk dapat membuat korban memilih diam.

Dalam kondisi seperti itu, teman yang mengetahui kejadian dapat menjadi penghubung untuk mendapatkan bantuan. Keberanian untuk menghentikan ejekan dan melaporkan persoalan sejak awal dapat mencegah perundungan berkembang menjadi kebiasaan.

1 2 3 4

Artikel ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang diterima redaksi. Setiap informasi telah disajikan secara proporsional untuk memberikan konteks kepada pembaca. Redaksi terbuka terhadap koreksi atau informasi tambahan apabila terdapat data yang perlu diperbarui.

Berita Terkait